Momen Bersejarah: PSV tidak alami fase menegangkan untuk pertahankan gelar liga

PSV Tidak Alami Fase Menegangkan untuk Pertahankan Gelar Liga

Jakarta – Pelatih PSV Eindhoven, Peter Bosz, menyatakan bahwa timnya tidak menghadapi momen penuh tekanan dalam upaya mempertahankan gelar Liga Belanda, yang berhasil diraih secara beruntun selama tiga musim terakhir.

“Tidak ada hal yang lebih krusial. Di musim pertama, kami meraih kemenangan dalam 17 laga awal dengan performa yang solid. Musim kedua mengalami penurunan, sehingga menciptakan suasana yang penuh tekanan. Musim ini, tim tidak lagi merasa tertekan karena unggul 19 poin. Perasaan itu terlihat jelas pada akhir musim,” ujar Bosz, seperti dilansir De Telegraaf.

PSV resmi menjadi juara Liga Belanda 2025/2026 setelah mengalahkan FC Utrecht dengan skor 4-3 pada pertandingan Sabtu (4/4), yang menempatkan mereka di puncak klasemen dengan total 71 poin.

Pada hari Minggu (5/4), tim lawan terdekat, Feyenoord, bermain imbang 0-0 melawan Volendam, memastikan mereka tidak bisa mendekati PSV.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Bosz mengakui bahwa ia tidak menyaksikan pertandingan Liga Belanda bersama tim pada hari Minggu (5/4). Ia menonton pertandingan tersebut di rumah, sementara sebagian pemain dan staf PSV menonton dari De Herdgang.

“Saya secara bergantian menonton pertandingan Heerenveen vs Heracles, Ronde van Vlaanderen, dan Volendam vs Feyenoord. Setelah hasil juara sudah pasti, saya menerima banyak pesan masuk. Meski ada rasa bahagia, mungkin tidak terasa begitu luar biasa jika menonton sendirian,” ujar Bosz, yang berusia 62 tahun.

Kami hanya merayakan dengan pesta bersama. Tadi siang saya ditelepon dan diminta hadir pukul 19.30. Kami akan pergi ke suatu lokasi. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Untuk besok pun belum jelas, tergantung bagaimana malam ini berlangsung,” kata Bosz.

Jerdy merupakan pemain kunci dalam musim ini. Harapan besar jika ia bisa merasakan momen ini, meski harus kecewa karena mungkin absen di Piala Dunia dan menjalani rehabilitasi yang berat. Saya percaya para pemain akan berupaya membawanya ke acara tersebut. Ia layak hadir sebagai bagian dari tim penting dan pemimpin.