Latest Program: Film Dokumenter Wanam angkat masa depan Papua lewat ketahanan pangan

khrisna-edit-1783617204-ec01a55876

Wanam: Dokumenter Ungkap Transformasi Papua Lewat Ketahanan Pangan

Latest Program – Jakarta – Peluncuran film dokumenter bertajuk “Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua” telah dilaksanakan oleh Yayasan Wardhana Nawasena Network. Acara ini diselenggarakan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada hari Kamis. Dokumenter tersebut menyajikan narasi tentang perubahan besar yang dialami kawasan Wanam di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Kawasan ini diproyeksikan sebagai salah satu pusat pengembangan ketahanan pangan tingkat nasional.

Nilai Strategis Papua bagi Indonesia

Hadir dalam acara peluncuran tersebut, mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi Latif, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya Papua. Ia menekankan bahwa wilayah ini memiliki nilai historis, ekologis, dan geopolitik yang sangat signifikan baik bagi Indonesia maupun dunia internasional. Kekayaan hayati serta sumber daya alam yang terkandung di dalam Papua merupakan aset strategis yang perlu dikelola dengan bijaksana.

“Papua memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan menjadi perhatian dunia. Keunikan flora, fauna, serta potensi sumber dayanya merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia,” ujar Yudi Latif dalam keterangannya.

Peran Media Sosial dalam Membentuk Persepsi Publik

Dean Ramella, Pembina Yayasan Wardhana Nawasena Network, menyoroti pengaruh besar media sosial terhadap persepsi masyarakat terhadap isu-isu strategis nasional. Menurut dia, perkembangan teknologi informasi membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat dalam menyaring informasi yang beredar. Cita-cita Indonesia untuk mencapai swasembada pangan, swasembada energi, hingga penguasaan teknologi akan selalu dihadapkan pada beragam dinamika, termasuk munculnya berbagai narasi di ruang digital.

“Ketika Indonesia berupaya mewujudkan kemandirian melalui swasembada pangan dan energi, akan selalu ada tantangan. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu terverifikasi,” jelasnya.

Dean menambahkan bahwa media sosial kini telah menjadi ruang pertarungan informasi yang mampu membentuk opini publik secara cepat. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan semakin kritis dalam menerima setiap informasi yang beredar.

Transformasi Kawasan Wanam

Dokumenter tersebut mengisahkan perubahan besar yang terjadi di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai hamparan rawa, lahan basah, dan wilayah dengan akses transportasi terbatas kini mulai berkembang menjadi kawasan strategis pengembangan pangan nasional. Dokumenter menggambarkan bagaimana pembangunan dilakukan melalui pembukaan akses jalan, pembangunan sistem pengairan, pengelolaan drainase hingga penerapan teknologi pertanian modern yang disesuaikan dengan karakteristik lahan rawa.

Transformasi itu menjadi bagian dari program pengembangan kawasan pangan nasional yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Tujuannya adalah memperkuat ketahanan pangan Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan pangan, perubahan iklim serta tantangan geopolitik global. Film juga memperlihatkan proses panjang pembangunan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari tenaga teknis, pekerja lapangan, pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga masyarakat lokal.

Harapan Baru bagi Masyarakat Papua

Selain menampilkan pembangunan infrastruktur pertanian, dokumenter itu juga menyoroti keterlibatan masyarakat adat dan warga lokal dalam proses pembangunan kawasan Wanam. Berbagai peluang kerja mulai terbuka melalui pembangunan jalan produksi, pengolahan lahan hingga sektor jasa penunjang lainnya. Aktivitas ekonomi masyarakat pun perlahan meningkat seiring berkembangnya kawasan tersebut.

Film tersebut menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan serta tetap menjaga nilai budaya dan kearifan lokal Papua. Dokumenter tersebut mencapai puncaknya saat memperlihatkan proses panen padi di kawasan Wanam pada tahun 2025. Momen itu digambarkan sebagai simbol keberhasilan transformasi kawasan rawa menjadi lahan pertanian produktif melalui pengelolaan yang terencana.

Bagi masyarakat setempat, panen bukan sekadar hasil produksi, melainkan lambang lahirnya harapan baru terhadap masa depan ekonomi, kesempatan kerja, dan keberlanjutan pembangunan di tanah Papua. Melalui film itu, Yayasan Wardhana Nawasena Network mengharapkan masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai dinamika pembangunan di Papua sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab. Dokumenter itu juga mengajak publik melihat Papua bukan hanya sebagai wilayah dengan kekayaan alam, tetapi juga sebagai bagian integral dari masa depan Indonesia.