Israel Sebut Tak Akan Kirim Pasukan Darat ke Iran

Israel Tegaskan Tidak Akan Kirim Pasukan Darat ke Iran

Menurut laporan terbaru, militer Israel memastikan bahwa mereka tidak akan mengirimkan pasukan darat ke wilayah Iran. Mereka lebih memilih untuk fokus pada persiapan operasi militer yang berlangsung dalam jangka beberapa pekan. Pada Sabtu (28/2), Israel bersama Amerika Serikat meluncurkan serangan yang berdampak fatal, membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Operasi Militer Berlangsung Selama Tiga Hari

Konflik yang dimulai pada hari Sabtu tersebut berlangsung selama tiga hari. Setelah operasi tersebut, juru bicara militer Israel, Letkol Nadav Shoshani, mengakui bahwa persiapan untuk perang dilakukan secara bertahap. “Kami sedang menyusun strategi yang dapat berlangsung selama beberapa minggu,” ujarnya, seperti yang dilaporkan AFP.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Kami mempersiapkan cakupan umum dalam waktu beberapa pekan,” kata Shoshani. “Saya rasa itu bukan sesuatu yang sangat mungkin saat ini bagi pasukan Israel. Saat ini belum ada gagasan praktis yang saya ketahui.”

Shoshani juga menyatakan bahwa durasi operasi bisa berubah tergantung perkembangan di lapangan. Ia menegaskan bahwa pengiriman pasukan darat ke Iran adalah hal yang hampir tidak mungkin. Hal ini dikarenakan jarak antara kedua negara yang mencapai sekitar 2.000 km, sehingga logistik menjadi tantangan besar.

Tidak hanya jarak, medan tempur Iran yang sulit dilalui juga memperumit rencana serangan darat. Faktor-faktor ini membuat Israel lebih cenderung mengandalkan strategi udara dan laut dalam operasi militer mereka terhadap Iran.