Kronologi Lengkap Sampah TPST Bantargebang Longsor Menimbun Lima Truk dan Warung – Empat Orang Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Lengkap Sampah TPST Bantargebang Longsor Menimbun Lima Truk dan Warung, Empat Orang Ditemukan Meninggal Dunia

Insiden Longsor di TPST Bantargebang

Longsor yang menimpa kumpulan sampah terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026). Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat truk-truk sampah sedang mengantre untuk membongkar muatan.

“Tiba-tiba terjadi longsor yang menimpa 5 unit truk sampah dan 1 warung di sekitar lokasi,” ujar Isnawa dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan laporan, setidaknya 10 orang diduga tertimbun oleh material sampah. Dari jumlah tersebut, empat korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yaitu Enda Widayanti (25), Sumine (60), Dedi Sutrisno (sopir truk), serta Irwan Supriatain (42) yang juga merupakan sopir. Dua orang lainnya dilaporkan selamat, yakni Jonan dan Risno, keduanya bekerja sebagai sopir truk.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Upaya Evakuasi dan Penyebab Longsor

Proses evakuasi terus berlangsung dengan bantuan sekitar 20 unit ekskavator. BPBD DKI Jakarta menyebutkan longsor diduga dipicu oleh hujan lebat yang berlangsung lama di kawasan tersebut.

“Dugaan penyebab hujan lebat dengan durasi lama,” ujar Isnawa.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung mengambil langkah darurat setelah kejadian. Prioritas utama adalah mencari korban dan memastikan keamanan area. Sementara itu, tim SAR gabungan masih terus bekerja untuk menemukan sisa korban yang belum ditemukan.

Penanganan di Wilayah Lain

Selain Bantargebang, operasi pencarian korban longsor juga berlangsung di Zona 4 TPST Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang. Di area tersebut, gunungan sampah runtuh dan menimbun sejumlah orang. Basarnas DKI Jakarta masih mendata potensi korban lain yang mungkin masih tersisa.

Di Bandung Barat, operasi pencarian korban longsor Cisarua memasuki hari kesembilan. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat kantong jenazah baru, sehingga total korban mencapai 74 kantong, dengan enam orang masih hilang. Sementara di Pasaman Barat, alat berat ekskavator dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi empat korban longsor Tinggam, Talamau.

Sebelumnya, tim SAR telah menemukan tujuh jenazah di Sektor A dan Sektor C. Pencarian di Banjarnegara, Desa Pandanarum, juga dilakukan, menambah jumlah korban meninggal menjadi sembilan orang.