Diumumkan: IMF: Konflik Timur Tengah sebabkan kesulitan besar di seluruh dunia

IMF: Konflik Timur Tengah menciptakan tantangan signifikan di berbagai belahan dunia

Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran memicu perhatian global, terutama dalam hal dampak ekonomi. Peristiwa ini dibahas oleh Kristalina Georgieva, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), dalam wawancara Kamis (9/4). Ia menegaskan bahwa konflik di wilayah tersebut memperumit situasi ekonomi dunia.

“Ekonomi global yang sebelumnya dinilai stabil kini kembali menghadapi tekanan akibat perang yang berlangsung di Timur Tengah,” kata Georgieva. Ia menambahkan bahwa gencatan senjata ini menjadi ujian terhadap ketahanan ekonomi internasional.

Konflik terkini menyebabkan gangguan terhadap rantai pasok energi. Georgieva menyebut bahwa adanya kekacauan telah mengurangi distribusi minyak sebesar 13 persen dan LNG hingga 20 persen per hari. Situasi ini berpotensi memicu penutupan kilang, krisis bahan bakar, serta ketidakstabilan harga pangan.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran pada Selasa (7/4). Berdasarkan perjanjian tersebut, Selat Hormuz—yang menjadi jalur utama 20 persen pasokan minyak dan LNG dunia—akan dibuka kembali. Langkah ini dinilai sebagai respons positif setelah gelombang konflik Timur Tengah terbaru.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Konflik tersebut dimulai setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Sebagai balasan, Iran menyerang wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di wilayah tersebut, serta membatasi lalu lintas di Selat Hormuz. Tindakan ini memperburuk gangguan pasokan dan menyebabkan lonjakan harga energi secara global.