Kebijakan Baru: Yayasan Puteri Indonesia dorong advokasi berkelanjutan finalis PI 2026

Yayasan Puteri Indonesia Dorong Advokasi Berkelanjutan untuk Finalis PI 2026

Jakarta – Dalam rangkaian Pemilihan Puteri Indonesia 2026, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) bekerja sama dengan PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) memperkuat komitmen dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kolaborasi ini melibatkan program Women Empowerment Journey Crown of Impact x The 5th Motion Challenge (Mocha), yang diikuti oleh 45 finalis. Acara berlangsung di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, pada Selasa (14/4).

Dalam kegiatan tersebut, para finalis mempresentasikan konsep program advokasi yang dianggap memiliki dampak dan nilai berkelanjutan, serta dibimbing untuk mengembangkan model sosial yang bisa berjalan secara terus-menerus, bukan hanya kegiatan amal sementara. Direktur PT Mustika Ratu Tbk dan Ketua Pemilihan Puteri Indonesia, Kusuma Anjani, menjelaskan bahwa ajang ini bertujuan sebagai sarana menguji kemampuan finalis dalam menyusun inisiatif yang relevan untuk masa depan.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Melalui acara Crown of Impact x The 5th Mocha, para finalis tidak hanya dinilai dari sisi kreativitas, tetapi juga dari kemampuan merekayasa program advokasi yang menjaga keberlanjutan serta relevansi jangka panjang,” kata Kusuma Anjani dalam keterangan resmi, Rabu.

Cheryl Lidia Regar, finalis dari Kalimantan Timur, meraih penghargaan Best Advokasi atas inisiatif platform ekonomi sirkular CIRO WASTE atau CIROES. Platform ini memberikan solusi pengelolaan limbah secara efisien sekaligus menciptakan nilai ekonomi. Sebagai pemenang, Cheryl mendapatkan bantuan investasi serta bimbingan langsung dari Netzme agar programnya bisa berkembang menjadi gerakan nyata di masyarakat.

CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky Ganda Saputra, menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan mendorong finalis menciptakan advokasi yang dapat diukur dampaknya dan berkelanjutan. “Kami ingin finalis tidak hanya menghadirkan program inisiatif biasa yang dampaknya kurang terlihat secara maksimal,” ujar Vicky.

Penguatan Komunikasi Publik

Kegiatan ini juga mencakup pelatihan komunikasi publik. Public Speaking Coach TalkUp.id, Janu Saputra, menekankan pentingnya kemampuan menyampaikan gagasan dalam membangun program sosial yang berkelanjutan. “Seorang founder adalah komunikator. Tanpa kemampuan mengungkap ide dengan tepat, ide besar hanya akan tinggal sebagai potensi,” katanya.

Kolaborasi ini melibatkan YPI, Mustika Ratu Entertainment, Netzme, dan Talk Up Indonesia. Masyarakat dapat mengikuti perjalanan finalis melalui kanal YouTube UP NOW Media by Mustika Ratu Entertainment, serta memberikan dukungan melalui voting resmi di laman vote.puteri-indonesia.com hingga malam puncak Grand Final Puteri Indonesia 2026, yang dijadwalkan pada Jumat, 24 April 2026.

Kusuma Anjani berharap inisiatif ini terus berkembang menjadi agenda rutin untuk memperkuat ekosistem advokasi perempuan yang kolaboratif dan berdampak luas. “Yayasan Puteri Indonesia membuka peluang sinergi dengan berbagai pihak yang memiliki visi dan komitmen serupa, khususnya dalam mendorong implementasi prinsip ESG,” tambah Kusuma.