Rencana Khusus: Bantuan Subsidi Upah Tahap 1 ke 2,45 Juta Pekerja Sudah Cair! Segera Cek Rekening
Bantuan Subsidi Upah Tahap 1 ke 2,45 Juta Pekerja Sudah Cair
Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengumumkan bahwa distribusi Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap pertama telah mencapai 2,45 juta peserta, berdasarkan data yang telah diverifikasi sebanyak 3,69 juta. Proses penyaluran akan dilanjutkan secara bertahap hingga akhir bulan Juli, dengan 1,24 juta peserta lainnya dalam tahap pemeriksaan.
“BSU disalurkan melalui Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, dan Bank BSI khusus untuk penerima yang berdomisili di Aceh. Kami mengantisipasi bagi penerima BSU yang tidak memiliki rekening bank Himbara, akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia,” pungkasnya.
Bantuan ini diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya para pekerja dengan penghasilan maksimal Rp3,5 juta atau tidak melebihi Upah Minimum Provinsi (UMP). Yassierli juga menyebutkan, syarat penerima BSU adalah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025 dan bukan anggota Kepolisian, TNI, atau Aparatur Sipil Negara (ASN).
Proses Validasi dan Calon Penerima
Menaker menambahkan, verifikasi data untuk BSU tahap selanjutnya sedang berjalan. Diperkirakan ada 4,5 juta pekerja yang masuk dalam kriteria penerima, dengan data telah diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Pencairan BSU tahap 2 akan dilakukan setelah proses ini selesai.
Bantuan subsidi upah yang diberikan sebesar Rp600 ribu untuk dua bulan, yaitu Juni dan Juli, dibayarkan secara langsung. Pekerja yang terima BSU juga harus memenuhi ketentuan gaji atau upah tidak melebihi UMP, serta merupakan peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menaker Yassierli memastikan penyaluran BSU dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Ia berharap bantuan ini bisa memberikan dampak positif dalam perekonomian masyarakat yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.

