Key Discussion: BP BUMN komitmen jaga tata kelola dan transparansi
Key Discussion: BP BUMN Perkuat Komitmen Tata Kelola dan Transparansi Keuangan
Pencapaian WTP ke-19 Menandai Konsistensi Pengelolaan Anggaran
Key Discussion – Kepulauan Tanimbar, Maluku — Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria, secara resmi menegaskan kembali komitmen institusinya dalam menjaga tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Pernyataan ini disampaikan setelah BP BUMN berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Pencapaian ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan bukti nyata dari konsistensi pengelolaan keuangan negara selama hampir dua dekade terakhir.
Dony Oskaria menekankan bahwa opini WTP tersebut bukanlah tujuan akhir dari seluruh proses pengelolaan keuangan. Menurutnya, yang lebih esensial adalah bagaimana institusi terus menjaga tata kelola yang baik, bekerja secara transparan, dan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan sebaik mungkin. Pernyataan ini menunjukkan visi jangka panjang BP BUMN dalam membangun sistem keuangan yang berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“WTP ini bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana kita terus menjaga tata kelola yang baik, bekerja secara transparan dan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan sebaik mungkin,” ujar Dony dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Kepulauan Tanimbar, Maluku, Rabu.
Rekor 19 Tahun WTP Berturut-turut Sejak 2007
Capaian ini menandai keberhasilan luar biasa BP BUMN dalam mempertahankan opini WTP selama 19 tahun berturut-turut sejak tahun 2007. Rekor ini menunjukkan konsistensi yang luar biasa dalam pengelolaan anggaran dengan tingkat realisasi yang mencapai di atas 96 persen dalam lima tahun terakhir. Angka ini mencerminkan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya keuangan negara.
Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI untuk menyampaikan Laporan Keuangan BP BUMN Tahun Anggaran 2025, Dony juga menyampaikan bahwa opini WTP yang berhasil dipertahankan selama 19 tahun berturut-turut merupakan hasil dari komitmen seluruh jajaran dalam menerapkan prinsip tata kelola yang baik serta memperkuat sistem pengendalian internal. Komitmen ini melibatkan seluruh elemen organisasi, mulai dari level manajemen puncak hingga staf operasional.
Key Discussion ini menjadi momentum penting bagi BP BUMN untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil. Dengan fondasi yang kuat, BP BUMN siap menghadapi tantangan pengelolaan keuangan di masa depan, termasuk transformasi digital dan peningkatan akuntabilitas publik.
Modal Penting untuk Masa Depan
Ke depan, BP BUMN terus memperkuat tata kelola, akuntabilitas dan transparansi dalam setiap pelaksanaan program. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan berbagai program strategis pemerintah dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Dengan pendekatan yang komprehensif, institusi ini berkomitmen untuk terus menjadi contoh dalam pengelolaan keuangan negara yang baik dan bertanggung jawab.
Transparansi dalam setiap proses pengambilan keputusan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan stakeholders. BP BUMN juga terus mengembangkan mekanisme pelaporan yang lebih akurat dan tepat waktu, sehingga informasi keuangan dapat diakses oleh publik dengan mudah. Hal ini sejalan dengan prinsip good governance yang menjadi fondasi dalam pengelolaan aset negara.
Sistem pengendalian internal yang diperkuat selama ini telah terbukti mampu mencegah potensi penyimpangan dan memastikan setiap transaksi keuangan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dengan demikian, setiap rupiah yang dikelola oleh BP BUMN dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel kepada masyarakat dan pemerintah.
Key Discussion tentang pentingnya transparansi dan tata kelola ini juga mencakup upaya BP BUMN dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan melalui teknologi informasi. Dengan digitalisasi proses, BP BUMN dapat memberikan informasi yang lebih real-time kepada publik dan pemangku kepentingan. Hal ini sejalan dengan visi BP BUMN untuk menjadi institusi yang modern, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan negara.
