KemenPPPA gandeng Alfamidi semangati ratusan anak disabilitas
Kolaborasi KemenPPPA dan Alfamidi untuk Anak Disabilitas di Hari Anak Nasional
Menggalangkebaikan.com – Jakarta kembali menjadi pusat perhatian dalam upaya mendukung anak-anak penyandang disabilitas. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menjalin kerja sama strategis dengan PT Midi Utama Indonesia Tbk atau yang lebih dikenal sebagai Alfamidi. Kegiatan ini berlangsung di Panti Sosial Bina Netra Cahaya Batin, Jakarta, dengan tujuan memberikan motivasi kepada ratusan anak yang memiliki kebutuhan khusus. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan inklusi sosial yang lebih luas.
Momentum untuk Melindungi Hak Anak
Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menyampaikan pesan penting dalam acara tersebut. Beliau menekankan bahwa momen ini harus dimanfaatkan untuk semakin mencintai, melindungi, dan memenuhi hak setiap anak. Menurut beliau, anak-anak merupakan masa depan bangsa yang perlu mendapatkan dukungan penuh agar dapat meraih cita-cita mereka. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk memastikan anak-anak disabilitas tidak tertinggal.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk semakin mencintai, melindungi dan memenuhi hak setiap anak. Anak-anak adalah masa depan bangsa yang harus kita dukung agar dapat meraih cita-citanya,” kata Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Senin (20/7).
Melalui program Jelajah SAPA yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional, KemenPPPA mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor. Tujuannya adalah mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi semua anak tanpa terkecuali. Program ini telah menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial.
Komitmen Alfamidi terhadap Inklusi
Retriantina Marhendra, Corporate Communication Manager Alfamidi, menyampaikan rasa bangga perusahaan menjadi bagian dari kegiatan Jelajah SAPA di Panti Sosial Bina Netra Cahaya Batin. Program ini merupakan inisiatif dari KemenPPPA yang telah berjalan sejak lama. Kehadiran Alfamidi menunjukkan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial.
Alfamidi memiliki komitmen kuat terhadap inklusi yang diimplementasikan dalam berbagai kegiatan. Salah satu program unggulan mereka adalah Alfability yang telah dimulai sejak tahun 2012. Program ini bertujuan membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan mendorong kehadiran pekerja yang tetap percaya diri serta produktif. Hingga saat ini, Alfamidi telah mempekerjakan 344 karyawan disabilitas. Jumlah ini melampaui ketentuan minimal satu persen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
“Menjelang Hari Anak Nasional, kami ingin mengajak setiap anak untuk terus bermimpi. Masa depan tidak ditentukan oleh keterbatasan tetapi oleh semangat, keberanian, dan usaha untuk terus belajar,” kata Retriantina.
Semangat dari Warga Panti
Muhammad Shofha, salah satu warga binaan Panti Sosial Bina Netra Cahaya Batin, mengaku senang mengikuti acara ini. Ia berharap setelah lulus sekolah bisa bekerja dan menyemangati teman-teman disabilitas lainnya untuk tidak menyerah apa pun keadaannya. Pengalaman seperti ini memberikan inspirasi bagi anak-anak untuk terus berusaha.
Dalam kegiatan tersebut, Alfamidi menyerahkan 100 paket goodie bag dan sembako bagi anak-anak disabilitas. Donasi ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan anak-anak yang tinggal di panti asuhan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan menambah semangat belajar mereka.
Kolaborasi antara KemenPPPA dan Alfamidi ini menjadi contoh nyata bagaimana berbagai pihak dapat bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Dengan dukungan dari sektor swasta dan pemerintah, anak-anak disabilitas memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berkembang dan meraih masa depan yang cerah. Program seperti Jelajah SAPA tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga membuka ruang dialog antara berbagai pemangku kepentingan.
Melalui pendekatan yang holistik, diharapkan anak-anak penyandang disabilitas dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berdaya. Setiap langkah kecil yang diambil hari ini akan berdampak besar bagi masa depan mereka.
