Persela kembangkan bisnis apparel untuk perkuat kemandirian klub

khrisna-edit-1784643814-81f5d9efef

Strategi Persela kembangkan bisnis apparel untuk kemandirian finansial klub

Menggalangkebaikan.com – Lamongan, Jawa Timur (ANTARA) – Manajemen Persela Lamongan terus melakukan inovasi dalam membangun kemandirian klub melalui berbagai inisiatif bisnis. Salah satu langkah paling signifikan adalah ketika Persela kembangkan bisnis apparel dengan meluncurkan brand Octagon sebagai sumber pendapatan baru. Pengembangan ini menjadi bagian dari persiapan strategis menghadapi Championship Indonesia pada musim 2026/2027 yang akan datang.

Edy Yunan Achmadi, Chief Operating Officer (COO) Persela Lamongan, menegaskan bahwa Octagon merupakan brand apparel yang sepenuhnya dimiliki dan dikelola oleh klub. Brand ini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia perlengkapan olahraga, tetapi juga menjadi aset bisnis yang akan berkontribusi terhadap stabilitas keuangan Persela Lamongan dalam jangka panjang.

“Octagon ini salah satu bisnis Persela. Brand ini bagian dari Persela. Tidak hanya menyuplai kebutuhan jersey dan perlengkapan Persela, tetapi juga menjadi bisnis yang kami kembangkan untuk Persela,” jelas Edy Yunan Achmadi saat ditemui di Lamongan, Jawa Timur, Selasa.

Diversifikasi Pendapatan Klub

Menurut Edy, upaya Persela kembangkan bisnis apparel ini sejalan dengan visi manajemen untuk menciptakan multiple revenue streams. Selama ini, operasional klub sangat bergantung pada sponsor dan penjualan tiket pertandingan. Dengan adanya Octagon, klub memiliki alternatif pendapatan yang lebih stabil dan dapat diprediksi.

“Mudah-mudahan ke depan Persela bisa merambah ke bisnis yang lain sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan Persela. Sebab dalam mengarungi kompetisi dibutuhkan dana yang tidak sedikit,” tambah Edy Yunan Achmadi.

Pradita Aditya, Chief Financial Officer (CFO) Persela Lamongan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan investasi yang cukup besar untuk pengembangan Octagon. Investasi ini mencakup produksi, pemasaran, dan distribusi produk apparel yang akan menjadi income stream baru bagi klub.

“Kami serius dalam mengembangkan brand ini dan melakukan investasi yang cukup besar. Kami ingin brand yang kami develop sendiri ini menjadi salah satu income stream yang cukup besar bagi Persela,” papar Pradita Aditya.

Kolaborasi dengan Desainer Terkenal

Untuk memperkuat identitas visual produk, Persela menggandeng desainer ternama Fajar Ramadhan atau yang lebih dikenal dengan nama Fajarrusalem. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk Octagon di mata konsumen dan suporter.

Selain itu, Persela Store telah hadir di tiga lokasi strategis, yaitu Babat, Karanggeneng, dan Ngimbang. Kehadiran toko-toko ini memudahkan suporter untuk mengakses merchandise resmi klub tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota Lamongan.

Peluncuran jersey latihan skuad Laskar Joko Tingkir juga telah dilakukan di Stadion Surajaya Lamongan pada Minggu (20/7). Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan brand Octagon kepada publik yang lebih luas.

Dengan basis suporter yang besar dan rencana peningkatan penonton di Stadion Surajaya pada Championship Indonesia musim 2026/2027, Persela optimis brand Octagon dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemandirian finansial klub. Langkah ini mencerminkan komitmen klub untuk membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan di luar sektor olahraga.