Hasil Pertemuan: Wamenkomdigi Bakauheni: Angga Raka Pastikan Jaringan Stabil dan Sapa Pemilir Arus Balik
Angga Raka Pastikan Jaringan Stabil dan Berinteraksi dengan Pemilir Arus Balik di Bakauheni
Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo melakukan inspeksi langsung di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Jumat (27/3) malam. Tujuan utamanya adalah memastikan kestabilan jaringan telekomunikasi selama arus balik dan menyapa para pemilir yang berkumpul di lokasi tersebut. Ia juga mengumpulkan masukan terkait kinerja layanan komunikasi selama periode tersebut.
Sebelum tiba di Bakauheni, Angga Raka menempuh perjalanan darat dari Jakarta. Setibanya di Banten, ia melanjutkan perjalanan menggunakan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) KN Damaru P-214 bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Perjalanan menyeberangi Selat Sunda memakan waktu sekitar 4,5 jam. Setelah sampai di pelabuhan, kedua pejabat langsung meninjau kondisi di lapangan.
Kunjungan ini bagian dari upaya pemerintah menjamin kelancaran perjalanan pemilir. Angga Raka memeriksa langsung kualitas sinyal telekomunikasi yang diakses oleh pengendara motor. Para pemilir yang diwawancarai menyatakan bahwa kondisi jaringan cukup stabil, baik untuk panggilan maupun akses internet. Mereka tidak mengalami hambatan signifikan selama arus balik.
Kesiapan Infrastruktur Telekomunikasi
Wamenkomdigi Angga Raka menjelaskan bahwa penurunan kecepatan dan bandwidth sering terjadi saat arus balik puncak. Namun, ia menegaskan bahwa masalah tersebut telah dikelola oleh operator seluler. “Saya tanya beberapa pengendara motor, ada masalah nggak? Enggak Pak, nggak ada masalah. Alhamdulilah. Mungkin ada beberapa kendala, tetapi saya cek di semua opsel, sudah diselesaikan semua,” ujar Angga Raka, mengonfirmasi hasil pengamatannya.
Setelah memastikan kondisi jaringan, Angga Raka mengunjungi Posko Raya Idul Fitri Komdigi. Di sana, ia bertemu dengan petugas yang menjaga kualitas layanan selama 24 jam. Kehadiran mereka dianggap kritis dalam mengawasi frekuensi dan stabilitas sinyal. “Makasi lho temen-temen. Ada yang nggak liburan, ya nggak apa-apa itu bagian dari tanggung jawab. Yang penting bagaimana caranya kita kasih pelayanan ke masyarakat, mereka merasakan aman dan nyaman,” kata Wamenkomdigi kepada para petugas.
Layanan pemantauan berlangsung hingga Minggu, 29 Maret 2026. Selain itu, Angga Raka juga berdialog dengan perwakilan operator seluler yang siaga di pelabuhan. Diskusi ini menunjukkan koordinasi yang baik antara pemerintah dan penyedia layanan jaringan. Di ruang tunggu, ia melanjutkan interaksi dengan pemilir dan memberikan sosialisasi mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas) kepada salah satu keluarga.
PP Tunas mulai berlaku pada Jumat (28/3). Regulasi ini membatasi akses anak di bawah 16 tahun ke media sosial dan game online. Sosialisasi diberikan untuk memastikan masyarakat memahami aturan baru yang bertujuan melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia digital. Rangkaian kunjungan kerja Wamenkomdigi di Pelabuhan Bakauheni berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah menyelesaikan semua agenda, ia kembali menyeberangi Selat Sunda menggunakan kapal feri ASDP menuju Jakarta.
Kunjungan ke Bakauheni menegaskan komitmen pemerintah menjamin kenyamanan pemilir selama arus balik. Selain memastikan jaringan stabil, Wamenkomdigi juga fokus pada pengawasan layanan dan sosialisasi regulasi penting. Dengan kecepatan rata-rata 30 Mbps dan success rate 96 persen, kondisi infrastruktur telekomunikasi di pelabuhan dianggap siap mendukung perjalanan pemilir dengan lancar.

