New Policy: Kenali 5 KA dengan Relasi Terpanjang di Indonesia

khrisna-edit-1783841130-625c90e2fd

Lima Perjalanan Kereta Api Terpanjang di Nusantara

New Policy – Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan berbagai layanan kereta jarak jauh yang menghubungkan banyak kota di Pulau Jawa. Di antara semua layanan yang tersedia, ada lima kereta api dengan rute perjalanan terpanjang. Rute-rute ini menempuh jarak mulai dari sekitar 825 kilometer hingga melampaui 1.000 kilometer. Perjalanan jarak jauh ini memberikan pengalaman menarik bagi para penumpang. Melalui jendela kereta, penumpang dapat menyaksikan perubahan pemandangan dari kawasan perkotaan, sawah, pegunungan, pantai, hingga pemandangan di ujung timur Pulau Jawa.

Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menjelaskan bahwa berbagai relasi kereta api jarak jauh memberikan masyarakat banyak pilihan untuk bepergian antar kota. Hal ini termasuk layanan dengan jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer. Menurut beliau, setiap kereta api memiliki karakter perjalanan, kota pemberhentian, dan daerah tujuan yang berbeda. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, baik untuk berlibur, mengunjungi keluarga, bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalankan kegiatan usaha.

Daftar Lima Kereta Api dengan Relasi Terpanjang

1. KA Blambangan Ekspres dengan relasi Pasarsenen–Ketapang pulang pergi. Jarak tempuh sekitar 1.030 kilometer. Pada tahun 2025, kereta ini melayani 533.988 pelanggan dan pada Semester I 2026 melayani 247.142 pelanggan.

2. KA Sangkuriang menghubungkan Bandung–Ketapang secara pulang pergi. Jaraknya sekitar 1.002 kilometer. Sejak mulai beroperasi pada Mei hingga Juni 2026, KA Sangkuriang telah melayani 133.119 pelanggan.

3. KA Pandalungan dengan relasi Gambir–Jember pulang pergi. Jarak tempuh sekitar 919 kilometer. Tahun 2025 melayani 409.200 pelanggan dan pada Semester I 2026 melayani 211.325 pelanggan.

4. KA Gajayana menghubungkan Gambir–Malang secara pulang pergi. Jaraknya sekitar 904 kilometer. Tahun 2025 melayani 308.106 pelanggan dan pada Semester I 2026 melayani 162.379 pelanggan.

5. KA Gaya Baru Malam Selatan dengan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng pulang pergi. Jarak tempuh sekitar 825 kilometer. Tahun 2025 melayani 389.736 pelanggan dan pada Semester I 2026 melayani 198.582 pelanggan.

“Setiap kereta api memiliki karakter perjalanan, kota pemberhentian, dan daerah tujuan yang berbeda. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, baik untuk berlibur, mengunjungi keluarga, bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalankan kegiatan usaha,” kata Anne Purba.

KA Blambangan Ekspres menempati peringkat pertama sebagai kereta api dengan relasi terpanjang di Indonesia. Perjalanannya menghubungkan Jakarta dengan Ketapang di Banyuwangi melalui sejumlah kota di pesisir utara dan timur Pulau Jawa, seperti Cirebon, Semarang, Cepu, Bojonegoro, Surabaya, Probolinggo, dan Jember. Setibanya di Banyuwangi, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi wisata, seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Alas Purwo, Pantai Pulau Merah, kawasan kota Banyuwangi, maupun Pelabuhan Ketapang untuk perjalanan lanjutan menuju Bali.

Di peringkat kedua, KA Sangkuriang menghubungkan Bandung dengan Ketapang melalui lintas selatan Pulau Jawa. Dalam perjalanannya, kereta api ini melayani sejumlah kota seperti Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi. Kehadiran KA Sangkuriang memperluas pilihan perjalanan langsung bagi masyarakat Jawa Barat menuju Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pelanggan dapat melakukan perjalanan panjang dalam satu kereta api tanpa perlu berpindah layanan di tengah perjalanan.

KA Pandalungan berada di posisi ketiga dengan relasi Gambir–Jember. Kereta api ini menghubungkan pusat Jakarta dengan kawasan Tapal Kuda Jawa Timur melalui Cirebon, Semarang, Bojonegoro, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, hingga Jember. Relasi tersebut mendukung perjalanan masyarakat menuju pusat pendidikan, pemerintahan, perdagangan, serta pariwisata di wilayah Jawa Timur. Dari Jember, pelanggan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi alam dan budaya di kawasan Jember, Lumajang, Bondowoso, dan sekitarnya.

Pada posisi keempat, KA Gajayana melayani perjalanan antara Gambir dan Malang. Jalurnya melewati sejumlah kota di lintas selatan, seperti Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Kediri, Tulungagung, Blitar, dan Kepanjen. Perjalanan tersebut menghadirkan akses menuju sejumlah kota wisata dan budaya. Pelanggan dapat merencanakan liburan ke Yogyakarta, Solo, Blitar, hingga Malang yang dikenal dengan wisata sejarah, kuliner, pegunungan, serta beragam destinasi keluarga.

Melengkapi lima besar, KA Gaya Baru Malam Selatan menghubungkan Pasarsenen dengan Surabaya Gubeng. Kereta api ini melayani perjalanan melalui Cirebon, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, dan Mojokerto. Dengan rute yang telah ada, penumpang dapat menikmati perjalanan nyaman dari ibu kota menuju kota terbesar kedua di Jawa Timur.