New Policy: Wakil Jaya Raya tambah ramai di 16 besar Junior GP
Tiga Pemain PB Jaya Raya Lolos ke Babak 16 Besar Junior GP 2026
New Policy – Jakarta – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh perwakilan PB Jaya Raya dalam ajang Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026. Dengan adanya New Policy yang diterapkan untuk turnamen tahun ini, tiga atlet muda berhasil mengamankan tiket menuju babak delapan belas besar setelah meraih kemenangan dalam laga-laga mereka. Arven Naufal Renaldi, Miftaqul Putri Ayudis, serta Zamraliani Afianto tampil memukau dan membuktikan kualitas terbaik mereka di hadapan penonton. Implementasi New Policy ini memberikan dampak positif bagi perkembangan atlet-atlet muda Indonesia di kancah internasional.
Arven Naufal Renaldi: Ulangi Langkah Alvin Jefferson
Arven, yang dikenal sebagai unggulan ke-11 pada kategori tunggal putra U-17, berhasil menyusul jejak Alvin Jefferson Kusuma. Atlet berusia muda ini menundukkan rekan satu klubnya, Muhammad Faiz Musgamy, dengan skor yang cukup ketat, yakni 21-12 dan 22-20. Pertandingan berlangsung di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, pada hari Kamis yang lalu. Arven merasa bahwa New Policy yang diterapkan membantu atlet muda untuk lebih percaya diri dalam setiap pertandingan.
Gim pertama saya bisa ambil karena lawan kurang berani saja. Saya lebih percaya diri karena lawan sesama Jaya Raya,
Arven mengungkapkan perasaannya setelah pertandingan melalui keterangan resmi. Ia menambahkan bahwa pengalaman tahun lalu menjadi motivasi kuat untuk tampil lebih baik di edisi kali ini. Ketika tahun sebelumnya terhenti di perempat final, kali ini ia bertekad untuk melangkah lebih jauh. Menurut Arven, New Policy memberikan kesempatan lebih luas bagi atlet muda untuk menunjukkan potensi mereka di level internasional.
Tahun lalu terhenti di delapan besar dan kali ini harus lebih baik. Istirahat yang cukup dan atur strategi lagi,
Arven menjelaskan bahwa persiapan fisik dan mental menjadi kunci utamanya. Ia berencana untuk mengatur kembali strategi bermainnya demi menghadapi lawan-lawan berikutnya dengan lebih siap. Dukungan dari New Policy juga membantu atlet untuk fokus pada pengembangan kemampuan tanpa tekanan berlebihan.
Miftaqul Putri Ayudis: Target Juara di U-19
Dari sektor tunggal putri U-19, Miftaqul Putri Ayudis juga memastikan keberadaannya di babak selanjutnya. Ia mengalahkan Ratifah Badriah dengan skor 21-18 dan 21-16. Meskipun berhasil menang dua gim langsung, Miftaqul mengakui bahwa ia belum sepenuhnya puas dengan penampilannya. Miftaqul menilai bahwa New Policy yang diterapkan membantu atlet putri untuk lebih berkembang dalam kompetisi.
Awalnya sudah bagus, tapi saya malah tidak fokus dan mau selesai cepat saja. Kurang sabar dan harus lebih tenang lagi,
Miftaqul menjelaskan bahwa ia sempat kehilangan fokus ketika berusaha menyelesaikan pertandingan lebih cepat. Ia menyadari bahwa persaingan di kategori U-19 jauh lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kesiapan yang lebih matang menjadi hal yang sangat diperlukan. New Policy memberikan ruang bagi atlet untuk belajar dari setiap pengalaman bertanding.
Targetnya juara, tapi di U-19 persaingan lebih ketat dan persiapannya harus lebih baik dari sebelumnya,
Dengan target juara yang jelas, Miftaqul berkomitmen untuk meningkatkan kualitas permainan dan konsistensinya di setiap pertandingan yang akan datang. Ia percaya bahwa New Policy akan terus mendukung perkembangan atlet-atlet muda Indonesia.
Zamraliani Afianto: Mengatasi Tekanan Lawan Sebangsa
Zamraliani Afianto juga berhasil melaju ke babak 16 besar pada nomor tunggal putri U-17. Ia mengalahkan Aisyah Anindya Rubiyanto dengan skor 21-14 dan 21-17. Meskipun menang, Zamraliani mengaku sempat merasakan tekanan karena harus menghadapi sesama pemain Indonesia. Zamraliani merasa bahwa New Policy membantu atlet untuk lebih fokus pada permainan tanpa terbebani ekspektasi yang terlalu tinggi.
Agak deg-degan karena bermain dengan sesama pemain Indonesia. Tetapi senang bisa menang. Saya tidak boleh terburu-buru menyelesaikan pertandingan dan harus lebih sabar,
Zamraliani berhasil keluar dari situasi tersebut dengan bermain lebih sabar dan tidak terburu-buru. Ia menyadari bahwa kecepatan dalam menyelesaikan pertandingan tidak selalu menjadi solusi terbaik. Untuk menghadapi pertandingan berikutnya, ia memilih untuk fokus memulihkan kondisi fisiknya. New Policy memberikan kesempatan bagi atlet untuk berkembang secara bertahap.
Buat pertandingan besok, saya mau istirahat yang cukup, makan enak dan harus tampil bagus. Mau lebih bagus dari tahun lalu saja,
Dengan semangat yang tinggi dan persiapan yang matang, ketiga atlet PB Jaya Raya ini siap menghadapi tantangan berikutnya di turnamen bergengsi ini. Mereka berharap dapat memberikan performa terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi klub mereka. Melalui New Policy, atlet-atlet muda Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di kancah dunia. Ketiga pemain ini menjadi bukti nyata bahwa New Policy berhasil mendorong generasi muda Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi dalam bulu tangkis internasional.
