Pram akui gemar olahraga untuk jaga kesehatan fisik dan pikiran
Pramono Anung Wibowo Ungkap Kebiasaan Olahraga untuk Jaga Kesehatan Fisik dan Mental
Pram akui gemar olahraga untuk jaga – Jakarta, Antaranews – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo secara terbuka membahas kebiasaan olahraga yang dijalankannya sebagai sarana menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Sebagai pemimpin ibu kota, ia menyadari pentingnya rutinitas fisik untuk menjaga stamina dan fokus dalam menjalankan tugas-tugas rutin yang seringkali memakan banyak waktu. Salah satu aktivitas yang ia prioritaskan adalah berlari sejauh 10 kilometer per minggu, yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-harinya.
“Dalam hal lari, saya selalu menempuh jarak 10 kilometer setiap minggu. Lalu, di acara Jakarta International Marathon beberapa waktu lalu, saya juga ikut lari 10 kilometer. Aktivitas ini membantu saya tetap sehat secara fisik dan mental, terutama mengingat Jakarta ini sangat dinamis dan penuh tantangan,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Jumat.
Pramono menjelaskan bahwa olahraga bukan hanya kegiatan untuk melepas lelah, tetapi juga cara untuk menjaga konsistensi dalam menghadapi tekanan politik dan administratif. Ia mengungkapkan, berolahraga memberinya energi untuk menghadapi berbagai tugas pemerintahan. Selain lari, kegemarannya dalam bersepeda juga tetap menjadi bagian dari rutinitas harian. “Setiap Sabtu, saya biasanya melakukan perjalanan sejauh minimal 60 kilometer menggunakan sepeda balap atau road bike,” tambahnya.
“Saya merasa masih mampu bersaing dalam balap sepeda dengan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Berdasarkan pengalaman, dalam usia saya, saya yakin bisa menang jika berlomba di sini,” ujarnya.
Dalam wawancara tersebut, Pramono juga menekankan peran olahraga dalam mengembangkan kota Jakarta. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program olahraga yang dijalankan pemerintah daerah, termasuk upaya untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Menurutnya, fasilitas olahraga yang ada di Jakarta, seperti lapangan, pusat kebugaran, dan fasilitas pelatihan, menjadi fondasi penting untuk mendorong prestasi para pemain.
Pramono optimis bahwa Jakarta memiliki potensi besar untuk meraih juara umum dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ia menilai, infrastruktur olahraga yang lengkap serta sistem pengembangan atlet yang terorganisir bisa menjadi kunci sukses dalam mencapai target tersebut. “Saya yakin Jakarta bisa menjadi juara umum yang tidak nanggung. Tidak ada alasan untuk tidak berambisi menang,” tegasnya.
Menurut Pramono, kegemaran dalam olahraga juga memperkuat keseimbangan hidupnya sebagai pemimpin. Ia menjelaskan bahwa kegiatan fisik secara rutin membantu mengurangi stres dan meningkatkan kreativitas. “Jadi, olahraga bukan sekadar hobi, tapi bagian dari pola hidup sehat yang saya kembangkan agar tetap mampu berpikir jernih dan tindak tegas dalam menghadapi berbagai isu,” lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Pramono juga menyebutkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dengan organisasi olahraga. Ia berharap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta bisa memanfaatkan potensi kota sebagai tempat berlatih dan bertanding. “Selama ini, Jakarta telah menunjukkan kompetensi dalam menyelenggarakan acara olahraga besar. Saya berharap ini bisa dijadikan motivasi untuk meningkatkan prestasi atlet di tingkat nasional,” ujarnya.
Olahraga menurut Pramono juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri. Ia berbagi pengalaman bahwa kebiasaan berlari dan bersepeda membantunya dalam menjaga kesehatan jasmani dan rohani. “Saya melihat olahraga sebagai alat untuk memperkuat daya tahan tubuh dan meningkatkan konsentrasi, terutama ketika menghadapi situasi yang membutuhkan keputusan cepat,” katanya.
Menyambut tahun 2028, Pramono menyatakan keinginannya agar Jakarta bisa menorehkan prestasi yang membanggakan di ajang PON. Ia mengungkapkan bahwa kemampuan atlet lokal yang memadai, ditambah fasilitas dan dukungan pemerintah, memberinya keyakinan untuk mewujudkan harapan tersebut. “Jika fasilitas dan pelatihan terus ditingkatkan, Jakarta pasti bisa menang. Saya optimistis dengan kemampuan yang ada,” ujarnya.
Pramono menambahkan bahwa rutinitas olahraga tidak hanya bermanfaat bagi dirinya, tetapi juga bisa menjadi contoh bagi masyarakat umum. Ia berharap lebih banyak warga Jakarta bisa mengikuti pola hidup sehat ini, terlepas dari kesibukan sehari-hari. “Saya yakin, jika setiap orang menjaga kesehatan, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan sehat secara kolektif,” pungkasnya.
Dengan menekankan peran olahraga dalam kehidupan pribadi dan pekerjaan, Pramono menunjukkan komitmen yang kuat untuk memajukan sektor olahraga di DKI Jakarta. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi bagian dari visi pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan aktif. “Ini adalah bagian dari program jangka panjang, karena olahraga adalah investasi untuk masa depan,” tutupnya.
