Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan Singapura

1000384183

Timnas Basket U18 Putri Indonesia Kembali Mencuri Pujian Setelah Kalahkan Singapura

Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan – Bacolod, Filipina – Timnas Basket U18 Putri Indonesia mencuri perhatian dalam turnamen FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 dengan mengalahkan Timnas Basket U18 Singapura. Pertandingan yang berlangsung di Sti West Negros University Gym, Selasa, berakhir dengan skor 66-49, sebuah kemenangan yang menunjukkan konsistensi timnas putri Tanah Air. Catatan pertandingan ini dirilis oleh FIBA, yang mencatat keberhasilan Indonesia dalam menguasai permainan sejak menit awal.

Kemenangan ini tidak hanya menjadi momentum positif bagi Indonesia, tetapi juga mengukuhkan posisi timnas dalam penyisihan grup. Dalam laga tersebut, Ariqa Shafa Chayyara tampil sebagai penentu kemenangan dengan torehan 14 poin, didukung oleh Inez Angelina Welly yang mencatatkan 11 poin, enam rebounds, dan lima assist. Joanne Giovanni juga berkontribusi dengan 10 poin, membantu tim menguras energi lawan secara efektif. Kombinasi permainan individu dan kolektif membawa Indonesia meraih hasil yang jauh lebih baik dari lawan yang dianggap sebagai rival seimbang.

Keberhasilan ini terasa lebih berarti karena Indonesia akan menghadapi tantangan berikutnya dalam ajang kualifikasi SEABA. Setelah mengalahkan Singapura, timnas putri akan menghadapi Vietnam pada Kamis (4/6), lalu sehari setelahnya menghadapi Thailand, dan di laga terakhir akan berhadapan dengan Filipina, Sabtu (6/6). Jadwal yang padat ini membutuhkan strategi yang matang, terutama untuk menjaga performa maksimal hingga akhir penyisihan grup.

Jadwal Sisa Pertandingan Timnas Basket U18 Putri Indonesia

Setelah kemenangan atas Singapura, Timnas Basket U18 Putri Indonesia akan melanjutkan perjalanan mereka dengan tiga laga penting. Lawan pertama adalah Vietnam, yang dinilai sebagai tim kuat di babak ini. Pertandingan melawan Thailand dan Filipina juga diperkirakan menentukan posisi Indonesia dalam klasemen. Semua pertandingan tersebut akan berlangsung di Sti West Negros University Gym, tempat yang menjadi saksi bisu keberhasilan timnas dalam pertandingan pertama mereka.

Dalam turnamen ini, Indonesia membawa 12 pemain yang telah melalui seleksi ketat. Sebelumnya, sebanyak 76 atlet mengikuti proses pemilihan, hingga akhirnya terpilih 12 nama yang dianggap paling siap. Pelatih kepala, Amin Prihantono, menjelaskan bahwa tim ini dibentuk dengan mengutamakan kekompakan dan ketajaman mental. “Kami fokus pada pengembangan pola permainan yang efisien, sambil memperkuat kepercayaan diri para pemain,” katanya dalam wawancara setelah laga.

Kemenangan atas Singapura menjadi pembuktian bahwa timnas putri Indonesia mampu bersaing di level internasional. Meski sempat mengalami kesulitan di awal pertandingan, tim Indonesia menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik. Pemain-pemain muda seperti Ariqa Shafa Chayyara dan Inez Angelina Welly tampil dominan, menunjukkan potensi generasi baru basket nasional. Kombinasi antara permainan ofensif dan defensif menjadi kunci kemenangan yang signifikan.

Pertandingan melawan Vietnam akan menjadi ujian berat, karena tim dari Asia Tenggara tersebut memiliki reputasi sebagai kesebelas kuat. Namun, keberhasilan melawan Singapura membuka harapan besar bagi Indonesia untuk meraih hasil yang lebih baik. Amin Prihantono menegaskan bahwa persiapan untuk laga-laga berikutnya sudah dijalankan secara intensif. “Kami sudah mengevaluasi kelemahan dan kekuatan tim, serta memastikan strategi yang tepat untuk setiap lawan,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kualifikasi SEABA, Indonesia bertujuan untuk mencapai babak final. Kemenangan hari ini menjadi awal yang baik, tetapi masih ada jarak besar hingga mencapai tujuan tersebut. Timnas putri juga memperlihatkan kemampuan taktis, terutama dalam mengontrol tempo permainan dan mengatur penyerangan. Dengan skor yang jauh lebih tinggi, Indonesia memberi tekanan terhadap lawan sejak menit pertama.

“Bermain dengan tajam dan menguasai bola di sepanjang pertandingan adalah kunci,” tulis Timnas Basket Indonesia (@official_timnasbasket) dalam unggahannya setelah laga. “Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras selama latihan dan persiapan yang intens.”

Pertandingan melawan Thailand dan Filipina akan menjadi uji coba penting untuk melihat apakah timnas bisa mempertahankan performa konsisten. Dalam laga melawan Thailand, yang dijadwalkan sehari setelah pertandingan melawan Vietnam, Indonesia akan menghadapi lawan yang juga memiliki ambisi besar. Sementara itu, lawan terakhir, Filipina, dianggap sebagai tim yang berpotensi mengancam peluang Indonesia.

Kebanggaan rakyat Indonesia semakin terasa karena kemenangan ini. Timnas putri U18, yang masih tergolong muda, menunjukkan kemampuan untuk berlaga di panggung internasional. Ariqa Shafa Chayyara, sebagai salah satu bintang muda, menjadi sorotan karena konsistensinya dalam menembak dan mengontrol permainan. Inez Angelina Welly juga menunjukkan keberanian dengan penampilan yang cemerlang, sementara Joanne Giovanni memberi kontribusi signifikan melalui assist dan passing yang akurat.

Dengan kemenangan atas Singapura, Indonesia mendapat kepercayaan diri yang lebih besar. Timnas putri yang dipimpin oleh Amin Prihantono mengharapkan hasil serupa di pertandingan berikutnya. “Kami tidak boleh lengah, karena semua lawan di sini memiliki kemampuan yang luar biasa,” ujar pelatih. Keberhasilan ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih menantang, dan pemain-pemain muda diharapkan terus berkembang di setiap pertandingan.

Dalam kualifikasi SEABA, Indonesia harus tetap fokus pada target utama, yaitu memperoleh tiket ke babak final. Kemenangan melawan Singapura menjadi awal yang baik, tetapi masih ada tantangan besar yang menunggu. Dengan kekuatan mental dan taktik yang sudah teruji, Timnas Basket U18 Putri Indonesia siap menghadapi semua lawan yang akan dijumpai. Pemilihan 12 pemain yang terbaik juga memberi harapan bahwa tim ini memiliki potensi untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.