Rutan Salemba kembali gagalkan penyelundupan sabu

khrisna-edit-1784769045-8dfb68bd3c

Rutan Salemba Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu di Area Kunjungan

Menggalangkebaikan.com – Jakarta – Fasilitas penahanan di Jakarta Pusat kembali mencatatkan keberhasilan dalam mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan Rutan Kelas I Salemba. Pada hari Rabu, tanggal 22 Juli, sekitar pukul 14.30 WIB, petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan yang melibatkan narkotika jenis sabu. Kejadian ini terjadi saat proses layanan kunjungan tatap muka berlangsung di area Pintu Utama (P2U) fasilitas tersebut. Plh. Kepala Rutan Kelas I Salemba, Gusti Akhmad Ridho, menyampaikan keterangan tertulisnya di Jakarta pada hari Kamis. Ia menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula ketika seorang pengunjung perempuan dengan inisial FMS tiba di Rutan Kelas I Jakarta Pusat.

Kunjungan ini bertujuan untuk bertemu dengan suaminya yang merupakan warga binaan dengan inisial GH. Pengunjung tersebut datang dengan membawa serta seorang anak berusia empat tahun. Bersama sang buah hati, FMS kemudian menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan yang sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku di area Pintu Utama. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses kunjungan berlangsung. Saat memasuki area pemeriksaan badan atau body checking, pengunjung diperiksa secara langsung oleh petugas penggeledahan wanita.

Berkat ketelitian tinggi dan kewaspadaan yang baik dari para petugas, ditemukan dua plastik klip bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut memiliki berat total 9,85 gram dan disembunyikan dengan cermat di dalam pakaian dalam sebelah kiri milik pengunjung. Atas temuan tersebut, petugas segera melakukan koordinasi dengan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Pengunjung beserta barang bukti yang diduga narkotika kemudian diamankan untuk proses lebih lanjut.

Implementasi Program Zero Halinar

Langkah selanjutnya adalah penanganan sesuai prosedur yang berlaku serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna melakukan proses penyelidikan dan pengembangan kasus. Gusti menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bukti nyata implementasi program “Zero Halinar”. Program ini mencakup tiga aspek utama, yaitu Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba. Melalui program ini, Rutan Salemba berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari berbagai bentuk pelanggaran.

Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan pada setiap layanan, guna mencegah segala bentuk upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam rutan, ujar Gusti.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan juga turut serta dalam proses pengamanan barang bukti. Koordinasi antara petugas keamanan dan aparat penegak hukum menjadi kunci keberhasilan dalam menangani kasus-kasus seperti ini. Setelah pengunjung diamankan, proses penyelidikan dan pengembangan kasus dapat dilakukan dengan lebih efektif. Hal ini memastikan bahwa setiap pelanggaran ditangani secara komprehensif dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Rutan Kelas I Salemba terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan di fasilitasnya.

Dengan memperketat pengawasan pada setiap layanan, fasilitas ini mampu mencegah berbagai bentuk upaya penyelundupan barang terlarang. Keberhasilan kali ini menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk terus meningkatkan kinerja dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Sistem pemeriksaan yang diterapkan di Rutan Kelas I Salemba telah berjalan dengan efektif. Setiap pengunjung yang datang untuk melakukan kunjungan harus melalui proses pemeriksaan yang ketat. Hal ini bertujuan untuk mencegah masuknya berbagai jenis barang terlarang, termasuk narkotika, ke dalam lingkungan fasilitas penahanan.