Solution For: Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih tempat penitipan anak
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Tempat Penitipan Anak
Jakarta – Dalam menentukan pusat penitipan anak yang tepat, para orang tua diingatkan untuk memperhatikan berbagai aspek seperti legalitas, fasilitas, dan cara pengasuhan. Psikolog Devi Yanti, M. Psi., Psikolog memberikan penjelasan bahwa keberhasilan pengasuhan anak tergantung pada beberapa kriteria yang harus dianalisis secara cermat.
Menurut Devi, keberadaan surat izin usaha yang resmi dari dinas terkait menjadi hal utama yang harus diperiksa. Ia menekankan bahwa orang tua wajib memverifikasi bahwa institusi penitipan anak yang dipertimbangkan memiliki surat izin usaha yang valid dari lembaga pemerintah terkait.
Keluarga disarankan untuk melihat langsung lingkungan dan fasilitas yang disediakan, termasuk kebersihan, sirkulasi udara, serta kapasitas ruangan. Devi juga menyarankan memeriksa rasio pengasuh terhadap jumlah anak, agar setiap anak mendapatkan perhatian yang cukup. “Satu pengasuh tidak seharusnya mengurus tiga hingga empat bayi atau lima sampai enam balita sekaligus,” jelasnya.
Orang tua bisa meminta pendapat dari orang yang sudah menggunakan jasa penitipan anak sebelumnya. Selain itu, memeriksa ulasan di media sosial atau Google Maps dapat menjadi langkah untuk mengevaluasi kualitas layanan.
Devil menambahkan bahwa transparansi menjadi indikator penting dalam menilai keandalan tempat penitipan anak. “Daycare yang baik tidak akan keberatan jika orang tua datang kapan saja atau memiliki CCTV yang dapat diakses secara langsung,” kata Devi, yang saat ini menjabat bendahara HIMPSI Wilayah Aceh.
Contoh Kasus: Tempat Penitipan Anak Ilegal di Yogyakarta
Dalam menyampaikan pandangannya, Devi mengungkit insiden yang terjadi di Little Aresha, Kota Yogyakarta, pada 24 April 2026. Saat itu, polisi melakukan penyergapan terhadap lembaga tersebut karena diduga melanggar standar pengasuhan. Anak-anak yang dititipkan dikhawatirkan menerima perlakuan tidak manusiawi, seperti kekerasan, penganiayaan, atau penelantaran.
“Kasus ini menunjukkan keruntuhan sistem yang seharusnya melindungi anak-anak. Orang tua harus lebih waspada untuk menjaga kepercayaan mereka kepada lembaga penitipan anak,” ungkap Devi.
Peristiwa di Little Aresha dianggap sebagai peringatan bagi pihak terkait untuk memperbaiki pengawasan dan mekanisme perizinan. Devi menegaskan bahwa kehati-hatian dari orang tua menjadi kunci dalam memilih tempat penitipan anak yang layak.
