Bandara Bali tambah dua rute baru Waingapu dan Wakatobi

khrisna-edit-1784229499-f6a2e6ee9f

Bandara Ngurah Rai Meluaskan Jaringan Penerbangan dengan Dua Rute Baru

Bandara Bali tambah dua rute baru – Denpasar mencatat perkembangan signifikan dalam sektor penerbangan domestik ketika Bandara I Gusti Ngurah Rai secara resmi menambahkan dua jalur penerbangan baru. Kedua rute tersebut menghubungkan Pulau Dewata dengan Waingapu di Nusa Tenggara Timur serta Wakatobi Matahora di Sulawesi Tenggara. Pengumuman ini disampaikan oleh General Manager bandara, Nugroho Jati, yang menegaskan bahwa pintu gerbang udara Bali telah membuka dua rute penerbangan baru secara berturut-turut dalam waktu dua hari.

Maskapai TransNusa menjadi operator untuk kedua rute strategis ini. Rute pertama menghubungkan Bali (DPS) dengan Waingapu (WGP) secara pulang-pergi, sementara rute kedua menghubungkan Bali (DPS) dengan Wakatobi Matahora (WNI) juga dalam format pulang-pergi. Kehadiran kedua rute ini menambah variasi pilihan penerbangan bagi masyarakat yang ingin menjelajahi berbagai destinasi di Indonesia.

Detail Penerbangan Perdana

Penerbangan perdana untuk rute Bali menuju Waingapu dilayani pada hari Rabu, tanggal 15 Juli. Pesawat Comac ARJ-21 dengan nomor penerbangan 8B-5652 melakukan lepas landas dari Bali pada pukul 08.19 Wita. Pesawat tersebut mengangkut sebanyak 88 penumpang menuju Waingapu. Sebagai balasan, penerbangan balik dari Waingapu dengan nomor penerbangan 8B-5653 mendarat di Bali pada pukul 12.24 Wita dengan membawa 94 penumpang.

Dalam dua hari berturut-turut, pintu gerbang udara Bali resmi membuka dua rute penerbangan baru yang dioperasikan oleh maskapai TransNusa, yakni rute Bali (DPS)-Waingapu (WGP) pp dan Bali (DPS)-Wakatobi Matahora (WNI) pp.

Keesokan harinya, tepatnya pada Kamis pagi, bandara kembali menggelar penerbangan perdana untuk rute Bali menuju Wakatobi Matahora. Pesawat dengan nomor penerbangan 8B-5662 berangkat pada pukul 08.10 Wita dengan membawa 90 penumpang. Sementara itu, penerbangan sebaliknya dengan nomor penerbangan 8B-5663 tiba di Bali pada pukul 13.32 Wita dengan mengangkut 70 penumpang.

Jadwal Operasional dan Dampak Strategis

TransNusa memberikan fleksibilitas perjalanan bagi masyarakat dan wisatawan dengan melayani kedua rute baru ini secara berkala. Rute Bali-Waingapu dan sebaliknya dijadwalkan beroperasi sebanyak empat kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Untuk rute Bali-Wakatobi Matahora dan sebaliknya, jadwal operasionalnya adalah tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Senin, Kamis, dan Minggu.

Nugroho Jati menyampaikan bahwa antusiasme besar menyelimuti bandara atas pembukaan dua rute strategis ini. Kedua rute baru tersebut secara resmi menggenapkan total jaringan rute domestik yang dilayani oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali hingga Juli 2026 menjadi 22 rute penerbangan. Kehadiran konektivitas dari dan menuju Waingapu dan Wakatobi diharapkan semakin memperkuat posisi bandara di Bali Selatan sebagai hub transportasi udara yang strategis.

Atas nama Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kami mengucapkan selamat atas pembukaan penerbangan dari TransNusa untuk rute Waingapu dan Wakatobi, dua rute ini menambah rute lain yang sebelumnya dioperasikan TransNusa dari dan ke Bali.

Menurut Nugroho Jati, pembukaan dua rute baru ini berpotensi menjadi kesempatan untuk pertumbuhan perekonomian dan ekosistemnya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama bahu membahu melanggengkan penerbangan baru ini, serta ke depannya bertambah terus dan semakin besar. Dengan adanya konektivitas ini, akses konektivitas yang lebih mudah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia akan semakin terbuka lebar.

Jaringan Rute Domestik yang Lengkap

Dengan penambahan dua rute baru ini, bandara di Bali kini melayani 22 rute domestik yang dioperasikan oleh 11 maskapai penerbangan nasional. Rute-rute yang saat ini dilayani oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai meliputi Cengkareng, Surabaya, Lombok Praya, Labuan Bajo, Makassar, Jakarta-Halim, Kulon Progo, Tambolaka, Semarang, Kupang, Solo, Balikpapan, Banjarmasin, Bima, Sumbawa, Manado, Pontianak, Timika, Wakatobi Maranggo, Jayapura, serta dua rute baru yakni Waingapu dan Wakatobi Matahora.

Melalui pembukaan rute-rute baru ini, kami sebagai pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga standar keselamatan, dan mendukung penuh seluruh mitra usaha demi terciptanya konektivitas udara yang aman, nyaman, serta terintegrasi di seluruh Indonesia.

Komitmen ini menunjukkan bahwa pengelolaan bandara tidak hanya berfokus pada penambahan rute, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh. Dengan menjaga standar keselamatan dan mendukung mitra usaha, bandara berharap dapat menciptakan ekosistem penerbangan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kehadiran dua rute baru ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan visi konektivitas udara yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.