New Policy: Jelang Piala AFF, timnas U19 Indonesia berangkat ke Medan pada 28 Mei
Jelang Piala AFF, timnas U19 Indonesia berangkat ke Medan pada 28 Mei
New Policy – Tim nasional U19 Indonesia, yang akan tampil di Piala AFF U19 2026, telah menetapkan jadwal keberangkatan ke Medan. Pelatih Nova Arianto mengungkapkan rencana tersebut saat diwawancara di kota tersebut, Jumat. “Kami berencana berangkat ke Medan pada 28 Mei untuk memperkuat persiapan,” jelas Nova. Ia menjelaskan bahwa keberangkatan ini dilakukan setelah skuadnya mengikuti pemusatan latihan (TC) di Surabaya sejak Minggu (10/5).
Proses Persiapan Sebelum Kualifikasi
Pemusatan latihan di Surabaya dianggap sebagai langkah penting dalam membangun soliditas tim. Nova Arianto menegaskan bahwa TC ini bertujuan memperbaiki keterampilan teknis dan meningkatkan koordinasi pemain. “Kami fokus pada taktik yang relevan dan memastikan semua pemain dalam kondisi prima,” tambahnya. Selain itu, Nova juga mengatakan bahwa setelah TC, tim akan langsung bergerak ke Medan untuk memulai tahap persiapan akhir sebelum kompetisi dimulai.
Pemilihan Pemain untuk Timnas U19
Dalam mengisi komposisi skuad, Nova Arianto menekankan pentingnya memilih pemain yang memiliki performa terbaik. Ia mengungkapkan bahwa tim akan menghadirkan sejumlah pemain diaspora, termasuk bek yang pernah tampil di Piala AFF U17, Mathew Baker. “Kami memprioritaskan pemain dengan pengalaman internasional, seperti Mathew, karena mereka bisa memberikan kontribusi yang berbeda,” kata Nova. Menurutnya, ada minimal tujuh pemain diaspora yang akan dipanggil dalam skuad.
“Vietnam memiliki pemain-pemain dengan karakter kuat. Mereka memiliki fisik dan mental yang tangguh. Tentu kami mewaspadai hal itu,” ujar Nova Arianto.
Keberadaan Vietnam dalam grup yang sama menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Dalam Piala AFF U19 2026, yang berlangsung di Sumatra Utara dari 1 hingga 14 Juni, timnas U19 akan bertemu tiga lawan di Grup A, yaitu Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar. Nova menyebut grup ini sangat kompetitif, dengan Vietnam yang dikenal sebagai tim kuat. “Kami harus memikirkan strategi untuk menghadapi mereka,” lanjut pelatih yang tengah membangun tim muda Garuda.
Persiapan untuk Pertahankan Gelar
Timnas U19 Indonesia merupakan juara bertahan Piala AFF U19 setelah menjuarai turnamen pada 2024. Mereka menang 1-0 atas Thailand di babak final. Nova Arianto menegaskan bahwa target tim adalah meraih kemenangan serupa, tetapi dengan pendekatan yang lebih matang. “Kami ingin tetap mempertahankan gelar, tetapi tidak ingin membebani pemain terlalu berat,” katanya. Ia berharap persiapan maksimal akan membantu tim menghadapi tantangan di babak grup.
“Kami berstatus juara bertahan dan saya mencoba untuk meraih hal yang sama. Namun saya tidak mau terlalu membebani pemain,” tutur Nova.
Persiapan untuk Piala AFF U19 2026 juga mencakup evaluasi kinerja pemain di berbagai laga uji coba. Nova mengatakan bahwa latihan intensif di Medan akan fokus pada penguasaan bola, pertahanan solid, serta adaptasi terhadap kondisi lapangan yang berbeda. “Tim harus siap menghadapi berbagai situasi di lapangan, termasuk tekanan dari lawan yang kuat,” imbuhnya. Menurut pelatih, Medan menjadi lokasi ideal untuk melatih karena lingkungan yang mendukung dan fasilitas yang memadai.
Pemain Diaspora: Strategi untuk Keberagaman
Pemilihan pemain diaspora masuk dalam strategi Nova Arianto untuk memperkaya skuad. Ia menjelaskan bahwa pemain-pemain ini memiliki pengalaman internasional yang bisa memberikan keunggulan di kompetisi tingkat internasional. “Mereka telah terbukti di level lebih tinggi, jadi kami percaya mereka bisa menambah kekuatan tim,” katanya. Selain Mathew Baker, Nova menyebut beberapa nama lain yang akan bergabung, meskipun belum merinci.
Dalam rangka memperkuat persiapan, tim juga akan melakukan evaluasi terhadap performa pemain selama TC. Nova mengatakan bahwa kehadiran pemain diaspora akan membantu tim menyesuaikan gaya permainan dengan berbagai tipe lawan. “Dengan keberagaman dalam komposisi, kami bisa menghadapi berbagai situasi di lapangan,” ujar pelatih yang ingin menegaskan kembali dominasi Indonesia di kancah Asia.
Hasil Sebelumnya dan Harapan Baru
Keberhasilan timnas U19 Indonesia pada 2024 menjadi dasar motivasi untuk menjuarai kembali Piala AFF U19. Nova Arianto menegaskan bahwa seluruh pemain dan pelatih ingin menegaskan prestasi sebelumnya dengan menambahkan prestasi baru. “Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu mempertahankan dominasi di kompetisi internasional,” katanya. Ia juga menyebut pentingnya konsistensi dalam permainan dan mental pemain yang siap untuk bertanding.
Para pemain diaspora yang diikutsertakan diharapkan bisa menjadi pilar dalam pertahanan dan serangan. Nova Arianto menjelaskan bahwa pemain seperti Mathew Baker memiliki pengalaman bermain di luar negeri yang bisa dijadikan bahan evaluasi. “Mereka bisa menjadi contoh untuk pemain lokal, terutama dalam menghadapi tekanan dari tim kuat,” kata pelatih yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas secara keseluruhan.
Sebelumnya, Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan di babak grup. Nova Arianto menyebut bahwa Vietnam, sebagai salah satu lawan, memiliki potensi besar dan menjadi salah satu yang paling diwaspadai. “Kami harus berhati-hati, tetapi juga percaya diri,” ujarnya. Dengan persiapan yang matang, Nova yakin timnas U19 bisa menaklukkan semua rintangan untuk mempertahankan gelar.
Ada juga harapan agar timnas U19 dapat menjadi fondasi untuk tim nasional senior di masa depan. Nova Arianto menekankan pentingnya pembinaan pemain muda yang konsisten. “Dengan bermain di Piala AFF U19, kami bisa melatih pemain untuk level lebih tinggi,” katanya. Ia juga menyebut bahwa keberhasilan di level ini akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan program sepak bola nasional.
Sebagai penutup, Nova Arianto mengimbau pemain untuk tetap fokus dan bersemangat. “Kami tidak boleh lengah
