BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional
BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting dalam Rangka Hari Anak Nasional
Menggalangkebaikan.com – Jakarta, Indonesia — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau yang dikenal luas sebagai BNI, secara resmi mengumumkan komitmen untuk memperkuat program pencegahan stunting melalui serangkaian inisiatif sosial yang akan diimplementasikan sepanjang tahun 2026. Langkah strategis ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia serta mendukung terwujudnya visi Generasi Indonesia Emas 2045. Seluruh program tersebut dijalankan di bawah naungan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dikenal sebagai BNI Berbagi.
Pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap mulai dari awal tahun 2026 dan akan berlanjut hingga akhir tahun. Fokus utama meliputi pemenuhan gizi yang memadai, edukasi kepada keluarga, perbaikan sanitasi, serta penguatan layanan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah. Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa pencegahan stunting menjadi salah satu fokus utama program sosial perseroan karena tumbuh kembang anak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Visi dan Kolaborasi untuk Generasi Emas
Okki Rushartomo menyampaikan pesan penting dalam keterangan tertulis yang dirilis bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional 2026. Ia menekankan bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak dasar untuk memperoleh awal kehidupan yang sehat, sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“BNI percaya setiap anak Indonesia berhak memperoleh awal kehidupan yang sehat agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Okki dalam keterangan tertulis bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional 2026.
Menurut Okki, pemenuhan hak anak atas kesehatan, gizi, dan pengasuhan yang memadai membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting secara nasional.
“Melalui BNI Berbagi, kami terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari kontribusi kami dalam mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045,” katanya.
Program GENTING dan Desa Sehat Bebas Stunting
Salah satu program unggulan yang dijalankan oleh BNI adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau yang disingkat sebagai GENTING. Program ini dilaksanakan di Provinsi Riau dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Program tersebut dilaksanakan bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Selain itu, BNI juga mengimplementasikan Program Desa Sehat Bebas Stunting di empat desa yang terletak di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Program ini menggabungkan berbagai intervensi, mulai dari pemenuhan gizi, edukasi keluarga, perbaikan sanitasi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, hingga peningkatan kondisi lingkungan hunian. Pendekatan komprehensif ini diarahkan agar penanganan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan pangan, tetapi juga menyentuh faktor lingkungan, pola pengasuhan, dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Kontribusi BNI dalam Peringatan 80 Tahun
Program pencegahan stunting ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan semangat Swadharma Bhakti Nagara dalam peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BNI berharap upaya tersebut dapat memperluas manfaat bagi keluarga dan mendukung terbentuknya generasi yang sehat, produktif, serta berdaya saing.
“Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional, kami berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat, berkembang secara optimal, dan menjadi generasi unggul,” kata Okki.
Dengan berbagai inisiatif yang telah dan akan dijalankan, BNI berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kesehatan anak Indonesia. Program-program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di wilayah-wilayah sasaran. Melalui pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, BNI yakin bahwa upaya pencegahan stunting akan semakin efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.
