Facing Challenges: Gol Vinicius bawa Real Madrid tundukkan Sevilla dengan skor tipis 1-0
Gol Vinicius Junior Memberi Kemenangan 1-0 Real Madrid atas Sevilla
Facing Challenges – Minggu (18/5) menjadi hari bersejarah bagi Real Madrid yang berhasil mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Sevilla dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan pekan ke-37 Liga Spanyol 2025/26 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Kemenangan ini memastikan tim asuhan Carlo Ancelotti berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 83 poin. Sementara itu, Sevilla terpaksa merengkuh kekalahan, kini berada di peringkat ke-13 dengan 43 poin, menurut laman resmi LaLiga.
Gol penentu kemenangan Los Blancos dicetak oleh Vinicius Junior di menit awal babak pertama. Serangan tim tamu berawal dari operan yang tepat dari Brahim Diaz, yang kemudian diakuisisi Kylian Mbappe. Meski tidak mencetak gol, pergerakan Mbappe di menit ke-14 menjadi pemicu lahirnya gol. Dia mengontrol bola dengan dada di dalam kotak penalti, lalu menghadapi tekanan ketat dari bek Sevilla, Jose Carmona. Benturan yang terjadi menghasilkan bola liar, yang langsung disambar Vinicius dengan sepakan akurat. Courtois, kiper Sevilla, terpaksa mengakui keunggulan Real Madrid.
Pada babak kedua, tempo permainan memanas. Meski ada banyak peluang, Real Madrid gagal memperbesar keunggulan. Pemain muda Franco Mastantuono hampir mencetak gol, tetapi bola membentur tiang gawang. Di sisi lain, Sevilla mencoba menekan dengan serangan beruntun dari Akor Adams, yang sering mengancam pertahanan Madrid. Namun, upaya mereka terhenti oleh penampilan solid dari barisan pertahanan Real Madrid, terutama Dean Huijsen, serta refleks yang baik dari Courtois.
Kylian Mbappe, yang kembali menjadi starter, sempat menghadirkan momen menggembirakan di menit ke-73. Umpan dari Jude Bellingham memberinya peluang emas, namun wasit Jose Maria Sanchez Martinez menganggapnya offside. Kekalahan ini juga diakhiri dengan penyelamatan krusial Courtois yang menepis sundulan Kike Salas di menit akhir pertandingan. Dengan skor 1-0, Real Madrid mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang berbunyi.
Klub dan Pemain yang Terlibat
Real Madrid memulai pertandingan dengan formasi 4-4-2, di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti. Tim ini mencatatkan penampilan mendekati sempurna dari kiper Thibaut Courtois, yang menjadi penghalang utama bagi Sevilla. Bek tengah Dean Huijsen juga tampil konsisten, mencegah Sevilla meraih gol tambahan. Di sisi lain, Sevilla memasukkan beberapa perubahan di sepanjang pertandingan. Odisseas Vlachodimos duduk di garda depan, sementara bek Jose Carmona digantikan Juanlu pada menit ke-69. Pemain sayap Gabriel Suazo juga terlibat dalam beberapa serangan, meski belum menghasilkan gol.
Dalam daftar pemain, Real Madrid menempatkan Kylian Mbappe di lini depan, yang mencatatkan tiga peluang matang di babak pertama. Meski gagal mencetak gol, Mbappe berperan penting dalam menginisiasi serangan. Di menit ke-14, gerakan Mbappe mengarah ke Vinicius Junior, yang berhasil memanfaatkan situasi untuk mencetak gol. Brahim Diaz, yang menjadi assist pertama, juga menunjukkan kualitas tekniknya dalam mengoper bola ke Mbappe.
Kompetisi antara kedua tim terasa ketat sepanjang pertandingan. Sevilla memperlihatkan komitmen besar untuk mengejar ketertinggalan, tetapi Real Madrid berhasil mempertahankan dominasi mereka. Perubahan strategi di paruh kedua tidak cukup mengubah skenario, meski Sevilla mencoba menggandakan tekanan melalui serangan balik. Kesigapan kiper Thibaut Courtois menghindari kebobolan di beberapa situasi kritis, termasuk saat Kike Salas mengirimkan sundulan di akhir pertandingan.
Pertandingan dan Perkembangan
Di awal pertandingan, Real Madrid memperlihatkan kontrol bola yang baik, dengan kombinasi antara Mbappe dan Vinicius Junior menjadi ancaman utama. Tapi di babak kedua, Mbappe terlihat lebih egois, memilih mengeksekusi peluang sendiri daripada berbagi dengan Vinicius. Kekhilafan ini berdampak langsung, karena bola yang dijatuhkan oleh Mbappe akhirnya direbut bek Sevilla, Kike Salas. Situasi tersebut menunjukkan bahwa keputusan Mbappe, meski terlihat pribadi, berdampak pada hasil pertandingan.
Sevilla, sebaliknya, tetap menunjukkan semangat pertahanan dan serangan. Akor Adams, striker utama, menjadi tulang punggung penyerangan mereka, dengan beberapa pergerakan menciptakan peluang. Namun, kemampuan pertahanan Real Madrid, yang dipimpin oleh Dean Huijsen, menghalangi Sevilla mencetak gol tambahan. Real Madrid juga menguasai bola lebih banyak di babak kedua, meski tidak ada gol yang tercipta dari mereka.
Dengan kekalahan ini, Sevilla terpaksa berada di urutan ke-13. Kemenangan Real Madrid membawa mereka mendekati posisi pertama, yang kini dikuasai Barcelona. Pada pertandingan pekan depan, Real Madrid akan menjamu Athletic Bilbao, sementara Sevilla akan melawat ke markas Celta Vigo. Kedua tim punya ambisi besar, dengan Real Madrid berusaha memperkuat posisi mereka di klasemen, dan Sevilla berharap menambah poin untuk berjuang di zona playoff.
????. ¡El @realmadrid vence en el Ramón Sánchez-Pizjuán gracias al tanto de @vinijr ! #LALIGAEASPORTS | #DesenlaceLALIGA pic.twitter.com/zcFRj29U5q — LALIGA (@LaLiga) May 17, 2026
