Historic Moment: Warga Rusun Pesakih Jakbar gotong royong angkut 24 ton sampah

IMG_20260608_221020.v1

Historic Moment: Warga Jakbar Gotong Royong Angkut 24 Ton Sampah

Kegiatan Bersih-bersih Membawa Perubahan di Rusunawa Pesakih

Historic Moment – Dalam Historic Moment ini, ratusan warga Rusunawa Pesakih di Jakarta Barat melaksanakan kegiatan gotong royong masal untuk membersihkan tumpukan sampah yang mencapai total sekitar 24 ton. Upaya ini dimulai dari Tower 6, yang menjadi titik awal pengelolaan lingkungan. Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Lingkungan Hidup Kecamatan Cengkareng, Harun Al Rasyid, menjelaskan bahwa sumber sampah utama berasal dari saluran pembuangan vertikal di setiap lantai rusun, dikenal sebagai shaft tower.

“Setiap tower berkontribusi sekitar 3 ton sampah di shaft tower. Dengan total 8 tower di Rusunawa Pesakih, volume sampah yang dibersihkan mencapai 24 ton,” ujar Harun saat diwawancarai di Jakarta, Senin.

Historic Moment ini menunjukkan semangat kolaborasi antara warga dan dinas lingkungan. Partisipasi aktif para penghuni Rusunawa Pesakih memungkinkan pembersihan area lingkungan berjalan efisien. Sampah yang dikumpulkan dari Tower 6 langsung diangkut ke truk lingkungan hidup Jakarta Barat, sehingga kondisi di sana kini lebih rapi dan sehat.

Strategi Pemilahan Sampah untuk Sustainabilitas Lingkungan

Proses gotong royong di Rusunawa Pesakih bukan hanya sekadar pembersihan fisik, tetapi juga bagian dari implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) No 5 Tahun 2026. Pemilahan sampah ke tiga kategori—organik, anorganik, dan residu—diharapkan bisa mengurangi volume sampah yang masuk ke saluran vertikal. Ali, Kepala Unit Pengelola Rusun Susun (UPRS) V, menegaskan bahwa keterlibatan warga dalam Historic Moment ini menjadi momentum penting.

“Kami ingin menjadikan pengelolaan lingkungan sebagai gerakan bersama yang melibatkan seluruh warga. Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan hunian yang sehat, tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” kata Ali.

Historic Moment ini juga menjadi contoh bagaimana gotong royong dapat menciptakan perubahan positif. Dengan adanya truk lingkungan hidup yang ditempatkan di setiap tower, sampah bisa diangkut tepat waktu, sehingga tidak menumpuk di satu titik. Hal ini membantu mengurangi bau tidak sedap dan potensi gangguan kesehatan akibat penumpukan sampah.

Keterlibatan Masyarakat dalam Pemilahan Sampah

Ali menjelaskan bahwa pihak pengelola saat ini gencar melakukan edukasi kepada warga Rusunawa Pesakih agar memahami cara memilah sampah. Sosialisasi dan pelatihan rutin menjadi bagian dari upaya mewujudkan Historic Moment ini. “Kami ingin menciptakan kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

“Kunjungan Bapak Wakil Wali Kota Jakarta Barat memberikan motivasi dan penguatan bagi pengelola maupun warga untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan Rusunawa Pesakih,” tutur Ali.

Historic Moment ini juga memperkuat komitmen warga dalam menjaga kebersihan. Dengan partisipasi aktif, tumpukan sampah di Tower 6 berangsur-angsur berkurang, menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi para penghuni. Harun berharap gerakan serupa dapat diterapkan di semua tower Rusunawa Pesakih.

Upaya Bersama untuk Menjaga Lingkungan Rusun

Dinas Lingkungan Hidup memandang bahwa gerakan pemilahan sampah adalah kunci dalam mengurangi sampah yang masuk ke saluran vertikal. Proses daur ulang dan pengolahan sampah bisa lebih efektif jika warga aktif memilah sisa-sisa kehidupan sehari-hari. Dengan menekankan kebersamaan dalam Historic Moment ini, diharapkan kebiasaan yang baik terus terjaga.

“Historic Moment ini membuktikan bahwa gotong royong tidak hanya sekadar membersihkan, tetapi juga menciptakan perubahan berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan,” ujar Ali.

Pemilahan sampah diharapkan memperkuat kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kebersihan. Proses ini dimulai dari Tower 6, yang menjadi contoh bagi tower lainnya. Dengan kegiatan ini, lingkungan Rusunawa Pesakih kini lebih terlihat perhatian dan kebersihannya terjaga secara optimal.

Manfaat dan Harapan dari Gerakan Gotong Royong

Historic Moment ini menunjukkan bahwa keterlibatan warga dan pihak pengelola dapat menghasilkan dampak nyata. Selain membersihkan area fisik, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membentuk budaya lingkungan yang lebih baik. Dengan adanya truk yang diterjunkan secara bertahap, sampah bisa diangkut tepat waktu, sehingga tidak menumpuk.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di semua tower Rusunawa Pesakih. Ini adalah langkah penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih,” kata Harun.

Historic Moment ini tidak hanya menjadi kejadian luar biasa, tetapi juga membuka peluang untuk inovasi dalam pengelolaan sampah. Dengan pembersihan massal yang dilakukan secara rutin, lingkungan Rusunawa Pesakih diharapkan terus meningkat, memberikan contoh bagi wilayah lainnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup.