What Happened: Hornbills paksa Kesatria mainkan gim ketiga
Hornbills paksa Kesatria mainkan gim ketiga
What Happened – Jakarta – Pertandingan babak pertama playoffs IBL GoPay 2026 memasuki momen kritis setelah Bogor Hornbills sukses menaklukkan Kesatria Bengawan Solo dengan skor 111-103 dalam gim kedua yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Bogor, pada Rabu malam. Kemenangan ini memberi harapan baru bagi Hornbills, yang kini menggeser skor seri best-of-three menjadi 1-1. Performa luar biasa dari Travin Thibodeaux menjadi faktor utama dalam keberhasilan timnya bangkit dari keterpurukan.
Kiprah Pemain Asing dan Lokal
Thibodeaux, sebagai kapten tim, menjadi motor utama kebangkitan Hornbills. Pemain asing tersebut mencatatkan triple-double dengan torehan 29 poin, 14 rebound, serta 13 assist. Dengan kontribusi ini, ia membawa timnya menyamakan kedudukan yang sempat diungguli Kesatria hingga 19 poin di babak pertama. “Sebagai leader di tim ini, saya mengakui bahwa kami masih tertinggal di awal pertandingan. Namun, semua pemain mengikuti langkah saya dan mampu meningkatkan performa. Saya juga terkejut dengan penampilan para shooter lokal, yang berperan besar dalam menentukan kemenangan,” ujar Thibodeaux dalam laman resmi IBL.
“Sebagai leader di tim ini, saya mengakui bahwa kami masih tertinggal di awal pertandingan. Namun, semua pemain mengikuti langkah saya dan mampu meningkatkan performa. Saya juga terkejuk dengan penampilan para shooter lokal, yang berperan besar dalam menentukan kemenangan,” kata Thibodeaux dalam laman resmi IBL.
Pertandingan sempat memanas saat Kesatria mencoba membangun keunggulan dengan skor 91-91 di akhir waktu normal. Avan Seputra menjadi penentu skor tersebut, yang memberi momentum besar bagi tim tamu. Namun, Hornbills tidak kalah semangat. Mereka secara perlahan menemukan ritme permainan dan mulai mengambil alih kendali. Ketenangan serta agresivitas tim tuan rumah memungkinkan mereka membalikkan keadaan di fase kritis sebelum memasuki overtime.
Babak tambahan waktu berjalan dramatis. Hornbills langsung memperlihatkan dominasi dengan keunggulan 8-0, termasuk dua tembakan tiga angka yang dilakukan Kaleb Wesson dan Sevly Rondonuwu. Perbedaan dalam efisiensi tembakan jadi faktor penentu, sebab Kesatria hanya mampu memasukkan empat dari 12 percobaan, sementara Hornbills berhasil mengubah tujuh dari 14 percobaan. Capaian ini membuat permainan di overtime berjalan lebih tenang bagi Hornbills, yang akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 20-12.
Kinerja Individu dan Strategi Tim
Di samping Travin Thibodeaux, beberapa pemain lain juga berkontribusi signifikan. Stephaun Branch menjadi andalan dengan membukukan 25 poin, delapan rebound, dan delapan assist. Kaleb Wesson mencatatkan 24 poin serta 14 rebound, sementara Sevly Rondonuwu memberi tambahan 14 poin, lima rebound, dan empat assist. Pemain asli daerah ini juga berhasil memasukkan empat dari sembilan tembakan tiga angka, yang menjadi pembeda utama dalam pertandingan.
Hornbills juga dibantu oleh Daniel Timothy Wenas yang mencetak 11 poin, termasuk tiga tembakan tiga angka. Total 15 tembakan tiga angka yang dicetak tim ini dari 41 percobaan menjadi salah satu kunci utama dalam mengimbangi serangan Kesatria. Dengan dominasi dari luar, Hornbills mampu mengejar ketertinggalan sekaligus memastikan pengendalian di overtime.
Sementara itu, Kesatria mengalami kelelahan di babak tambahan waktu. Mereka hanya mencetak empat poin dari 12 percobaan, sementara Hornbills mampu meraih tujuh poin. Tiga blok yang berhasil dicatat Hornbills juga memberi tekanan tambahan terhadap serangan Kesatria, yang sebelumnya bergantung pada Rayvonte Rice dan Kentrell Barkley. Rice menjadi top skorer tim dengan 44 poin, sembilan rebound, tiga assist, dua steal, dan dua block. Barkley menambah 30 poin serta 10 rebound, sedangkan CJ Gettys mencatatkan 13 poin dan 18 rebound.
Momen Penting dalam Perjalanan Pertandingan
Keberhasilan Hornbills dalam menutup pertandingan dengan skor 20-12 di overtime menunjukkan ketangguhan mereka di bawah tekanan. Meski Kesatria sempat memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan, mereka gagal memanfaatkan peluang tersebut. Berbeda dengan Hornbills yang menunjukkan ketenangan dan fokus tinggi, terutama di akhir pertandingan. Performa penuh dari tim tuan rumah membuat mereka kembali ke GOR Laga Tangkas untuk memperebutkan gim ketiga.
Kemenangan ini menjadi pendorong penting bagi Hornbills dalam upaya melangkah ke putaran berikutnya. Meski Kesatria memiliki beberapa pemain berbakat, konsistensi dari tim tuan rumah terbukti lebih kuat di babak tambahan waktu. Kini, perhatian terpusat pada gim ketiga yang akan digelar pada 30 Mei di GOR Laga Tangkas. Pertandingan ini akan menjadi penentu nasib kedua tim, sebab skor 1-1 mengubah suasana kompetisi.
Dalam babak pertama, Kesatria menguasai momentum, tetapi kelelahan di akhir pertandingan membuat mereka kehilangan keunggulan. Sebaliknya, Hornbills menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik. Mereka tidak hanya menutup jarak, tetapi juga memperlihatkan dominasi melalui strategi dan kekuatan individu. Pemain lokal yang tampil konsisten, seperti Sevly Rondonuwu, memberi dampak besar. Penembakan tiga angka yang mengalir dari bangku cadangan memb
