Latest Program: Access by KAI Jadi Ekosistem Digital Perjalanan, Masukan Pelanggan Dorong Perbaikan Layanan KAI

WhatsApp-Image-2026-06-19-at-10.55.11

Access by KAI Jadi Ekosistem Digital Perjalanan, Masukan Pelanggan Dorong Perbaikan Layanan KAI

Pertumbuhan Aplikasi Access by KAI Tahun 2026

Latest Program – Selama periode Januari hingga Mei 2026, aplikasi Access by KAI mencatatkan 2.575.947 pendaftaran baru, sehingga jumlah pengguna total mencapai 29.870.864 hingga akhir bulan Mei 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan seiring perjalanan pelanggan semakin bergantung pada platform digital. Perubahan kebiasaan pengguna memaksa PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mengembangkan ekosistem digital mereka, dengan Access by KAI menjadi salah satu pilar utama. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa aplikasi ini memainkan peran kritis dalam transisi layanan KAI, karena proses perjalanan sekarang diawali oleh interaksi digital.

Penyumbang Peningkatan Terbesar dalam Bulan Mei

Menurut data yang diterbitkan KAI, bulan Mei 2026 menjadi bulan dengan kontribusi tertinggi terhadap pertumbuhan pengguna. Jumlah pendaftaran pada Mei mencapai 510.835, yang menyumbang sekitar 19,83 persen dari total pendaftaran Januari–Mei 2026. Ini menandakan peningkatan momentum penggunaan aplikasi. Sementara itu, bulan-bulan sebelumnya menunjukkan variasi yang lebih kecil. Pada Januari 2026, terdapat 493.902 pendaftaran, naik 6,80 persen dari Januari 2025. Februari 2026 mencatat 462.333 pengguna baru, hampir sama dengan Februari 2025 yang berjumlah 465.352.

Penyempurnaan Fitur Berdasarkan Umpan Balik Pengguna

Pertumbuhan penggunaan Access by KAI tidak hanya terjadi karena kebutuhan transportasi yang meningkat, tetapi juga karena perbaikan terus-menerus berdasarkan masukan pelanggan. Setiap ulasan, keluhan, pertanyaan, atau saran menjadi bahan untuk mengoptimalkan fitur, alur transaksi, informasi perjalanan, serta layanan pendukung. “Kami merancang Access by KAI dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan yang berubah terus-menerus. Mereka menginginkan pengalaman perjalanan yang terencana dengan mudah, pengelolaan tiket yang praktis, informasi yang jelas, serta akses ke berbagai layanan dalam satu aplikasi,” kata Anne.

Dari data KAI, jumlah pendaftaran bulan Maret 2026 meningkat drastis hingga 602.826 pengguna baru, melampaui angka Maret 2025 yang hanya 439.018. Penurunan pada April 2026 ke level 506.051 pengguna baru, namun jumlah tersebut masih stabil dibandingkan Maret. Pada Mei 2026, angka kembali naik menjadi 510.835, menunjukkan respons positif terhadap perbaikan fitur yang dilakukan. Total pendaftaran Januari–April 2026 mencapai 2.065.112, atau 80,17 persen dari total pendaftaran lima bulan pertama tahun ini. Pertumbuhan ini memperkuat posisi Access by KAI sebagai pintu utama layanan digital KAI.

Struktur Pengguna dan Fitur Premium

Dari 29.870.864 pengguna hingga Mei 2026, sekitar 4.817.467 di antaranya adalah anggota premium, yang mencakup 16,13 persen dari total. KAI juga mencatat 8.924.134 pengguna aktif per 31 Mei 2026, yaitu orang yang menggunakan aplikasi dalam 30 hari terakhir. Dengan adanya anggota premium, KAI mampu mengidentifikasi kelompok pengguna yang lebih loyal dan siap memberikan umpan balik lebih mendetail.

Kumulatif download aplikasi Access by KAI telah mencapai 39.503.376, yang menunjukkan tingkat adopsi yang tinggi. Anne Purba menekankan bahwa data seperti register, active user, anggota premium, dan download menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan transformasi digital KAI. “Semakin banyak pelanggan memilih Access by KAI, semakin besar tanggung jawab kami untuk menjaga aplikasi ini stabil, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat,” tambahnya.

Tren Pendaftaran Sejak Tahun 2017

Pertumbuhan Access by KAI tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi mengikuti pola yang konsisten sejak 2017. Tahun pertama, jumlah pendaftaran mencapai 314.090, lalu meningkat hingga 942.303 pada 2018. Pada 2019, angka ini melonjak menjadi 2.208.918, dan tetap stabil hingga 2020 sebanyak 1.343.612. Dalam 2021, pendaftaran mencapai 1.394.726, dengan sedikit peningkatan. Setelah mobilitas masyarakat kembali pulih, penggunaan aplikasi menunjukkan kecenderungan yang signifikan.

Dari 2022 hingga 2025, pendaftaran aplikasi Access by KAI meningkat drastis. Pada 2022, jumlahnya mencapai 3.827.232, lalu 5.364.687 pada 2023, 5.823.723 pada 2024, dan 6.075.626 pada 2025. Jika dibandingkan dengan 2017, jumlah pendaftaran tahunan 2025 telah melonjak sekitar 19 kali lipat. Sementara itu, pendaftaran Januari–Mei 2026 mencapai 42,40 persen dari total pendaftaran 2025, menunjukkan konsistensi peningkatan.

Kanal Utama Transaksi Penjualan Tiket

Selain menjadi sarana pendaftaran, Access by KAI juga menjadi platform utama untuk transaksi penjualan tiket. Selama 2025, aplikasi mencatat 29.703.422 transaksi, yang setara dengan 73,44 persen dari total transaksi sebesar 40.445.276 melalui seluruh kanal. Dari sisi volume pelanggan, aplikasi ini melayani 42.952.314 orang, atau 70,71 persen dari total pelanggan yang mencapai 60.740.043 melalui berbagai saluran.

Komposisi ini menonjolkan dominasi Access by KAI jika dibandingkan dengan kanal lain. Pada 2025, transaksi melalui aplikasi ini mendominasi dengan 73,44 persen, disusul B2B (17,78 persen), loket (7,64 persen), web KAI (0,86 persen), vending machine (0,26 persen), dan Contact Center (121,5 transaksi). Dominasi ini mencerminkan preferensi pelanggan terhadap kemudahan akses dan kenyamanan penggunaan platform digital.

Berdasarkan data KAI, 73,44 persen transaksi penjualan tiket KA Utama dan KA Lokal terjadi melalui aplikasi Access by KAI. Ini menunjukkan bahwa aplikasi ini bukan hanya sebagai alat pendaftaran, tetapi juga sebagai pusat pengelolaan perjalanan. Anne Purba menj