Key Strategy: Hari Otda, Pemkot Jaktim soroti sinergi pusat dan daerah

Hari Otonomi Daerah, Pemkot Jaktim Tekankan Kolaborasi Pusat dan Daerah

Jakarta, Senin

Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30, Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) menekankan peran sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong otonomi. Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa otonomi daerah adalah alat untuk mempercepat pembangunan yang merata, memperkuat layanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

“Otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal, namun pelaksanaannya harus tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Upacara peringatan Otda tahun ini juga menjadi momen untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat. Munjirin menekankan bahwa sinergi yang baik antara pusat dan daerah penting untuk menjadikan berbagai program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Peringatan Hari Otda tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita.” Tema tersebut mencerminkan pentingnya kemandirian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal secara optimal.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat penghargaan sebagai penyelenggara Pemerintahan Daerah Terbaik Tahun 2025 dari Kemendagri. Penghargaan ini diberikan dengan skor 3,6762 dan dikategorikan sebagai kinerja tinggi. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan bahwa prestasi ini hasil dari kerja sama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di DKI Jakarta.

“Kami berharap bisa menjaga prestasi ini di tahun-tahun mendatang,” tambah Rano Karno saat menerima penghargaan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat.