Kebijakan Baru: Wamenkomdigi kemukakan pemanfaatan AI untuk pengembangan pertanian

Wamenkomdigi Kemukakan Pemanfaatan AI untuk Pengembangan Pertanian

Dalam sebuah wawancara di Jakarta, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyatakan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan pertanian berkelanjutan. Menurutnya, penerapan teknologi terkini, khususnya AI, menjadi faktor kritis dan penting dalam mendukung sektor pertanian serta menjaga kelangsungannya.

Manfaat Teknologi AI dalam Pertanian

Nazar menegaskan bahwa AI dapat berperan dalam berbagai aspek pertanian, seperti pengaturan penanaman benih, pengendalian hama, dan peningkatan hasil panen. Selain itu, teknologi ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian dan melakukan prediksi kebutuhan pangan di masa depan.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“AI ini bekerja dengan data. Dan data ditransfer melalui jaringan telekomunikasi. Karena itu infrastruktur telekomunikasi menjadi prasyarat di tingkat elementer, di tingkat fundamental,” ujarnya.

Peran Infrastruktur Telekomunikasi

Nezar menyampaikan bahwa pemanfaatan AI di sektor pertanian membutuhkan jaringan telekomunikasi yang kuat sebagai fondasi. Ia menekankan bahwa tanpa infrastruktur yang memadai, data tidak bisa diakses secara optimal, sehingga menghambat kemajuan teknologi di bidang pertanian.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi di seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T). Konektivitas yang merata diharapkan dapat mendukung upaya pengembangan usaha ekonomi yang mensejahterakan di seluruh daerah.