Pembahasan Penting: AI Restrukturisasi Ekosistem, Pertumbuhan Berbasis Pelanggan: Delonix Group Gelar Konferensi Strategi 2026

AI Restrukturisasi Ekosistem, Pertumbuhan Berbasis Pelanggan: Delonix Group Gelar Konferensi Strategi 2026

Shenzhen, Tiongkok, 7 April 2026 /PRNewswire/ — Pada 30 Maret, Delonix Group meluncurkan dua inisiatif strategis dalam acara yang mengupas visi pengembangan tahun 2026: Genie AI yang terintegrasi ke dalam aplikasi Betterwood, serta konsep pengalaman pelanggan bernama Heavenly Stems & Earthly Branches Model. Dua pengembangan ini menegaskan kembali komitmen Delonix untuk mengarahkan keputusan bisnis berdasarkan kebutuhan pengguna, mengubah struktur industri melalui teknologi, serta menjadikan nilai produk sebagai prioritas utama.

Konferensi yang dihadiri lebih dari 200 tamu, termasuk ahli AI, pakar pariwisata budaya, investor, dan media ternama, menggambarkan transformasi mendasar dalam industri perhotelan. Meski tampak sebagai perbaikan layanan dan produk, keduanya menyiratkan pergeseran filosofis: dari fokus pada ekspansi fisik ke pendekatan berbasis interaksi pelanggan yang lebih kompleks.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Model Pertumbuhan yang Berubah

Dalam masa modern, sektor perhotelan selama ini bergantung pada satu rumus sederhana—pertumbuhan melalui ekspansi fisik. Semakin banyak kamar, lokasi strategis, dan tingkat hunian yang tinggi dianggap sebagai kunci daya saing. Namun, formula tersebut mulai terbukti kurang relevan. Menurut Chairman Delonix Group, Zheng Nanyan, pergeseran ini bukan hanya siklus, tetapi struktur yang lebih dalam, dipengaruhi oleh ekspektasi konsumen yang berkembang dan kemajuan sistem kecerdasan buatan.

“Pertumbuhan hotel bergantung pada ekspansi fisik dulu adalah solusi, kini menjadi batasan. Kami harus membangun kembali hubungan emosional dengan pelanggan melalui digital,” ujar Zheng Nanyan.

Kebutuhan pelanggan menjadi pusat perhatian. Genie AI diperkenalkan untuk mengubah cara layanan dijalankan. Berbeda dari penerapan AI sebelumnya yang bersifat permukaan, Genie AI dirancang sebagai bagian integral sistem—menghubungkan permintaan pelanggan dengan eksekusi layanan secara langsung. Aplikasi ini mampu mengubah suara atau teks dari pengguna menjadi tugas yang terukur, dapat dilacak, serta dioptimalkan terus-menerus.

Dari proses tersebut, Genie menyimpan alur permintaan yang lebih matang berdasarkan umpan balik pelanggan. Tujuan utamanya bukan sekadar menghadirkan teknologi canggih, tetapi memastikan teknologi mampu menjawab kebutuhan pasar secara tepat. Jika berhasil, layanan tidak lagi bergantung pada respons individu, tetapi menjadi bagian sistem yang dinamis dan koordinatif.

Standardisasi yang Dinamis

Model pertumbuhan lama memakai standardisasi kamar, layanan, dan pengalaman yang bisa direplikasi di berbagai lokasi. Meski mendukung ekspansi, pendekatan ini mengurangi diferensiasi. Dengan munculnya Heavenly Stems & Earthly Branches Model, produk dan layanan kini menjadi modul dinamis, yang bisa disesuaikan berdasarkan interaksi pelanggan. Feedback menjadi input utama dalam pengembangan produk secara berkelanjutan.

Konferensi APEC 2026 di Shenzhen—kota yang kini menjadi pusat ekonomi digital Asia—menjadi panggung strategis untuk meluncurkan model ini. Ini menandai langkah penting dalam mengubah paradigma industri perhotelan, seiring pergeseran ke arah pertumbuhan yang lebih responsif dan berorientasi kebutuhan pengguna.