Indonesia

Pelatih targetkan prestasi dan pembinaan pemain muda De Red FC

WhatsApp-Image-2026-09-10-at-14.20.20
Foto : Indah Ananda - menggalangkebaikan.com
Daftar Isi
  1. De Red FC Siapkan Target Ganda: Prestasi Kompetitif dan Ruang Tumbuh Pemain Muda
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

De Red FC Siapkan Target Ganda: Prestasi Kompetitif dan Ruang Tumbuh Pemain Muda

Menggalangkebaikan.com – De Red FC memasuki Pegadaian Championship Liga 2 musim 2026/2027 dengan dua sasaran yang berjalan beriringan. Klub yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur, itu ingin bersaing sebaik mungkin dalam perebutan hasil di lapangan, sekaligus membuka jalur perkembangan bagi talenta muda dari Surabaya dan wilayah Jawa Timur.

Aji Santoso, yang dipercaya menangani tim, menempatkan pencapaian kompetitif sebagai prioritas utama tanpa mengabaikan proses pembinaan. Arah tersebut telah dibicarakan bersama manajemen sejak awal pembentukan tim. Tantangannya bukan hanya merangkai skuad yang siap bertanding, tetapi juga membangun fondasi bagi pemain lokal agar dapat berkembang menuju level profesional.

“Yang jelas pertama kali saya ketemu manajemen, beliau-beliau menyampaikan bagaimana bisa mencapai prestasi yang maksimal, jadi kami akan berusaha semaksimal mungkin,”

Target tersebut membuat De Red FC perlu menemukan keseimbangan antara kebutuhan hasil cepat dan kesabaran dalam memberi kesempatan kepada pemain muda. Dalam kompetisi yang ketat, tim harus memiliki kesiapan taktik, fisik, komunikasi, serta mental bertanding. Pada saat yang sama, pemain yang baru menapaki lingkungan sepak bola profesional membutuhkan kesempatan belajar yang terukur.

Sepuluh Pemain Muda Masuk Proyeksi Skuad

Komitmen pembinaan itu sudah terlihat dari komposisi tim. Sekitar 10 pemain muda telah berada dalam skuad De Red FC. Fokusnya terutama mengangkat potensi dari Jawa Timur, dengan perhatian khusus terhadap pemain asal Surabaya. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri dalam persiapan klub menghadapi musim baru.

Namun, perjalanan para pemain muda itu tidak selalu dapat berlangsung instan. Sebagian dari mereka belum pernah merasakan kompetisi profesional, sehingga penyesuaian terhadap tempo latihan, tuntutan pertandingan, dan tekanan kompetisi menjadi bagian penting dari proses. Aji melihat masa adaptasi sebagai tahapan yang wajar sebelum para pemain benar-benar siap mengambil peran lebih besar.

“Insya Allah di tahun kedua mereka sudah benar-benar siap untuk terbang, jadi itu target saya, yang pertama prestasi berusaha maksimal dan yang kedua saya akan memunculkan pemain-pemain muda,”

Perencanaan sampai tahun kedua menunjukkan bahwa pembinaan tidak diposisikan sebagai pelengkap. Pemain muda diharapkan memperoleh pengalaman secara bertahap, belajar dari rekan yang lebih matang, dan semakin siap ketika kesempatan tampil datang. Bagi klub, proses seperti ini juga dapat membentuk identitas tim yang lebih dekat dengan basis pemain dari daerahnya sendiri.

Aji memiliki pengalaman memberi kepercayaan kepada pemain yang sebelumnya belum banyak memiliki jam terbang dalam kompetisi. Ia pernah membuka ruang bagi pemain seperti Catur, Saddil Ramdani, dan Marselino. Pengalaman tersebut menjadi alasan ia tidak melihat minimnya pengalaman sebagai hambatan yang tidak bisa diatasi, selama pemain memiliki kemauan berkembang dan memperoleh pembinaan yang tepat.

Skuad 34 Pemain Akan Diperkuat Tiga Legiun Asing

Di sisi lain, De Red FC juga menyiapkan kekuatan yang lebih lengkap untuk memenuhi tuntutan kompetisi. Saat ini, tim telah memiliki 34 pemain. Jumlah itu masih akan bertambah dengan kedatangan tiga pemain asing, yang direncanakan menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas skuad.

