Meeting Results: Zverev lewati ujian babak pembukanya di Italian Open 2026
Zverev lewati ujian babak pembukanya di Italian Open 2026
Pertandingan Pembuka
Meeting Results – Roma, Jumat – Petennis asal Jerman, Alexander Zverev, sukses mengatasi tantangan dari rekan senegaranya, Daniel Altmaier, dalam pertandingan pembuka turnamen Internazionali BNL d’Italia 2026. Setelah penghentian akibat hujan yang berlangsung lebih dari 90 menit, Zverev memperoleh kemenangan 7-5, 6-3 untuk memulai perjalanannya menuju ajang ATP Masters 1000 Roma. Ini menjadi kemenangan pertama dalam perjalanan turnamen bagi petenis berusia 26 tahun yang pernah mengangkat gelar di Roma pada 2017 dan 2024.
Dalam pertandingan tersebut, Zverev mengalami kesulitan fisik sepanjang pertandingan. Setelah melalui kesulitan di set pertama, petenis peringkat tiga dunia itu menemukan kembali ritme permainannya. “Ini adalah pertandingan yang sulit bagi saya secara fisik. Saya merasa kurang sehat,” ungkap Zverev setelah mencatatkan kemenangan keempat dari lima pertemuan melawan Altmaier, seperti yang dikutip dari ATP.
“Dia bermain luar biasa. Saya pikir ini adalah permainan terbaiknya mungkin yang pernah ia mainkan, terutama melawan saya,” kata Zverev. “Dia pemain yang cukup defensif, jadi Anda juga perlu agresif. Anda perlu mengendalikan reli. Saya menemukan cara dan itu yang terpenting.”
Petenis Altmaier, yang tergolong baru dalam rangkaian pemain muda, menunjukkan performa tajam sepanjang pertandingan. Ia mampu mematahkan servis Zverev di kedua set dan secara konsisten menggangu permainan lawannya dengan pukulan keras serta variasi yang cukup mengancam. Namun, Zverev berhasil mengatasi keberhasilan Altmaier dan menunjukkan permainan yang lebih stabil di set kedua, meski sempat terpeleset saat mengubah arah untuk mengejar pukulan drop shot.
Pemulihan yang Berhasil
Dalam pertandingan berdurasi satu jam 44 menit, Zverev mengalami kekacauan di awal set pertama. Kedudukan 5-3 mengakibatkan kesulitan berkepanjangan bagi Zverev, tetapi ia mampu bangkit dan mengubah momentum. Pada set kedua, petenis tersebut kehilangan servis di gim ketiga akibat kekacauan lapangan, namun segera merespons dengan tajam di momen-momen kritis. Keberhasilannya menstabilkan level permainan menunjukkan adaptasi yang baik terhadap strategi Altmaier.
Zverev juga menunjukkan dominasi di bagian akhir pertandingan. Dengan mengambil risiko lebih besar di kedua sisi lapangan, ia mampu mengimbangi 23 kesalahan sendiri dengan 26 poin pemenang. Kemampuan ini menjadi kunci untuk meraih kemenangan setelah melalui perjuangan panjang. “Saya merasa senang bisa menemukan kembali fokus permainan setelah mengalami kesulitan di awal pertandingan,” tambahnya.
Hasil Lain dalam Turnamen
Dalam babak yang sama, Casper Ruud dan Jiri Lehecka juga mencatatkan kemenangan yang mengantar mereka ke babak ketiga. Kedua pemain tersebut akan bertemu untuk pertama kalinya sejak 2023, menambah kegembiraan turnamen. Ruud, yang telah tiga kali mencapai semifinal Roma, mengalahkan Zachary Svajda 6-1, 6-3, sementara Lehecka, unggulan ke-11, menundukkan Jan-Lennard Struff 7-6(4), 6-3.
Kemenangan Zverev di Roma terjadi hanya lima hari setelah kekalahan dalam dua set langsung dari Jannik Sinner di final Madrid. Meski mengalami kegagalan tersebut, petenis berusia 26 tahun tetap memiliki peluang untuk bertemu kembali dengan Sinner di babak final jika masing-masing mencapai level yang optimal. Sebelum itu, Zverev harus menghadapi tantangan lebih besar, yaitu babak ketiga yang akan melawan Tallon Griekspoor (unggulan ke-29) atau Alexander Blockx, petenis Belanda yang tengah naik daun.
Dalam konteks turnamen, kemenangan Zverev tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai unggulan kedua, tetapi juga menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi tekanan. Meski Altmaier menggiring pertandingan dengan pukulan berat dan variasi yang mengancam, Zverev mampu menunjukkan kekuatan mental serta konsistensi yang dibutuhkan untuk meraih hasil positif. Pertandingan ini menandai awal yang baik bagi petenis yang tengah mencoba mengulang kesuksesan di Roma.
Pelemparan kejutan lain datang dari permainan Lehecka, yang menunjukkan kemampuan tajam dalam menghadapi Struff. Pemain asal Republik Ceko itu menguasai pertandingan dengan kecepatan dan keakuratan pukulan, menunjukkan potensi sebagai pesaing kuat di babak-babak lanjutan. Sementara itu, Ruud, yang dikenal sebagai pemain konsisten, menunjukkan dominasi di set pertama dengan tiga game langsung, memperlihatkan kemampuan bertahan di lapangan kering.
Sebagai salah satu atlet yang dinantikan, Zverev terus menunjukkan progres yang signifikan sepanjang musim. Kemenangannya di Roma menjadi bukti bahwa ia mampu mengatasi tekanan dan konsistensi permainan setelah laga yang berat. Pertandingan melawan Altmaier juga mengingatkan para penonton tentang permainan berkelas yang bisa dihasilkan oleh petenis muda dalam kompetisi level tinggi.
