Polisi selidiki komplotan curanmor bersenjata api di RS Duren Sawit
Polisi Terus Selidiki Kasus Curanmor Bersenjata di RSIA Duren Sawit
Jakarta – Kepolisian Sektor Duren Sawit sedang menginvestigasi kelompok pencuri sepeda motor yang membawa senjata api di area parkir Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kompol Sutikno, Kapolsek setempat, mengatakan penyelidikan masih berlangsung secara intensif.
“Untuk kasus ini, kami masih menggali informasi secara mendalam,” ujar Sutikno saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.
Penyelidikan fokus pada identitas dan lokasi para pelaku yang menyebabkan ketakutan di masyarakat. Petugas kepolisian juga mengumpulkan bukti serta keterangan saksi di sekitar tempat kejadian.
Kasus tersebut memperparah tren pencurian sepeda motor yang menggunakan senjata api di area Duren Sawit. Sebelumnya, insiden serupa terjadi di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, pada Minggu (22/2) dini hari. Namun, aksi mereka gagal karena dihentikan warga.
Di hari berikutnya, Senin (13/4), petugas keamanan RSIA mengungkap kejadian pencurian di area parkir. Syaipul (38), petugas keamanan, menceritakan pengalamannya saat melihat pelaku mengambil motor pasien.
“Saya lihat ada yang mencurigakan saat mengambil motor. Saat mendekati, pelaku langsung menodongkan pistol,” kata Syaipul.
Dari laporan, dua pelaku masuk ke area parkir, sementara dua lainnya berjaga di luar. Aksi mereka tercatat oleh kamera pengawas. Karena merasa terancam, Syaipul tidak bisa menghentikan mereka. Pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor matic pasien.
Kepolisian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di tempat umum. Langkah seperti menggunakan kunci tambahan dan memilih lokasi yang terpantau petugas dianjurkan sebagai upaya pencegahan.
Hingga saat ini, belum ada data resmi mengenai jumlah pelaku atau identitas yang terkonfirmasi. Pihak kepolisian memastikan akan terus mengejar para pelaku hingga tertangkap dan diadili sesuai aturan.
Selain itu, video aksi komplotan pelaku viral di media sosial. Mereka menggunakan kunci letter T untuk merusak kunci motor sebelum melarikan diri. Insiden ini memperlihatkan keberanian pelaku dalam mengambil kendaraan secara cepat.

