Key Strategy: Rahmatzoda merasa terhormat kembali perkuat Tajikistan
Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali Perkuat Timnas Tajikistan
Key Strategy – Jakarta – Rahmatsho Rahmatzoda, gelandang muda PSIM Yogyakarta, menyatakan rasa hormat dan kebanggaannya dapat kembali bergabung dengan Timnas Tajikistan pada FIFA Matchday Juni 2026. Sebagai seorang pemain yang baru memperkuat klub Indonesia tersebut sejak awal musim, Rahmatsho merasa senang bisa kembali menjadi bagian dari timnas yang membawanya kembali ke panggung internasional. Pemanggilannya kali ini juga bertepatan dengan jeda kompetisi Liga Indonesia, yang menjadi momen tepat untuk mengisi kekosongan dari sementara waktu.
Kesempatan Rahmatsho untuk kembali terlibat dalam laga internasional menimbulkan antusiasme yang tinggi. Meski sebelumnya sudah beberapa kali dipanggil oleh pelatih Timnas Tajikistan, ia tetap merasa spesial karena bisa kembali menyumbangkan kekuatan dalam laga persahabatan. “Saya sangat antusias dan bangga bisa kembali bermain bersama timnas. Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mempersiapkan diri sebelum Kejuaraan Asia,” ujar Rahmatsho dalam wawancara dengan laman resmi PSIM, Kamis lalu.
Proses Pemulihan Cedera Berjalan Lancar
Rahmatsho yang lahir pada 6 April 2004 ini sempat mengalami cedera serius di akhir musim lalu, sehingga melewatkan beberapa pertandingan penting bersama Laskar Mataram. Namun, ia memastikan bahwa proses pemulihan dirinya telah berjalan baik. “Musim ini memang cukup melelahkan, tapi di sisi lain, saya puas karena berhasil memulihkan diri dengan kondisi prima,” katanya. Pemulihan yang sukses ini membuatnya siap untuk kembali bermain secara optimal, sekaligus memberikan kontribusi terbaik untuk kepentingan Timnas Tajikistan.
Salah satu faktor yang menjadi keuntungan bagi Rahmatsho adalah jadwal laga persahabatan Tajikistan yang jatuh tepat di tengah jeda kompetisi Liga Indonesia. Ini memungkinkan pemain yang berusia 22 tahun ini untuk mengatur waktu secara lebih fleksibel, baik dalam berlatih maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. “Saya ingin menutup musim ini, lalu bersantai, dan menghabiskan waktu bersama keluarga saya,” pungkasnya, menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada pertandingan, tetapi juga pada keseimbangan kehidupan pribadi.
Kesiapan Timnas Tajikistan untuk Kejuaraan Asia
Timnas Tajikistan, yang baru saja memulai persiapan untuk Kejuaraan Asia, akan menghadapi dua laga persahabatan penting dalam bulan Juni 2026. Kedua pertandingan tersebut dijadwalkan melawan India, yang menjadi lawan-lawan yang menantang untuk membuktikan kesiapan tim. “Saya yakin laga-laga ini akan menjadi sarana yang baik untuk meningkatkan performa tim dan memperkuat mental pemain,” ujar Rahmatsho, yang dikenal sebagai pemain yang selalu bersemangat dalam memperkuat kekuatan timnas.
Dalam persiapan laga persahabatan, Rahmatsho menyatakan bahwa dirinya dan rekan-rekan satu tim sudah memasuki fase intensif latihan. “Kami sedang fokus dalam persiapan laga uji coba terdekat, dengan target meraih hasil maksimal,” tambahnya. Meski baru bergabung dengan PSIM selama satu musim, pemain ini berharap dapat menyelesaikan pekerjaan di level klub sebelum sepenuhnya menitikberatkan perhatian pada kompetisi internasional. Hal ini juga memperkuat komitmen Rahmatsho untuk membawa keberhasilan bagi negaranya.
Pengalaman dan Harapan untuk Masa Depan
Rahmatzoda, yang sebelumnya pernah menjalani pengalaman cedera di level timnas, mengakui bahwa penyakit ini menjadi pembelajaran berharga baginya. “Cedera membuat saya lebih peka terhadap perawatan tubuh dan teknik bermain,” ujarnya. Pemulihan yang ia lalui juga memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan kualitas permainannya, baik secara individu maupun dalam kebersamaan dengan rekan satu tim.
Dalam perjalanan karier sejak bergabung dengan PSIM, Rahmatsho telah menunjukkan komitmennya untuk tumbuh sebagai pemain yang bisa diandalkan. Meski sempat mengalami cedera, ia tidak pernah menyerah dan terus memperbaiki diri. “Saya ingin menjadi bagian dari perubahan positif di Timnas Tajikistan, terutama dalam persiapan menghadapi Kejuaraan Asia,” kata pemain yang sudah menjalani latihan bersama timnas sejak awal musim ini.
Sementara itu, pelatih Timnas Tajikistan mengungkapkan bahwa Rahmatsho menjadi salah satu pilihan utama dalam mengisi kekosongan posisi yang dibutuhkan. “Kehadirannya sangat berarti untuk memperkuat performa tim, terutama di lini tengah,” ujarnya. Dengan kembali memperkuat timnas, Rahmatsho diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam pertandingan uji coba yang menjadi bahan evaluasi sebelum babak utama Kejuaraan Asia.
Meski sudah beberapa kali dipanggil, Rahmatsho tetap menegaskan bahwa ia sangat ingin berkontribusi lebih besar lagi. “Saya ingin menunjukkan kemampuan terbaik saya untuk membantu timnas mencapai target besar,” katanya. Ini menunjukkan semangat tinggi yang terus mengalir dalam dirinya, sekaligus menegaskan komitmen untuk membawa keberhasilan bagi klub dan negara. Dengan keberadaannya, harapan masyarakat Tajikistan untuk meraih prestasi di level internasional semakin berpeluang terwujud.
Kehadiran Rahmatsho juga dianggap sebagai bagian dari strategi Timnas Tajikistan dalam membangun tim yang lebih kuat. Dalam beberapa bulan terakhir, para pemain negara ini terus berusaha memperbaiki teknik dan taktik bermain. “Saya yakin dengan kerja keras kami, laga
