Strategi Penting: Menteri Pertahanan dan KSAD Iran Tewas usai Serangan AS-Israel

Menteri Pertahanan dan KSAD Iran Tewas usai Serangan AS-Israel

Kematian Menteri Pertahanan Iran Aziz Nasirzadeh dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Abdul Rahim Mousavi terjadi setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2). Kedua pejabat militer tersebut menjadi korban operasi yang dijalankan di wilayah Iran, menurut laporan Al-Jazeera, Minggu (1/3).

Menurut kantor berita resmi Iran, IRNA, masih ada sejumlah komandan militer lain yang turut tewas dalam serangan tersebut. Nama-nama korban tambahan akan diungkapkan lebih lanjut. Selain Menhan dan KSAD, Iran juga mengonfirmasi kepergian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, penasihat keamanannya Ali Shamkhani, serta Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mohammad Pakpour.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Ahmad Vahidi Jadi Pengganti Mohammad Pakpour

Dikutip dari Reuters, Iran telah menunjuk Ahmad Vahidi sebagai perwira baru IRGC menggantikan Mohammad Pakpour. Operasi yang dinamai “Operation Epic Fury” oleh AS, kata Trump, bertujuan menghancurkan fasilitas rudal dan kekuatan angkatan laut Iran.

“Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, serta orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh atau dilukai oleh Khamenei dan gerombolan preman haus darahnya,” tulis Trump.

Trump menegaskan bahwa kematian Khamenei tidak akan menghentikan serangan lanjutan. Menurutnya, operasi militer tetap berlangsung untuk mencapai “perdamaian di Timur Tengah dan dunia.”