Solusi untuk: Analis: Komunikasi Istana berjalan baik, respons isu masyarakat
Analis: Komunikasi Istana berjalan baik, respons isu masyarakat
Jakarta (Jumat) – Hendri Satrio, seorang analis komunikasi politik, mengatakan bahwa terjadi perubahan signifikan dalam strategi komunikasi Istana terhadap masyarakat. Menurutnya, meskipun gaya komunikasi Istana tetap terlihat spontan, kini lebih singkat, tegas, dan langsung menangani isu-isu yang muncul di tengah masyarakat.
“Saya melihat komunikasi politik Istana ada perbaikan ya, meski terkesan lebih spontan, tapi karena yang disampaikan terasa lebih tepat, lebih singkat, dan langsung ke pokok persoalan, pada akhirnya publik mendapatkan jawaban dari polemik tersebut,” kata Hensa dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Perubahan tersebut, kata Hensa, semakin terasa seiring peran aktif Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam merespons berbagai isu yang muncul. Hal ini menunjukkan bahwa Istana tidak hanya fokus pada tindakan, tetapi juga menjamin hasilnya terkomunikasikan secara jelas.
Menurut Hensa, kehadiran Seskab dalam menjelaskan isu-isu yang muncul mencerminkan bahwa Istana kini lebih sadar bahwa tindakan pemerintah perlu disertai komunikasi yang terstruktur. “Karena kalau kerjanya bagus tapi tidak dikomunikasikan dengan jelas kepada rakyat, maka rakyat akan selalu bertanya-tanya tentang kinerja pemerintah,” ujar Hensa.
Hensa juga menyoroti dampak positif dari pendekatan baru itu terhadap ketenangan publik. Ia menyebut kehadiran Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dan Seskab dalam merespons isu bukan hanya menghasilkan pernyataan, tetapi juga kepastian.
“Jadi, kehadiran Bakom dan Seskab di sini bukan hanya memberikan pernyataan namun juga kepastian bagi publik terhadap isu-isu yang sedang ramai dibicarakan,” ucapnya.
Pergeseran gaya ini pun terasa dalam hal nada. Istana yang sebelumnya sering dinilai defensif kini mulai bergerak ke arah yang lebih solutif. “Publik tentu menghargai komunikasi yang tegas dan tidak bertele-tele dan belakangan, gaya itu mulai terlihat lebih konsisten dari Istana,” tutur Hensa.
Oleh karena itu, Hensa menekankan bahwa pola komunikasi yang sudah terbentuk perlu dijaga. Ia meyakini jika pola ini dipertahankan, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin terbentuk. “Ini harus dipertahankan karena akhirnya rakyat akan jadi lebih tenang karena akan selalu ada komunikasi yang disampaikan pemerintah,” kata Hensa.

