Pengumuman Resmi: Detik-Detik Rudal Iran Hancurkan Pangkalan Militer AS di Bahrain

Detik-Detik Rudal Iran Hancurkan Pangkalan Militer AS di Bahrain

Insiden Serangan Rudal di Wilayah Teluk Arab

Sabtu (28 Februari 2026), serangan rudal Iran memicu rangkaian ledakan yang mengguncang beberapa negara di wilayah Teluk Arab. Negara-negara seperti Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait melaporkan adanya kejadian tersebut setelah AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran.

Bahrain menjadi salah satu sekutu penting AS di kawasan Teluk Persia. Kota Manama, ibu kota negara tersebut, menjadi tempat berdirinya pangkalan militer AS yang menempati posisi strategis. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di sana menjadi sasaran serangan rudal Iran.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Pangkalan militer AS di Bahrain menjadi korban serangan rudal Iran,” kata sumber dari Reuters.

Respons dari Uni Emirat Arab

Di sisi lain, warga Uni Emirat Arab mengklaim mendengar suara ledakan keras di Abu Dhabi, ibu kota negara tersebut. Sejumlah sumber dari AFP menyebutkan bahwa kejadian ini memengaruhi lokasi yang juga menampung personel militer AS.

“Kami mendengar ledakan yang cukup keras di Abu Dhabi setelah serangan tersebut,” ujar warga UEA.

Otoritas Uni Emirat Arab mengumumkan penutupan sementara wilayah udara sebagai langkah pencegahan. Tindakan ini diambil untuk memastikan keamanan setelah adanya serangan rudal yang menargetkan fasilitas militer AS.

Sumber informasi terutama berasal dari Reuters dan AFP, yang memperoleh video dan laporan terkini mengenai insiden ini. Dengan serangan tersebut, keterlibatan AS dan Iran dalam konflik regional kembali memperoleh perhatian global.