Program Terbaru: 7 Biang Kerok Uang THR Ludes Tak Berjejak, No.3 Jebakan Bahaya

7 Biang Kerok Uang THR Ludes Tak Berjejak, No.3 Jebakan Bahaya

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebelum Hari Raya Idulfitri, tunjangan hari raya (THR) menjadi momen penting bagi pekerja. Biasanya, dana ini diserahkan maksimal tujuh hari sebelum Lebaran. Meski THR berperan besar dalam memenuhi kebutuhan hari raya, banyak orang justru menghabiskan uang dalam waktu singkat karena belanja yang tidak terarah. Agar tidak mengalami situasi serupa, pengelolaan keuangan yang terorganisasi diperlukan. Dikutip dari Beautynesia, berikut adalah beberapa kebiasaan umum yang menyebabkan THR cepat habis beserta solusi untuk mengatasinya.

1. Rencanakan Anggaran Sejak Awal THR

Membuat perencanaan detail segera setelah menerima THR bisa mencegah penghabisan dana secara tiba-tiba. Pemisahan dana ke pos-pos penting seperti kebutuhan pokok Ramadan, pembayaran zakat, persiapan Lebaran, tabungan, hingga biaya perjalanan harus dilakukan sejak awal. Ini membantu menghindari pengeluaran yang tidak terkendali.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

2. Fokus pada Kebutuhan Pokok Sebelum Belanja

Dalam mengatur keuangan, kebutuhan utama seperti tagihan bulanan, biaya pendidikan, atau servis kendaraan sebaiknya diprioritaskan terlebih dahulu. Keinginan belanja, seperti pembelian barang konsumtif, bisa ditunda agar THR tidak terbuang begitu saja. Hindari juga kebiasaan checkout impulsif di platform e-commerce.

3. Waspadai Promo yang Memicu Perilaku Boros

Diskon besar-besaran di toko atau marketplace sering kali membuat orang tergoda untuk membeli lebih banyak. Sebelum melakukan pembelian, tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan. Jika tidak, alihkan dana ke penggunaan yang lebih bermanfaat.

4. Kontrol Pengeluaran Sosial dengan Menyeleksi Undangan

Banyak orang membelanjakan THR untuk acara buka puasa bersama. Namun, jika tidak terbatasi, biaya ini bisa menguras kantong. Batasi jumlah undangan yang dihadiri dengan hanya memilih satu atau dua acara penting. Ini mengurangi risiko pengeluaran berlebihan hanya demi menjaga image sosial.

5. Sisihkan Dana untuk Menabung dan Investasi

Jangan habiskan seluruh THR hanya untuk konsumsi. Perlakukan dana ini sebagai kesempatan memperkuat kondisi finansial di masa depan. Alokasikan minimal 20-30 persen dari total THR ke tabungan atau instrumen investasi jangka panjang seperti reksa dana dan emas.

6. Berikan Hadiah dengan Terukur dan Bermakna

Membagikan hampers atau hadiah berlebihan seringkali membuat THR cepat ludes. Tetapkan anggaran belanja hadiah yang ketat sebelum Lebaran. Pilih jenis hadiah yang tidak terlalu mahal tetapi tetap memiliki makna bagi penerima, sehingga tidak membuang dana secara percuma.

7. Siapkan Dana Darurat dan Lunasi Utang

Selain mengatur kebutuhan utama, antisipasi biaya tak terduga seperti kebutuhan ekstra saat mudik. Prioritaskan pelunasan utang (misalnya kartu kredit atau pinjaman online) agar keuangan tetap stabil. Perhitungan yang matang akan mencegah pengeluaran melonjak dan menjaga keseimbangan keuangan setelah Lebaran usai.

Baca: 5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

Baca: Aturan THR Karyawan Swasta: Jadwal, Besaran-Pajak & Bisa Lapor Posko!

[Gambas:Video CNBC] Next Article Ini yang Bikin Kelas Menengah Susah Naik Kelas Jadi Orang Kaya!