Key Discussion: Pelatih RANS sebut pemain tampil di bawah standar
Pelatih RANS sebut pemain tampil di bawah standar
Jakarta, pada hari Minggu 26 April, pelatih RANS Simba Bogor, Antonius Joko Endratmo, menyatakan bahwa timnya gagal mencapai performa maksimal setelah kalah telak 58-87 melawan Pelita Jaya Jakarta dalam laga IBL.
“Kami memulai dengan baik di kuarter pertama, tetapi kinerja yang menurun di kuarter kedua, dipaduai dengan kesulitan memecah pertahanan lawan, jadi penyebab utama kekalahan,” ujar Antonius.
Menurut Antonius, Kenyon Joseph Buffen dan rekan-rekannya mencoba mempertahankan keunggulan awal dan membuat skor tetap seimbang, meski permainan berubah drastis saat memasuki kuarter kedua. Tuan rumah menguasai pertandingan dengan pertahanan yang sangat ketat, sehingga membatasi kemampuan RANS dalam menembus serangan dan menghasilkan angka.
Teori tersebut didukung oleh fakta bahwa dalam kuarter kedua, Pelita Jaya Jakarta mencetak 33 poin sementara RANS hanya mampu meraih tiga angka, menyebabkan ketertinggalan yang membesar dan sulit ditangani hingga akhir laga. Meski ada peningkatan di kuarter ketiga dan keempat, perbedaan skor yang sudah cukup signifikan menghambat kemampuan tim dalam membangun kembali permainan.
Oleh karena itu, pemain harus meningkatkan kepercayaan diri dan efektivitas serangan akhir agar bisa bersaing lebih baik di pertandingan mendatang. Antonius mengapresiasi peran pemain pelapis, seperti Daniel Salamena, yang meski tampil dalam durasi terbatas, tetap memberikan kontribusi berharga. Ia berharap hal tersebut menjadi fondasi untuk bangkit di pertandingan berikutnya.
