Topics Covered: Kolaborasi dirgantara hingga kereta api disasar dalam SIBS@ASEAN 2026

khrisna-edit-1783618085-ca4d44719a

Topics Covered: Kolaborasi Jawa Barat-Selangor di SIBS@ASEAN 2026

Topics Covered – Kota Bandung kembali menjadi pusat perhatian dalam diplomasi ekonomi regional. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan otoritas negara bagian Selangor, Malaysia, telah menyiapkan rangkaian agenda strategis untuk memperkuat hubungan bilateral. Melalui ajang Selangor Indonesia Business Summit yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, kedua wilayah ini menargetkan berbagai sektor industri untuk dikembangkan bersama. Topics Covered dalam pertemuan ini sangat luas, mulai dari kedirgantaraan, perkeretaapian, hingga teknologi digital. Semua inisiatif kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat di kedua wilayah.

Konferensi Ekonomi di Hotel Pullman Bandung

Kegiatan utama dimulai dengan penyelenggaraan konferensi ekonomi yang berlangsung selama dua hari penuh. Venue yang dipilih adalah Hotel Pullman Bandung, lokasi strategis di pusat kota yang nyaman untuk diskusi bisnis. Agenda resmi dijadwalkan pada hari Kamis hingga Jumat, tanggal 10 Juli 2026. Delegasi dari Selangor tidak hanya menghadiri sesi panel, tetapi juga melakukan kunjungan lapangan ke berbagai pusat industri di Jawa Barat. Topics Covered dalam kunjungan ini mencakup observasi langsung terhadap potensi investasi yang tersedia di lapangan.

Dedi Taufik, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat, menyampaikan pandangan strategis mengenai konferensi ini. Ia menekankan bahwa tujuan utama adalah mendorong arus investasi industri serta membangun kemitraan jangka panjang. Kedua wilayah ini memiliki kekuatan ekonomi yang saling melengkapi satu sama lain. Pernyataan beliau dapat dilihat dalam kutipan berikut:

Konferensi ini bertujuan untuk mendorong investasi industri serta membina kemitraan jangka panjang antara dua kekuatan ekonomi, yaitu Selangor dan Jawa Barat.

Panel Diskusi dan Kemitraan Institusional

Hari pertama acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Keduanya menegaskan pentingnya sinergi antarwilayah dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Setelah sesi pembukaan, para peserta mengikuti pemaparan rencana pembangunan infrastruktur dari perwakilan Jawa Barat. Delegasi Selangor juga memberikan presentasi mengenai perkembangan terkini sektor industri di wilayah mereka. Topics Covered dalam diskusi panel ini sangat beragam dan mencakup berbagai aspek penting.

Diskusi panel yang intensif membahas penguatan rantai pasok, pengembangan bisnis, serta penguatan sektor finansial antara Indonesia dan Malaysia. Forum ini membuka ruang kemitraan konkret antar-institusi kedua negara. Beberapa contoh kerjasama yang sedang dijajaki meliputi kemitraan antara Universiti Selangor dengan Institut Teknologi Bandung. Selain itu, Tourism Selangor juga berdiskusi dengan maskapai Batik Air untuk memperluas jaringan penerbangan. Topics Covered dalam kerjasama ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk pengembangan berkelanjutan.

Kerjasama lainnya melibatkan Tourism Selangor dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Asita. Organisasi Wanita Berdaya Selangor juga menjalin hubungan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas. Guna memantapkan implementasi di lapangan, kerja sama ini secara aktif melibatkan Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat serta Invest Selangor Berhad. Lembaga resmi penanganan investasi di Selangor ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai proyek bersama. Topics Covered dalam setiap pertemuan terus diperluas untuk mencakup sektor-sektor baru.

Pameran dan Komitmen di Kuala Lumpur

Aktivitas pameran dalam konferensi tersebut dimeriahkan oleh kehadiran 30 stan dari berbagai lembaga kesehatan dan pendidikan asal Selangor. Beberapa instansi yang berpartisipasi antara lain Ampang Putri Specialist Hospital, MSU Medical Centre, dan Kajang Plaza Medical Centre. Dari sektor pendidikan, Universiti Selangor, Universiti Tenaga Nasional, dan Universiti Islam Selangor juga hadir memamerkan program unggulan mereka. Topics Covered dalam pameran ini memberikan gambaran lengkap tentang potensi kerjasama yang tersedia.

Komitmen kemitraan strategis antara Jawa Barat dan Selangor tidak berhenti pada pertemuan di Kota Kembang saja. Menurut Dedi, seluruh kesepakatan dan peluang kolaborasi yang terbangun akan ditindaklanjuti secara lebih luas dalam ajang internasional Selangor International Business Summit. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 17 Oktober 2026, di Kuala Lumpur Convention Centre atau KLCC, Malaysia. Kehadiran para pelaku usaha dari kedua wilayah diharapkan dapat memperkuat posisi ekonomi regional di kancah ASEAN. Topics Covered dalam SIBS@ASEAN 2026 akan menjadi tonggak sejarah baru dalam kerjasama Indonesia-Malaysia.