Momen Bersejarah: Dari Kupang, Gibran lanjutkan kunker ke Minahasa temui korban gempa
Dari Kupang, Gibran lanjutkan kunker ke Minahasa temui korban gempa
Senin (6/4) malam, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kunjungan kerjanya ke Desa Tateli, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, setelah selesai mengikuti agenda di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Setiba di lokasi, Gibran langsung mengunjungi rumah duka salah satu korban gempa bumi berkekuatan 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara, serta wilayah Maluku Utara.
Perhatian pemerintah terhadap korban
Sekretariat Wapres dalam siaran resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, menyatakan bahwa kunjungan ke rumah duka merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana.
“Kehadiran Wapres di lokasi diharapkan mampu memberikan dukungan moril bagi keluarga korban sekaligus memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi,” tulis Sekretariat Wapres.
Gempa yang mengguncang wilayah
Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 mengguncang beberapa daerah di Sulawesi Utara pada Kamis (2/4). Bencana ini menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan, serta satu korban jiwa bernama Deitje Lahia (69 tahun) yang meninggal di lokasi kejadian.
Korban, warga Desa Tateli, tewas akibat tertimpa reruntuhan di kawasan Gedung KONI, Manado. Jasad almarhumah kini sudah dimakamkan oleh keluarga.
Kebutuhan dukungan moril dan penanganan darurat
Dalam siaran yang sama, Sekretariat Wapres menegaskan bahwa kehadiran Gibran bertujuan memberikan semangat bagi keluarga korban serta memastikan upaya penanggulangan bencana berjalan lancar.
Kementerian Pekerjaan Umum segera mengirim tim untuk mengecek kondisi infrastruktur di daerah terdampak. Hasil awal menunjukkan bahwa jalan dan jembatan di Minahasa Utara, Bitung, serta wilayah lain masih dalam kondisi aman.
“Untuk Minahasa Utara, Bitung, sementara ini jalan dan jembatan masih dalam kondisi aman,” kata Menteri PU Dody Hanggodo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/4).

