Kebijakan Baru: Iran Diserang AS-Israel, Penerbangan Bali Ikut Terguncang

Iran Diserang AS-Israel, Penerbangan Bali Ikut Terguncang

Serangan besar yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2) menyebabkan gangguan pada sejumlah rute penerbangan. Dampaknya terasa di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, di mana beberapa penerbangan mengalami penyesuaian jadwal. Data hingga pukul 11.00 WITA, Minggu (1/3), menunjukkan terjadi penundaan untuk penerbangan ke Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA).

Penyesuaian Jadwal dan Koordinasi

Menghadapi kondisi tersebut, maskapai penerbangan mengambil langkah antisipatif. Koordinasi dengan AirNav Indonesia dilakukan untuk memantau ruang udara yang terganggu, sementara pihak keamanan juga terlibat dalam pengawasan di bandara. Proses penanganan terhadap calon penumpang yang terkena dampak telah berjalan sesuai kebijakan masing-masing perusahaan penerbangan.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Angka Penumpang yang Terkena

Dari lima penerbangan yang mengalami perubahan jadwal, total penumpang yang terdampak mencapai 1.631 orang. Meski situasi masih dinamis, upaya penyesuaian sudah dijalankan untuk meminimalkan gangguan bagi para penumpang.

Sebagai respons, Iran melakukan serangan rudal ke Israel serta negara-negara Arab yang menjadi tempat tinggal pasukan AS, termasuk Qatar, UEA, Bahrain, dan Kuwait. Peristiwa ini memperbesar tekanan terhadap sistem penerbangan internasional, terutama di wilayah yang terlibat dalam konflik regional.

“Serangan gabungan AS dan Israel ke Iran berdampak pada operasional penerbangan di sejumlah negara, termasuk Bali,” kata sumber dari Reuters.