New Policy: N.Flying ditunjuk jadi duta promosi pariwisata Korea Selatan
N.Flying Ditetapkan Sebagai Duta Promosi Wisata Korea Selatan
New Policy – Dari Jakarta, organisasi pariwisata Korea Selatan, Korea Tourism Organization (KTO), secara resmi mengumumkan keputusan strategis untuk menunjuk grup boy band N.Flying sebagai duta promosi wisata. Pengumuman ini dilakukan melalui siaran berita The Korea Times pada Rabu, 11 Juni 2026, dan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengembangkan daya tarik wisatawan mancanegara. N.Flying, yang telah dikenal sebagai salah satu grup K-pop dengan penampilan yang dinamis dan musik yang menarik, diharapkan menjadi wajah utama kampanye HiKR, merek pariwisata premium yang berperan sebagai platform integrasi untuk promosi wisata Korea Selatan. Dengan keterlibatan N.Flying, KTO berupaya memperkuat keberadaan Korea sebagai destinasi yang diminati secara global.
Kemitraan dengan HiKR untuk Meningkatkan Promosi Digital
Kampanye HiKR, yang dirancang sebagai inisiatif utama pemerintah, akan memanfaatkan kehadiran N.Flying untuk menghadirkan keunikan Korea Selatan melalui platform digital. Dalam peran ini, grup akan mempromosikan berbagai atraksi wisata, budaya, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Korea melalui media sosial, video promosi, dan acara khusus. Wakil Presiden KTO, Park Sung-hyeuck, menekankan bahwa ini adalah langkah strategis untuk menjangkau pasar internasional yang lebih luas. “Kami percaya bahwa basis penggemar global N.Flying dapat menjadi daya tarik yang kuat untuk meningkatkan jumlah pengunjung dari luar negeri,” kata Park dalam pernyataan resmi.
“Pakai dengar masa N.Flying menjadi duta wisata, kami menargetkan untuk menghadirkan pengalaman yang menarik serta menunjukkan bahwa Korea Selatan memiliki lebih dari sekadar kepopuleran musiknya.”
Keputusan ini sejalan dengan tren pariwisata global yang semakin dipengaruhi oleh hiburan dan budaya pop. Sebelumnya, beberapa grup K-pop lain seperti BTS dan EXO juga pernah menjadi duta wisata, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pengunjung dari Asia Tenggara dan Eropa. N.Flying, yang memiliki keunikan dalam menampilkan musik yang bercampur genre pop dan rock, dianggap cocok untuk membangkitkan minat wisatawan terhadap destinasi Korea Selatan. Dengan konser yang akan digelar di berbagai kota, seperti Seoul, Gwangju, Daegu, dan Busan, KTO memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan sisi baru dari budaya dan kehidupan Korea.
Paket Tur Khusus untuk Penggemar Internasional
Sebagai bagian dari strategi, perusahaan perjalanan Celetrip—yang didukung oleh inkubator startup nasional—akan meluncurkan paket tur khusus yang terkait langsung dengan konser N.Flying. Paket ini dirancang untuk menggabungkan pengalaman menonton pertunjukan dengan eksplorasi destinasi wisata populer di Korea Selatan. Kota-kota yang dipilih dalam tur domestik ini memiliki keunikan masing-masing, seperti Seoul yang terkenal dengan landmark historis dan modern, Gwangju yang dikenal sebagai pusat seni dan inovasi, Daegu yang menyajikan budaya tradisional, dan Busan yang menawarkan pemandangan pantai serta atmosfer kota pelabuhan.
Kami sudah menyiapkan berbagai paket tur yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan. Misalnya, penggemar dapat mengikuti tur yang menggabungkan keindahan alam seperti Gunung Jangsu dan Pantai Gwangalli, sekaligus menghadiri konser N.Flying di venue utama seperti Olympic Park dan Seoul Arts Center. Selain itu, kegiatan khusus seperti workshop musik dan eksplorasi tempat-tempat budaya akan ditambahkan untuk menarik pengunjung yang ingin mendalaminya sisi lain Korea Selatan. Celetrip juga berencana mengintegrasikan teknologi augmented reality dalam paket tur untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif.
Sejarah dan Popularitas N.Flying
Grup N.Flying, yang debut pada tahun 2015 di bawah label FNC Entertainment, telah menarik perhatian publik sejak awal karier mereka. Dengan tampilan yang energik dan vokal yang mampu menggugah, mereka secara cepat membangun loyalitas penggemar. Namun, popularitas mereka benar-benar meningkat pada tahun 2019 setelah lagu “Rooftop” mereka menduduki puncak tangga lagu lokal. Lagu ini menjadi salah satu bukti bahwa musik Korea Selatan tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menyampaikan pesan emosional dan budaya yang kuat.
KTO tidak hanya mengandalkan kinerja musik N.Flying, tetapi juga kekuatan visual mereka dalam menyampaikan identitas nasional Korea. Dalam konser yang akan digelar, para anggota akan menampilkan atraksi yang memadukan musik dan seni budaya, seperti tarian tradisional dan koreografi modern. Ini diharapkan menjadi contoh bagus bagaimana Korea Selatan mampu memperkenalkan nilai-nilai budaya yang unik sambil tetap menarik bagi generasi muda di seluruh dunia. “Penggemar K-pop adalah pasar yang potensial, dan dengan menggabungkan antusiasme mereka dengan keindahan Korea, kami yakin bisa menciptakan daya tarik yang lebih besar,” tambah Park.
Paket tur ini juga diharapkan dapat menjadi jembatan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Korea Selatan dengan cara yang lebih menyenangkan. Dengan menghadirkan konser sebagai elemen utama, KTO memperkirakan bahwa ini akan meningkatkan partisipasi wisatawan dari negara-negara seperti Jepang, Tiongkok, dan Amerika Serikat. Selain itu, kampanye HiKR juga berencana menjangkau pasar Eropa melalui kolaborasi dengan agen perjalanan lokal yang memiliki hubungan kuat dengan wisatawan dari kawasan tersebut.
Korelasi antara Musik dan Pariwisata
Pariwisata Korea Selatan kini bergantung pada kekuatan industri hiburan, terutama K-pop, untuk menarik minat wisatawan internasional. Dengan menempatkan N.Flying sebagai duta, KTO berusaha memperkuat posisi ini. Sebelumnya, pemerintah telah meluncurkan berbagai inisiatif seperti penyelenggaraan festival musik internasional dan pameran seni modern. Namun, keterlibatan grup boy band dinilai sebagai langkah yang lebih efektif karena mampu menyentuh hati audiens muda dengan cara yang lebih personal dan dinamis.
Penggemar N.Flying, yang tersebar di berbagai belahan dunia, akan menjadi target utama kampanye ini. Selain itu, kampanye akan memanfaatkan platform digital untuk menjangkau lebih banyak audiens. Dengan memposting video konser, ulasan tempat wisata, dan interaksi langsung dengan anggota grup, KTO berharap dapat menarik wisatawan yang mencari pengalaman holistik. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pengunjung merasa terhubung dengan Korea Selatan, baik melalui musik maupun budaya,” jelas Park dalam wawancara khusus.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan mancanegara ke Korea Selatan meningkat signifikan, terutama karena popularitas K-pop dan media hiburan lainnya. KTO menargetkan peningkatan 20% dalam jumlah pengunjung selama tahun 2026, dan N.Flying diharapkan menjadi bagian penting dalam pencapaian tujuan ini. Dengan kehadiran grup yang memiliki kepopuleran global, Korea Sel
