Kebijakan Baru: Bogor bangun 156 hektare hutan kota dalam empat bulan

Bogor bangun 156 hektare hutan kota dalam empat bulan

Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sedang mengembangkan proyek hutan kota yang mencakup luas 156,44 hektare dengan total 45.152 pohon ditanam dalam rentang waktu empat bulan sejak awal tahun 2026. Bupati Bogor Rudy Susmanto, saat memberikan pernyataan di Cibinong, Selasa, menyebutkan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan meningkatkan ketahanan lingkungan wilayah tersebut.

“Jika lebih dari satu hektare, sangat baik. Sementara untuk desa atau kelurahan, minimal harus memiliki kawasan hijau sebagai bagian dari penguatan lingkungan,” ujarnya.

Program percepatan penghijauan ini dijalankan berdasarkan Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH yang diterbitkan pada 31 Desember 2025. Rudy menegaskan bahwa proyek ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan serta langkah nyata dalam mengurangi emisi karbon.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Apa yang kita tanam hari ini bukan untuk diri kita, tetapi untuk anak cucu kita. Tuhan menciptakan manusia setiap detik, tetapi dunia hanya satu kali. Kita mulai dari tanah yang kita pijak, Kabupaten Bogor, untuk Indonesia yang lebih baik,” katanya.

Komitmen untuk Keberlanjutan

Untuk memastikan program berjalan terus-menerus, Pemkab Bogor meluncurkan gerakan rutin “Selasa Menanam” yang diadakan setiap minggu di berbagai wilayah. Gerakan ini bertujuan agar penanaman pohon dilakukan secara konsisten, sehingga luasan hutan kota terus bertambah dan manfaat ekologisnya dirasakan oleh masyarakat.

Partisipasi seluruh perangkat daerah menjadi fokus utama. Sekretaris Daerah bertindak sebagai koordinator, Dinas Lingkungan Hidup sebagai pendamping teknis dan evaluator, serta camat mengurusi penyediaan lahan minimal satu hektare di wilayahnya. Dukungan juga datang dari SKPD dan BUMD yang membantu menyediakan bibit serta fasilitas pendukung.

Selain itu, Pemkab Bogor mendorong partisipasi dunia usaha melalui skema CSR atau TJSL untuk memperkuat dana pembiayaan proyek penghijauan. Pohon yang ditanam terdiri dari jenis cepat tumbuh, endemik, serta bernilai ekonomi dan konservasi, demi menjaga keseimbangan ekosistem.

Puncak Kegiatan pada 5 Juni 2026

Program ini akan mencapai puncaknya pada kegiatan Penanaman Serentak se-Kabupaten Bogor yang dijadwalkan pada 5 Juni 2026, hari yang sama dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan dampak lingkungan secara signifikan.