Universitas Darunnajah pertemukan ilmu agama dengan sains-teknologi
Daftar Isi
Menggabungkan Tradisi Pesantren dengan Inovasi Modern di Era Digital
Menggalangkebaikan.com – Pesantren telah lama menjadi fondasi penting dalam sistem pendidikan Indonesia, namun kini lembaga-lembaga tersebut terus bertransformasi untuk menghadapi dinamika zaman. Salah satu institusi yang menunjukkan komitmen kuat dalam proses modernisasi ini adalah Universitas Darunnajah, sebuah perguruan tinggi swasta yang berlokasi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Institusi ini tidak hanya mempertahankan nilai-nilai keislaman yang telah ada sejak lama, tetapi juga secara aktif mengintegrasikan disiplin ilmu sains, teknologi, dan bisnis ke dalam kurikulumnya.
Rektor universitas, Prof. Hasan Darojat, menyampaikan bahwa visi pendidikan tinggi yang diusung oleh institusi ini mencakup tiga pilar utama. Pertama, pelestarian nilai-nilai Islam yang menjadi ruh dari seluruh kegiatan akademik. Kedua, penghormatan terhadap tradisi pesantren yang telah membentuk karakter generasi sebelumnya. Ketiga, adopsi ilmu pengetahuan modern yang relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer.
“Universitas Darunnajah mengembangkan pendidikan tinggi yang memadukan nilai-nilai Islam, tradisi pesantren, serta ilmu pengetahuan modern,” jelas Prof. Hasan Darojat saat memberikan keterangan pers di Jakarta pada hari Kamis.
Perubahan lanskap pendidikan tinggi menuntut mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teori di dalam kelas. Kemampuan adaptasi, inovasi, komunikasi efektif, serta solusi terhadap masalah nyata di masyarakat menjadi kompetensi yang semakin krusial. Prof. Hasan menekankan bahwa pendekatan holistik ini diperlukan agar lulusan dapat bersaing di pasar kerja global tanpa meninggalkan identitas keislaman mereka.
Keragaman Program Studi yang Menawarkan Pilihan Luas
Konsep integrasi tersebut tercermin jelas dalam struktur program studi yang tersedia. Mahasiswa tingkat sarjana memiliki opsi untuk memilih jalur pendidikan sesuai minat dan bakat mereka. Melalui Fakultas Agama Islam, mereka dapat mendalami studi keislaman dan kependidikan. Sementara itu, Fakultas Bisnis membuka peluang bagi mereka yang tertarik mengembangkan kompetensi di bidang ekonomi dan manajemen. Untuk para penggemar teknologi, Fakultas Sains dan Teknologi menyediakan berbagai pilihan program yang relevan.
Dalam lingkup Fakultas Sains dan Teknologi, terdapat tiga konsentrasi utama yaitu Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem dan Teknologi Informasi, serta Sains Aktuaria. Masing-masing program dirancang untuk mempersiapkan lulusan menghadapi tantangan industri digital. Di sisi lain, Fakultas Bisnis menawarkan Administrasi Bisnis, Bisnis Digital, dan Kewirausahaan sebagai pilihan studi yang menggabungkan teori dengan praktik lapangan.
Model pendidikan ini juga sejalan dengan Pedoman Akademik yang telah ditetapkan oleh universitas. Dokumen tersebut menempatkan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan teknis, serta pembentukan sikap moral sebagai tujuan akhir dari setiap proses pembelajaran. Evaluasi komprehensif dilakukan untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa mencapai kompetensi yang diharapkan sebelum lulus.
Ekspansi ke Jenjang Pascasarjana dan Kegiatan Akademik
Integrasi nilai-nilai pesantren dengan ilmu modern tidak berhenti di jenjang sarjana. Program Magister Manajemen Pendidikan Islam menawarkan konsentrasi khusus dalam Manajemen Pendidikan Pesantren. Pendekatan ini menggabungkan prinsip-prinsip manajemen kontemporer dengan konteks kepesantrenan yang unik. Pada tingkat doktoral, universitas juga mengembangkan kajian dalam bidang yang sama dengan fokus pada tata kelola pesantren yang lebih profesional.
“Pembukaan program tersebut didukung oleh diskusi akademik yang melibatkan akademisi dan pemangku kebijakan pendidikan Islam untuk membahas kebutuhan tata kelola pesantren yang semakin profesional,” tegas Prof. Hasan.
Relevansi pendekatan ini semakin terlihat dari berbagai kegiatan akademik yang rutin diselenggarakan. Sebagai contoh, pada bulan Juli 2026, universitas akan mengadakan Workshop Manajemen Ekonomi Pesantren. Acara ini akan membahas isu-isu strategis seperti tata kelola keuangan pesantren, pengembangan unit usaha produktif, pemanfaatan wakaf untuk kemandirian ekonomi, serta strategi peningkatan pendapatan lembaga pendidikan Islam.
Menurut Prof. Hasan, mahasiswa tidak hanya diajak memahami konsep-konsep abstrak di ruang kelas. Mereka juga diberikan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam menyelesaikan masalah nyata di masyarakat. Hal ini menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan aplikatif.
“Ilmu agama tidak dapat dipisahkan dari perkembangan zaman. Keduanya dipertemukan untuk membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tutupnya.
Transformasi yang dilakukan oleh Universitas Darunnajah menunjukkan bahwa pendidikan pesantren tidak harus tertinggal di belakang. Dengan mengadopsi pendekatan yang tepat, lembaga-lembaga tradisional dapat menjadi pusat inovasi yang menghasilkan lulusan berkualitas tinggi. Generasi muda Indonesia kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mengembangkan potensi mereka tanpa harus meninggalkan akar budaya dan agama yang menjadi identitas mereka.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Universitas Darunnajah pertemukan ilmu agama?
Universitas Darunnajah pertemukan ilmu agama is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Universitas Darunnajah pertemukan ilmu agama matter?
Universitas Darunnajah pertemukan ilmu agama matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.