Diumumkan: Rute “Sawah” ke Tol Purwomartani Dihapus dari Google Maps, Pemudik Diarahkan ke Jalur Utama

Rute “Sawah” ke Tol Purwomartani Dihapus dari Google Maps, Pemudik Diarahkan ke Jalur Utama

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Jalur alternatif untuk menuju Gerbang Tol Purwomartani di Kalasan, Sleman yang melewati jalur perkampungan dan persawahan telah ditiadakan dari Google Maps. Rambu-rambu petunjuk arah ke GT Purwomartani juga diperbanyak agar pengguna jalan lebih mudah menemukan jalur utama. Informasi ini disampaikan oleh Rachmat, Humas PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ), saat diwawancara di lokasi GT Purwomartani, Selasa (24/03/2026) malam.

Pihak JMJ mengungkapkan bahwa rute yang sebelumnya digunakan oleh pemudik untuk mengakses GT Purwomartani melalui area persawahan kini tidak lagi terlihat di aplikasi peta digital tersebut. “Teman-teman di lapangan sudah standby, dan kami juga telah memasang rambu-rambu yang akan mengarah ke gerbang tol,” jelas Rachmat.

“Tadi info dari teman-teman lapangan, untuk jalur menuju Gerbang Tol Purwomartani itu sudah dihapus di Google Maps,” ujar Rachmat.

Di sisi lain, sejumlah pemudik masih menggunakan rute sawah meski sudah diberi petunjuk lebih jelas. Salah satu pengguna jalan, Damar, mengatakan bahwa ia mengikuti arah yang ditunjukkan oleh Google Maps hingga terjebak di tengah area persawahan. “Diarahin Google Maps, jadi kok tiba-tiba ke sawah, sempet ragu, tapi mau putar balik sudah enggak bisa lagi,” ceritanya.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“IyadiarahinGoogle Maps. Tujuannyaemangtol,” ujar Damar.

Begitu pula dengan Haryono, yang berencana menuju Surabaya. Ia memilih jalur yang ditunjukkan Google Maps tetapi mengalami kesulitan karena jalan Yogya-Solo terlihat padat. “Soalnya tadi buka Google Maps, jalan Solo (Yogya-Solo) sudah merah semua,” kata Haryono.

“Jalannyaseadanya, jalan sawah. Wah ya, masih jalan tanah, belum rata semua,” urainya.

Dengan penghapusan rute tersebut, pihak JMJ berupaya memastikan arus lalu lintas pemudik tetap lancar. Penambahan rambu-rambu dan petugas di lapangan diharapkan bisa membantu pengendara menghindari kebingungan saat memilih jalur. Meski demikian, beberapa pemudik tetap memilih rute lama karena kebiasaan mengikuti arahan peta digital.