What Happened During: Wamenekraf tegaskan esports jadi ruang kolaborasi ekonomi kreatif

tempImage1p7Gug

Wamenekraf: Esports Jadi Platform Kolaborasi Ekonomi Kreatif

What Happened During – Jakarta, Minggu – Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, mengungkapkan pentingnya esport sebagai wadah kolaborasi antar sektor ekonomi kreatif. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, sebagai bagian dari acara Grand Final Mobile Legends Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17. “Esports bukan hanya kompetisi, tetapi juga jembatan yang memperkuat ekosistem kreatif Indonesia,” jelas Irene. Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan menghubungkan generasi muda dengan berbagai bidang industri kreatif, mulai dari desain, musik, hingga teknologi.

“Persetujuan antara pemerintah dan sektor esport tidak bisa sekadar simbolis. Kami terus membangun hubungan yang berkelanjutan untuk menjadikan MPL sebagai ruang bagi para pelaku kreatif menyalurkan ide-ide mereka,” tambah Irene.

Menurut Irene, inisiatif tersebut tidak hanya mendukung para atlet esports profesional, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat umum yang ingin terlibat dalam ekosistem ini. “Esports kini menjadi industri yang dinamis, mampu menciptakan peluang kerja sekaligus merangsang lahirnya inovasi kreatif baru,” kata dia. Ia optimis bahwa partisipasi generasi muda dalam esport akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, khususnya dalam mengembangkan karya kreatif yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Kolaborasi IP Lokal dengan MPL Indonesia

Sebelumnya, pada April lalu, Moonton Games dan Tale X, perusahaan agensi kekayaan intelektual (IP), menandatangani nota kesepahaman yang menandai langkah integrasi IP lokal ke dalam MPL Indonesia Season 17. Kesepakatan ini bertujuan memperluas pengaruh esport sebagai medium ekspresi kreatif yang lebih inklusif. Dalam rangkaian acara Thematic Week selama musim kompetisi, enam IP lokal yakni Starla, Halomiyu, Beemala, Hai Dudu, Khuga, dan Cerita Sole akan hadir untuk memperkaya pengalaman para penonton serta menginspirasi kreator muda.

“Esports mampu menjadi trendsetter dalam industri non-esport, seperti fesyen dan seni visual. Ini membuktikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam esport tidak hanya sekadar menonton, tetapi juga memberikan kontribusi nyata,” ujar Irene.

Irene menegaskan bahwa kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara teknologi dan seni, serta mengapresiasi peran IP lokal dalam menciptakan nilai ekonomi. “Kehadiran IP lokal dalam MPL tidak hanya memperkaya narasi kreatif, tetapi juga memperkuat identitas budaya Indonesia di panggung global,” tambahnya. Ia menilai, pengembangan IP bersama peserta esport akan menghasilkan produk yang relevan dengan minat pasar, sekaligus meningkatkan daya saing sektor kreatif nasional.

Peluang Ekonomi dan Kreativitas Anak Muda

Menurut Martinus H. Manurung, Head of Indonesia Esports Business Development Moonton Games, integrasi IP lokal dalam MPL bertujuan menciptakan pasar baru bagi kreator muda. “Kolaborasi ini diharapkan memperluas kreativitas dan membuka akses ekonomi melalui monetisasi karya intelektual,” jelas Martinus. Ia menjelaskan bahwa IP yang dihasilkan bisa dikembangkan menjadi berbagai bentuk produk, mulai dari merchandise dan pakaian, hingga komik, animasi, atau bahkan aplikasi berbasis teknologi.

“Tujuan utama adalah menghasilkan IP yang tidak hanya menarik, tetapi juga berdaya guna untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan keterlibatan masyarakat,” kata Martinus.

Ia menambahkan bahwa kehadiran IP lokal dalam esport mendorong inovasi yang lebih relevan dengan budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. “Ini juga membuka peluang bisnis bagi komunitas kreatif, baik dalam bentuk produksi maupun distribusi,” lanjutnya. Martinus berharap, inisiatif ini akan memicu pertumbuhan industri kreatif secara berkelanjutan, terutama dalam bidang desain, pemasaran, dan teknologi.

Esports sebagai Pemersatu Bangsa

Menurut Irene, esport Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi alat persatuan bangsa. “Dengan mendorong kreativitas anak muda, kami berharap esports bisa menjadi simbol kebangsaan yang mempersatukan generasi muda di berbagai daerah,” katanya. Ia menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas industri esport, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya ekonomi kreatif sebagai pilar pertumbuhan ekonomi.

“Saya yakin, esport bisa menjadi sarana untuk menginspirasi kreativitas dan memperkuat rasa nasionalisme melalui karya-karya yang menggabungkan teknologi dan seni,” ujar Irene.

Kolaborasi antara Moonton Games dan Tale X tidak hanya fokus pada pengembangan IP, tetapi juga meningkatkan keterlibatan masyarakat. Salah satu contohnya adalah karakter Suga yang dirancang sebagai representasi kekayaan budaya Indonesia dalam esport. “Karakter seperti Suga membantu membangun identitas unik esport nasional, sekaligus mendorong keterlibatan komunitas lokal,” jelas Irene. Ia menambahkan bahwa keberhasilan kolaborasi ini menunjukkan esport bisa menjadi platform yang memadukan berbagai sektor, seperti seni, teknologi, dan industri kreatif.

Ekosistem Kreatif yang Berkelanjutan

Irene juga mengungkapkan bahwa esport Indonesia memiliki fondasi kuat untuk terus berkembang di tingkat internasional. “Capaian terakhir menunjukkan bahwa industri ini bisa bersaing di panggung global sekaligus menghasilkan karya yang bermutu,” katanya. Ia menilai, keberhasilan ini memerlukan peran aktif dari semua pihak, termasuk pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. “Kami berharap ekosistem kreatif ini terus diperkuat melalui kegiatan yang konsisten dan berdampak jangka panjang,” lanjut Irene.

Kolaborasi ini, menurut Irene, juga membuka peluang untuk mengembangkan inovasi di sektor lain, seperti pemasaran digital dan media sosial. “Esport tidak hanya menciptakan penggemar, tetapi juga mendorong kreativitas yang bisa diterapkan di berbagai industri, seperti fashion, film, atau hiburan digital,” ujarnya. Ia optimis bahwa melalui esport, masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya kreativitas dalam membangun ekonomi yang inklusif.

Sebagai bentuk keberhasilan kolaborasi, Suga yang dikembangkan Tale X menjadi salah satu contoh nyata bagaimana IP lokal bisa menginspirasi kreativitas baru. Karakter ini hadir dalam MPL Indonesia Season 17 sebagai bagian dari upaya memperkaya narasi kreatif nasional. “Kehadiran Suga menunjukkan bahwa esport bisa menjadi sarana untuk memperkenalk