New Policy: Semester I 2026, 8 Layanan KAI Group Penunjang Akses Bandara Layani 7,47 Juta Pelanggan

khrisna-edit-1783841203-97582cacb9

Layanan Kereta KAI Group Capai 7,47 Juta Penumpang di Semester Pertama 2026

New Policy – Perjalanan menuju bandara sering kali menjadi momen penting yang menandai awal dari berbagai aktivitas, baik itu liburan keluarga, kunjungan kerabat, maupun perjalanan bisnis. Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut, KAI Group menghadirkan rangkaian layanan berbasis rel yang menghubungkan terminal udara dengan pusat kota serta kawasan sekitarnya. Selama Semester I tahun 2026, tercatat delapan layanan penunjang akses bandara dari KAI Group telah melayani sebanyak 7.468.887 pelanggan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,94 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, yang sebelumnya mencatatkan 7.255.754 penumpang.

Anne Purba, sebagai Vice President Corporate Communication KAI, menyampaikan bahwa keberadaan kereta api menuju bandara menawarkan opsi perjalanan yang terstruktur dan terjadwal. Hal ini memudahkan para pelanggan dalam menyusun rencana perjalanan lanjutan mereka. “Pada Semester I 2026, jumlah pelanggan pada delapan layanan tersebut bertambah 213.133 pelanggan dibanding periode yang sama tahun lalu,” jelas Anne. Kehadiran layanan ini membantu masyarakat menghubungkan perjalanan udara dengan pusat kota, kawasan permukiman, pusat kegiatan, dan stasiun kereta api.

Daftar Lengkap Layanan Akses Bandara KAI Group

Berikut adalah delapan layanan KAI Group yang mendukung akses bandara pada Semester I 2026:

1. KA Bandara YIA Reguler dengan relasi Yogyakarta–Wates–Bandara YIA pulang pergi (pp) Semester I 2026 melayani 908.898 pelanggan.

2. KA Bandara YIA Xpress relasi Yogyakarta–Bandara YIA pp Semester I 2026 melayani 434.765 pelanggan. Kedua layanan tersebut dikelola oleh KAI Bandara dan secara keseluruhan melayani 1.343.663 pelanggan di wilayah Yogyakarta.

3. KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu pp Semester I 2026 melayani 793.519 pelanggan.

4. KA Srilelawangsa relasi Medan–Kuala Bingai pp Semester I 2026 melayani 1.345.715 pelanggan. Layanan ini terhubung dengan perjalanan menuju Bandara Kualanamu melalui Stasiun Medan. Dua relasi Srilelawangsa yang dikelola KAI Bandara tersebut secara keseluruhan melayani 2.139.234 pelanggan di Sumatra Utara. Dengan demikian, seluruh layanan yang dikelola KAI Bandara di Yogyakarta dan Sumatra Utara melayani 3.482.897 pelanggan selama Semester I 2026.

5. Commuter Line Basoetta relasi Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta pp Semester I 2026 melayani 1.197.413 pelanggan.

6. KA Bandara Internasional Adi Soemarmo atau KA BIAS KA BIAS melayani relasi Bandara Adi Soemarmo–Madiun serta Bandara Adi Soemarmo–Caruban pp. Pada Semester I 2026, layanan ini mencatat 461.482 pelanggan.

7. KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau pp Semester I 2026 melayani 120.599 pelanggan.

8. LRT Sumsel relasi Stasiun DJKA–Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pp Semester I 2026 melayani 2.206.496 pelanggan.

Anne menjelaskan, setiap wilayah memiliki pola layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Di Yogyakarta, pelanggan dapat memilih KA Bandara YIA Reguler yang berhenti di Stasiun Wates atau KA Bandara YIA Xpress dengan perjalanan langsung antara Stasiun Yogyakarta dan Bandara YIA. Di Sumatra Utara, KA Srilelawangsa menghubungkan Medan dengan Kualanamu serta memperluas jangkauan pelayanan hingga Kuala Bingai. Sementara itu, Commuter Line Basoetta, KA BIAS, KA Minangkabau Ekspres, dan LRT Sumsel melayani karakter perjalanan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Pilihan layanannya beragam, mulai dari kereta bandara langsung, commuter, kereta api lokal, hingga LRT. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai lokasi keberangkatan, jadwal penerbangan, dan rencana perjalanan berikutnya,” kata Anne.

Layanan tersebut juga membantu pelanggan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi menuju bandara. Jadwal perjalanan yang tersedia memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memperkirakan waktu keberangkatan dengan lebih terencana, terutama pada akhir pekan dan masa liburan. KAI mengimbau pelanggan memeriksa jadwal dan ketersediaan tiket melalui aplikasi serta kanal resmi masing-masing layanan. Pelanggan juga perlu menyesuaikan waktu perjalanan kereta dengan jadwal penerbangan, proses pemeriksaan keamanan, dan waktu pelayanan check-in di bandara.

“Perjalanan yang nyaman menuju bandara dimulai dari perencanaan waktu yang baik. Kami mengajak pelanggan memeriksa jadwal lebih awal dan menggunakan kanal resmi untuk memperoleh informasi perjalanan terbaru,” tutup Anne.