Special Plan: ZTE dan XLSMART luncurkan pusat inovasi di Jakarta

ZTE dan XLSmart Perkenalkan Pusat Inovasi untuk Mendorong Transformasi Digital di Indonesia

Special Plan – Jakarta, 28 Mei 2024 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas teknologi dan mendorong inovasi di sektor digital, ZTE dan XLSmart hari ini meresmikan pusat inovasi terpadu di Jakarta. Lokasi baru ini berada di gedung The East Building, Kuningan, Jakarta Selatan, yang menjadi basis operasional ZTE Indonesia. Pusat inovasi ini bertujuan untuk menjadi wadah pengembangan solusi berbasis 5G-A dan AI, yang diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekosistem teknologi di Indonesia.

Latar Belakang dan Tujuan Peluncuran

Kehadiran pusat inovasi ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi dinamika digital yang semakin pesat di kawasan Asia Tenggara. Dengan beralihnya ke teknologi 5G-Advanced dan kecerdasan buatan, Indonesia diharapkan bisa menguasai perubahan global dalam infrastruktur digital. Pusat tersebut akan berfungsi sebagai ruang percobaan untuk mengaplikasikan teknologi di berbagai bidang industri, sekaligus mendorong pengembangan model bisnis yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, fasilitas ini menjadi platform terbuka bagi pelaku industri, universitas, dan mitra ekosistem untuk berkolaborasi menciptakan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Pelaku Industri dan Stakeholder Penting

Acara peluncuran dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, termasuk perwakilan pemerintah dan pemangku kepentingan industri. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (RI) Nezar Patria, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta para direktur perusahaan besar seperti Franky Oesman Widjaja dari Sinarmas Telecommunication & Technology dan Richard Liang dari ZTE Indonesia hadir dalam kegiatan ini. Hadir pula ketua umum Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia Sun Shangbin, Direktur Kereta Cepat KCIC Zhang Ming, dan sejumlah anggota tim manajemen XLSmart. Mereka berperan sebagai pengamat dan peneguh komitmen bersama dalam mendorong kemajuan teknologi di negeri ini.

Ekosistem Teknologi yang Terbuka

Pusat inovasi ini dirancang untuk menjadi ruang kolaborasi yang inklusif. Selain perusahaan-perusahaan teknologi, keterlibatan pihak akademis dan instansi pemerintah diharapkan akan memperkaya proses pengembangan solusi digital. Dengan berbagi wawasan dan pengalaman, ekosistem yang terbentuk akan mampu menciptakan inovasi yang relevan dengan dinamika pasar Indonesia. Tujuan utama dari pusat ini adalah memperkuat transisi ke era digital, dengan fokus pada pengoptimalan jaringan berbasis AI, infrastruktur digital hemat energi, serta eksplorasi teknologi komunikasi masa depan.

Langkah Strategis untuk Penguatan Daya Saing

Shurish Subbramaniam, direktur dan chief technology officer XLSmart, menegaskan bahwa pusat inovasi ini merupakan milestone penting dalam mendukung ekosistem digital Indonesia. “Kemitraan dengan ZTE membuka peluang untuk mempercepat adopsi 5G-Advanced dan AI, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi melalui solusi teknologi yang inovatif,” ujarnya dalam pernyataan tertulis. Ia menambahkan bahwa kehadiran pusat ini akan mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perusahaan-perusahaan lokal yang ingin berpartisipasi dalam proses transformasi.

“Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam transformasi digital. Pusat inovasi ini akan memadukan pengalaman global ZTE dengan kebutuhan pasar lokal untuk menciptakan infrastruktur yang lebih efisien dan berkelanjutan,” kata Richard Liang, presiden direktur ZTE Indonesia. Ia menekankan bahwa 5G-A dan AI akan menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kualitas layanan digital, termasuk di sektor transportasi, manufaktur, kesehatan, dan pendidikan.

Teknologi Inti yang Dipaparkan

Peluncuran pusat inovasi ini disertai dengan penjelasan teknologi inti yang diperkenalkan. Teknologi optimisasi jaringan berbasis AI akan membantu mengurangi hambatan dalam komunikasi data, sementara konektivitas 5G-Advanced dengan latensi rendah akan mendukung pertukaran informasi yang lebih cepat dan akurat. Infrastruktur digital hemat energi juga menjadi fokus utama, karena semakin banyaknya kebutuhan akan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, penelitian tentang teknologi komunikasi masa depan akan menjadi dasar untuk inovasi jangka panjang di sektor telekomunikasi.

Komitmen untuk Peta Jalan Regional

ZTE dan XLSmart mengungkapkan bahwa pusat inovasi ini bukan hanya untuk kepentingan nasional, tetapi juga untuk menjadi rujukan regional dalam pengembangan teknologi telekomunikasi di ASEAN. “Kerja sama ini akan menjadi basis bagi inovasi yang berdampak luas, baik di Indonesia maupun negara-negara tetangga,” tutur Richard Liang. Pihaknya berharap bahwa pusat tersebut dapat mempercepat penerapan teknologi di berbagai sektor, termasuk industri yang sedang berkembang seperti logistik dan energi terbarukan.

Kolaborasi dalam Transformasi Digital

Kemitraan antara ZTE dan XLSmart diperkuat dengan harapan untuk mengakselerasi inovasi di bidang teknologi. Menurut Shurish Subbramaniam, kehadiran pusat inovasi ini memberikan ruang untuk mengeksplorasi ide-ide baru yang dapat diimplementasikan secara massal. “Dengan fokus pada pengembangan berkelanjutan, kita bisa menghadirkan solusi yang tidak hanya modern, tetapi juga ramah lingkungan dan adaptif terhadap perubahan pasar,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi pihak eksternal dalam membangun ekosistem inovasi yang lebih dinamis.

Peran Pusat Inovasi dalam Masa Depan

Menurut Richard Liang, pusat inovasi ini akan menjadi hub utama untuk menguji skala kecil dari solusi teknologi sebelum diterapkan secara luas. “Kita perlu menciptakan alat-alat yang bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia, termasuk pelaku usaha kecil menengah,” katanya. Pusat ini akan menawarkan pelatihan, akses ke infrastruktur, dan bantuan teknis bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan 5G-A dan AI. Dengan demikian, kemitraan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan teknologi, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam proses transformasi digital.

Sebagai bagian dari komitmen mereka, ZTE dan XLSmart akan terus mendorong kolaborasi dengan pihak lain, seperti pemerintah daerah, organisasi internasional, dan peneliti. Kehadiran pusat inovasi ini juga menjadi tanda bahwa Indonesia semakin dianggap sebagai pusat inovasi di kawasan Asia Tenggara. Dengan memadukan sumber daya lokal dan global, kedua perusahaan ini optimis dapat meningkatkan daya saing digital bangsa Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi negara-negara tetangga dalam pengembangan teknologi mutakhir.

Peluang Bisnis dan Kemandirian Teknologi

K