Salah satu nama asing yang disiapkan adalah pemain asal Brasil berposisi nomor 10. Pemain tersebut telah menandatangani surat penawaran. Peran nomor 10 umumnya berkaitan dengan kreativitas serangan dan kemampuan menghubungkan lini tengah dengan pemain depan, sehingga proses adaptasinya akan menjadi perhatian dalam pembentukan permainan tim.

“Untuk pemain asing terbaru kemungkinan belum bisa bermain di pertandingan pertama, tapi untuk adaptasi kemungkinan tidak berjalan lama karena dia pernah bermain di Liga 1 Indonesia,”

Riwayat bermain di Liga 1 Indonesia dapat membantu pemain tersebut mengenali karakter sepak bola di dalam negeri. Meski demikian, kecocokan dengan rekan setim tetap perlu dibangun melalui latihan. Integrasi pemain asing juga akan menentukan bagaimana De Red FC menggabungkan pengalaman pemain senior, energi pemain muda, dan kebutuhan permainan yang diinginkan pelatih.

Komposisi yang memadukan beberapa generasi pemain dapat menjadi modal penting. Pemain senior dapat memberi ketenangan, contoh profesionalisme, serta panduan saat situasi pertandingan berubah. Sebaliknya, pemain muda membawa dorongan untuk membuktikan diri dan memperluas pilihan bagi tim. Keduanya membutuhkan suasana kerja yang saling mendukung agar target klub tidak hanya menjadi rencana di atas kertas.

Supriadi Menekankan Kekompakan Tim

Muhammad Supriadi menilai perbedaan usia dan pengalaman bukan persoalan utama dalam ruang ganti. Baginya, kualitas komunikasi serta kekompakan saat menjalani latihan maupun laga akan jauh lebih menentukan. Pesan itu relevan bagi tim yang sedang membangun kebersamaan dengan banyak pemain dan sejumlah tambahan tenaga baru.

“Menurut saya muda atau senior enggak ada masalah, tinggal nanti di dalam latihan dan pertandingan tinggal kompak serta saling komunikasi,”

Kekompakan akan menjadi elemen penting bagi De Red FC ketika menghadapi persaingan musim 2026/2027. Pemahaman antarpemain tidak terbentuk hanya dalam pertandingan resmi. Rutinitas latihan, respons terhadap instruksi pelatih, dan kesiapan membantu rekan satu tim merupakan bagian dari proses yang akan menentukan daya saing klub sepanjang musim.

Supriadi juga membawa sasaran pribadi yang sejalan dengan ambisi kolektif. Ia ingin mendapat menit bermain lebih banyak, memberi sumbangan penuh bagi De Red FC, serta kembali menemukan performa terbaiknya. Fokusnya tetap tertuju pada latihan dan pertandingan, dengan tujuan membantu tim memburu promosi ke Liga 1.

“Target pribadi main lebih banyak lagi, berkontribusi penuh buat De Red dan bisa balik ke top form lagi, itu yang saya pengin,”

Bagi De Red FC, target promosi tentu memerlukan konsistensi sejak awal kompetisi. Hasil pertandingan menjadi ukuran utama, tetapi proses membentuk skuad juga memiliki nilai jangka panjang. Bila pemain muda dapat tumbuh, pemain senior mampu menjaga stabilitas, dan tambahan pemain asing cepat menyatu, klub memiliki peluang membangun tim yang tidak hanya kompetitif untuk satu musim, melainkan juga memiliki arah perkembangan yang jelas.

Frequently Asked Questions

What is Pelatih targetkan prestasi dan pembinaan pemain?

Pelatih targetkan prestasi dan pembinaan pemain is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pelatih targetkan prestasi dan pembinaan pemain matter?

Pelatih targetkan prestasi dan pembinaan pemain matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Indah Ananda - menggalangkebaikan.com

Indah Ananda - menggalangkebaikan.com

Indah Ananda adalah relawan kemanusiaan sekaligus content researcher yang fokus pada topik transparansi donasi dan kredibilitas platform fundraising. Ia sering melakukan analisis terhadap berbagai model penggalangan dana untuk memastikan keamanan dan kepercayaan publik.

Tulisan Indah membantu pembaca memahami cara menilai kampanye donasi yang benar-benar terpercaya dan berdampak.