Kebijakan Baru: Potret “Panic Buying” BBM di Tetangga RI, Harga Tak Ditahan Lagi
Potret “Panic Buying” BBM di Tetangga RI, Harga Tak Ditahan Lagi
Panjang antrean kendaraan terpantau di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di pinggiran Bangkok, Thailand, pada Senin (16/3/2026). Banyak pengemudi bermobil bersiap mengisi bahan bakar menjelang berakhirnya kebijakan pembekuan harga yang diterapkan pemerintah. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Kebijakan tersebut berlaku selama 15 hari sejak awal Maret. Setelah periode pembekuan berakhir, harapan banyak orang akan terpenuhi dengan kenaikan harga bahan bakar. Hal ini memicu lonjakan permintaan, terutama di luar SPBU yang sempat mengalami kekurangan stok. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Permintaan Bahan Bakar Melonjak
Kerusuhan antrean terjadi akibat jumlah pengemudi yang memadat. Beberapa bahkan harus menunggu lama untuk mendapatkan solar. “Kami kekurangan bahan bakar karena banyak orang datang untuk mengisi. Mereka datang dari mana-mana,” ujar Poonyaporn Kerdphokha, seorang pekerja SPBU berusia 31 tahun yang telah bekerja di tempat tersebut lebih dari 10 tahun. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Kemacetan lalu lintas terjadi di sejumlah titik karena antrean yang mengular. Pihak pemerintah, melalui Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Transportasi Phiphat Ratchakitprakarn, menyatakan keputusan selanjutnya terkait penyesuaian harga akan diumumkan setelah masa pembekuan berakhir. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Add as a preferred source on Google

