Pemkab Sigi gandeng ESDM Sulteng cek semburan air bergas di Palolo
Tim Ahli Geologi Dikerahkan ke Palolo Setelah Temuan Air Bergas yang Mudah Terbakar
Menggalangkebaikan.com – Kabupaten Sigi kini tengah melakukan langkah proaktif untuk meneliti fenomena alam yang terjadi di wilayahnya. Pemerintah daerah setempat telah mengkoordinasikan kerjasama dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah. Langkah ini diambil menyusul penemuan sebuah semburan air di Desa Sarumana, Kecamatan Palolo yang diduga kuat mengandung gas alam dan memiliki sifat mudah terbakar. Kerjasama ini bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat sekitar dan memberikan penjelasan ilmiah yang akurat mengenai fenomena tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sigi, Heru Murtanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah segera merespons temuan ini. Ia menyatakan bahwa tim akan langsung melakukan peninjauan ke lokasi kejadian. Setelah itu, hasil observasi akan disampaikan kepada Dinas ESDM Sulteng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kandungan zat yang ada di dalam semburan air tersebut. Tujuannya adalah untuk mencegah kepanikan yang tidak perlu di kalangan warga sekitar.
“Tentunya segera kami lakukan peninjauan ke lokasi itu dan memberikan laporan ke Dinas ESDM Sulteng untuk memeriksa kandungan apa yang ada di dalamnya sehingga tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” ujar Heru Murtanto saat ditemui di Dolo pada hari Senin.
Keamanan Lokasi Sudah Ditingkatkan
Sementara menunggu hasil pemeriksaan teknis dari para ahli, pihak berwenang telah mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan. Heru Murtanto menambahkan bahwa saat ini kepolisian bersama dengan pemerintah kecamatan Palolo telah memasang garis polisi atau police line di sekitar area semburan air. Pemasangan ini bertujuan untuk membatasi akses masyarakat ke lokasi yang berpotensi berbahaya.
Menurutnya, lokasi tersebut kini berada dalam pengawasan ketat dari aparat setempat. Semua pihak menunggu hasil akhir dari pemeriksaan yang dilakukan oleh tim ahli dari Dinas ESDM Sulteng. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menangani fenomena alam tersebut.
“Lokasinya itu sudah dipasangi police line dan masih dalam pengawasan ketat aparat setempat serta menunggu hasil pemeriksaan teknis Dinas ESDM Sulteng,” tambahnya.
Asal Usul Fenomena dari Proyek Pengeboran
Camat Palolo, Muhammad Syukur, memberikan informasi tambahan mengenai asal-usul munculnya air bergas tersebut. Ia menjelaskan bahwa fenomena ini berawal dari lokasi proyek pengeboran air tanah yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat. Proyek ini awalnya menargetkan dua titik pengeboran untuk mengalirkan air tanah.
Namun, dari kedua titik tersebut, hanya satu titik yang mengeluarkan material gas bersama dengan air. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah kecamatan membuatkan aliran air menuju drainase yang sudah tersedia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa gas yang keluar tidak menumpuk dan berpotensi menyebabkan bahaya.
“Awalnya itu dari proyek pengaliran air tanah di dua titik tapi hanya satu titik yang mengeluarkan material gas sehingga kami buatkan aliran airnya ke drainase,” jelas Syukur.
Hubungan dengan Gempa dan Respons Masyarakat
Menurut catatan yang ada, keluarnya gas dari dalam tanah sebenarnya sudah terjadi setelah gempa bumi yang melanda Sigi pada awal Juli 2026. Namun, api yang keluar saat itu masih berukuran kecil ketika dilakukan tes pertama kali. Situasi berubah pada hari Minggu kemarin ketika tes dilakukan kembali dan menunjukkan bahwa api yang muncul cukup besar.
Video yang mendokumentasikan tes tersebut kemudian menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang warga mencoba menyodorkan api dari korek gas ke aliran air yang mengandung gas. Hasilnya, kobaran api langsung muncul dengan jelas, membuktikan bahwa air tersebut memang mengandung gas yang mudah terbakar.
Muhammad Syukur mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi yang sudah dipasangi garis polisi. Keamanan warga menjadi prioritas utama hingga semua pemeriksaan selesai dan hasil akhirnya diketahui. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah mengenai perkembangan penanganan fenomena ini.
“Masyarakat kami minta tidak mendekat ke lokasi demi keamanan,” pesannya.
Hingga saat ini, berbagai pihak terus memantau situasi dengan cermat. Tim ahli dari Dinas ESDM Sulteng diharapkan dapat memberikan kesimpulan yang jelas mengenai jenis gas yang keluar dan tingkat bahayanya. Dengan adanya kerjasama antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan aparat setempat, diharapkan fenomena alam ini dapat ditangani dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat Palolo.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemkab Sigi gandeng ESDM Sulteng cek semburan?
Pemkab Sigi gandeng ESDM Sulteng cek semburan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemkab Sigi gandeng ESDM Sulteng cek semburan matter?
Pemkab Sigi gandeng ESDM Sulteng cek semburan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
