Key Strategy: Empat pabrik tekstil kembangkan PTLS atap untuk efisiensi operasional
Empat Pabrik Tekstil Kembangkan PLTS Atap untuk Efisiensi Operasional
Key Strategy – Tangerang, Banten (ANTARA) – Argo Manunggal Group meluncurkan inisiatif pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap yang memiliki kapasitas 4.463 kWp di empat pabrik tekstilnya, yaitu Argo Pantes, Timatex, Damatex, dan Kamaltex. Proyek ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional serta mengurangi dampak lingkungan dari sektor industri yang berkontribusi signifikan pada penggunaan energi. Proyek ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengadopsi teknologi hijau sebagai bagian dari upaya mengurangi jejak karbon secara bertahap.
Managing Director Argo Manunggal Group, Johny Tjongiran, menjelaskan bahwa peralihan ke energi terbarukan menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya permintaan akan sumber daya energi yang ramah lingkungan. “Transisi menuju penggunaan energi bersih adalah bagian dari strategi jangka panjang kami untuk menyesuaikan dengan tuntutan global terhadap industri yang lebih berkelanjutan,” ujarnya dalam siaran pers. Ia menekankan bahwa sektor tekstil, yang dikenal memiliki tingkat konsumsi energi tinggi, menjadi fokus utama dalam transformasi ini.
“Transisi menuju energi terbarukan adalah langkah strategis kami sekaligus menjawab tuntutan global terhadap praktik industri yang lebih berkelanjutan, khususnya di sektor tekstil yang memiliki intensitas energi tinggi,” kata Johny dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa proyek ini ditargetkan mencapai tahap operasional komersial (COD) pada Agustus 2026.
Dari sisi lingkungan, proyek ini diharapkan mampu mengurangi emisi karbon hingga 110.201 ton CO2 selama masa kontrak. Angka tersebut setara dengan kebutuhan penanaman 293.869 pohon, yang menunjukkan dampak signifikan terhadap pengurangan karbon dioksida di atmosfer. “Kontribusi ini merupakan milestone penting dalam perjalanan sustainability kami. Ini mencerminkan komitmen nyata perusahaan dalam menurunkan jejak karbon secara bertahap dan terukur,” tambah Johny.
Partnership dengan HIJAU untuk Solusi Lengkap
Untuk memastikan keberhasilan proyek, Argo Manunggal Group bekerja sama dengan PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU). Direktur Utama HIJAU, Victor Samuel, menjelaskan bahwa perusahaan memberikan solusi komprehensif mulai dari perencanaan hingga pengawasan sistem. “Kami memastikan instalasi solar PV atap berjalan aman dan andal dengan standar keselamatan tinggi serta material berkualitas, seperti struktur hot dip galvanized (HDG) yang tahan korosi,” tambahnya dalam wawancara.
“Selain itu, sistem dilengkapi pengawasan real-time untuk menjaga performa jangka panjang,” jelas Victor. Ia menambahkan bahwa penyiapan tim khusus di setiap lokasi akan mempercepat proses konstruksi agar proyek selesai tepat waktu. “Kami juga menyiapkan seluruh material utama, termasuk modul PV dan inverter, sejak awal untuk meminimalkan potensi keterlambatan,” ujarnya.
Dengan melibatkan HIJAU, Argo Manunggal Group menargetkan integrasi teknologi terbarukan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada sumber daya energi konvensional yang lebih mahal dan berdampak lingkungan. “Kemitraan ini menjadi dasar untuk menciptakan sistem energi yang stabil, ekonomis, dan ramah lingkungan,” kata Victor. Selain itu, penggunaan material HDG diharapkan meningkatkan ketahanan struktur atap terhadap kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan deras atau panas berlebih.
Pembangunan PLTS atap di empat pabrik tekstil ini juga sejalan dengan tren global menuju ekonomi hijau. Industri tekstil, sebagai sektor yang membutuhkan energi dalam skala besar, menjadi target utama dalam upaya meminimalkan emisi karbon. Dengan energi surya, perusahaan tidak hanya mengurangi biaya listrik tetapi juga menciptakan dampak positif terhadap lingkungan. “Ini merupakan langkah penting dalam menunjukkan bahwa bisnis dapat tetap berkembang sambil menjaga keberlanjutan,” ujar Johny.
Manfaat Jangka Panjang untuk Industri Nasional
Proyek ini dianggap sebagai contoh nyata bagaimana industri nasional dapat berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. “Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban perusahaan untuk mengadaptasi teknologi yang ramah lingkungan,” kata Victor. Selain memastikan keandalan sistem, HIJAU juga fokus pada pengelolaan proyek secara profesional, mulai dari desain hingga pemasangan. “Pemantauan terus-menerus memungkinkan kami menyesuaikan operasi sesuai kebutuhan masing-masing pabrik,” jelasnya.
Adopsi PLTS atap juga menguntungkan dalam aspek finansial. Dengan memanfaatkan energi matahari, perusahaan mengurangi biaya operasional terkait listrik sekaligus meningkatkan penghematan jangka panjang. “Penggunaan energi terbarukan membantu kami mengurangi beban operasional hingga 30 persen dalam beberapa tahun ke depan,” kata Johny. Selain itu, proyek ini diperkirakan dapat menghasilkan kinerja yang lebih optimal karena penggunaan teknologi modern dan perencanaan matang.
Pembangunan PLTS atap di empat pabrik tekstil ini menjadi salah satu upaya paling ambisius Argo Manunggal Group dalam menghadapi tantangan energi. Dalam
