Key Strategy: Persik Kediri bisa gunakan Stadion Gelora Daha Jayati tahun depan

1000748016

Persik Kediri Bisa Manfaatkan Stadion Gelora Daha Jayati Tahun Depan

Key Strategy – Jakarta – Pemkab Kediri menjanjikan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) akan selesai dibangun pada tahun 2027, sehingga klub BRI Super League, Persik Kediri, bisa memanfaatkan stadion tersebut mulai tahun depan. Stadion ini akan menjadi salah satu tempat pertandingan bagi tim Macan Putih, bersamaan dengan Stadion Brawijaya. Janji tersebut diungkapkan oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melalui laman resmi I.League, Selasa. Menurutnya, pembangunan stadion baru tersebut akan melalui beberapa tahap, termasuk konsultasi dengan PSSI untuk memastikan kecocokan standar minimal sebelum penggunaan resmi tahun 2026.

Rencana Pembangunan Tahap Keempat di Tahun 2027

Proyek pembangunan stadion GDJ yang saat ini memasuki fase ketiga akan dilanjutkan dengan tahap keempat pada 2027. Fase ini akan fokus pada pemasangan infrastruktur seperti jalan kawasan stadion, sistem pencahayaan, dan penambahan 10.000 kursi penonton. Bupati Hanindhito menjelaskan bahwa selain mendiskusikan standar PSSI untuk 2026, pihaknya juga ingin memastikan progres konstruksi terus berjalan lancar hingga tahun depan. “Kami akan konsultasi dengan PSSI. Kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 pembangunan terus dilanjutkan,” katanya dalam wawancara.

Stadion GDJ, yang terletak di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, memiliki kapasitas 15.000 penonton. Pada tahap ketiga, konstruksi dilakukan dengan fokus pada pemasangan atap stadion, serta perbaikan akses jalan bagi suporter. Pekerjaan ini dijadwalkan berlangsung selama 180 hari, mulai 3 Juni hingga 29 November 2026. “Saya berharap apa yang sudah dituangkan dalam kontrak dapat dipertanggungjawabkan, saya minta masing-masing memahami tugasnya. Saya minta komitmennya dan saya akan awasi karena ini betul-betul ditunggu masyarakat,” tutup Hanindhito.

Sejarah Penggunaan Stadion GDJ oleh Persik Kediri

Dalam dua musim terakhir, Persik Kediri kerap melakukan latihan di Stadion GDJ sebelum resmi menjadi tempat pertandingan. Meski belum lengkap, stadion ini telah menjadi pusat aktivitas tim. Pemkab Kediri menyatakan bahwa penyelesaian konstruksi akan dilakukan secara bertahap, dengan penekanan pada kualitas material dan kepatuhan terhadap kontrak. “Penting untuk memastikan pekerjaan selesai tepat waktu dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Pembangunan GDJ dinilai menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan fasilitas olahraga di Kediri. Stadion ini tidak hanya akan memperkuat kapasitas Persik Kediri, tetapi juga memberi dampak positif bagi komunitas sekitar. Dengan adanya fasilitas yang lebih modern, masyarakat diharapkan dapat menikmati pertandingan sepak bola secara lebih optimal. Hanindhito menjelaskan bahwa stadion ini dianggap sebagai kebutuhan utama, baik dari segi sportif maupun sosial.

Kesiapan untuk Musim 2026/2027

Menurut rencana, Stadion GDJ akan siap digunakan pada musim 2026/2027 jika semua pekerjaan tahap ketiga selesai sesuai jadwal. Pada fase ini, konstruksi terutama mencakup pemasangan atap dan pengembangan kawasan sekitarnya. Bupati Kediri memastikan bahwa penyelesaian proyek dilakukan secara profesional, termasuk penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi untuk memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. “Kami ingin memastikan stadion tidak hanya bagus secara fisik, tetapi juga memiliki fungsi yang maksimal,” ujarnya.

Dalam fase pembangunan tahap ketiga, terdapat beberapa peningkatan infrastruktur yang menjadi prioritas. Selain atap, site development juga mencakup pembuatan akses jalan yang lebih mudah untuk suporter. Proses ini diharapkan bisa mempercepat aksesibilitas, sehingga penonton bisa merasakan kenyamanan saat menghadiri pertandingan. Hanindhito menjelaskan bahwa keberhasilan proyek ini bergantung pada kolaborasi yang baik antara pihak Pemkab Kediri, kontraktor, serta instansi terkait seperti PSSI.

Masa Depan Stadion GDJ

Dengan selesainya fase keempat pada 2027, Stadion GDJ akan menjadi salah satu dari beberapa venue pertandingan utama di Jawa Timur. Bupati Kediri menegaskan bahwa penggunaan stadion baru ini tidak hanya untuk mengisi kebutuhan klub, tetapi juga untuk memperkuat kegiatan olahraga daerah. “Stadion ini akan menjadi simbol kemajuan Kediri, baik dalam bidang olahraga maupun pembangunan infrastruktur,” katanya.

Menurut rencana, setelah selesai, GDJ akan menjadi tempat pertandingan yang lebih modern dengan fasilitas lengkap. Pemasangan lampu stadion dan 10.000 kursi penonton akan memastikan pengalaman menyenangkan bagi penikmat sepak bola. Selain itu, pembangunan jalan kawasan stadion juga bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas, sehingga suporter tidak mengalami kesulitan saat datang ke lokasi pertandingan. Hanindhito berharap, dengan fasilitas yang lebih baik, pertandingan di GDJ bisa menarik perhatian lebih besar dari masyarakat luas.

Harapan Masyarakat dan Tim

Pembangunan Stadion GDJ menjadi fokus utama masyarakat Kediri, terutama bagi para penggemar sepak bola. Banyak warga berharap stadion ini bisa segera difungsikan sebagai tempat pertandingan, mengingat kondisi stadion Brawijaya yang sudah cukup tua. Dengan keberadaan GDJ, Persik Kediri diharapkan bisa melahirkan prestasi yang lebih baik. “Kami yakin stadion ini akan memberi dampak besar bagi pertumbuhan olahraga di Kediri,” ujar Hanindhito.

Selama dua musim terakhir, Persik Kediri telah memanfaatkan GDJ sebagai tempat latihan, sehingga mengenal kondisi stadion secara langsung. Hal ini memberi keuntungan bagi tim dalam mempersiapkan pertandingan, terutama dalam menguji strategi dan kinerja pemain. Bupati Kediri menekankan bahwa keberhasilan proyek ini adalah kunci untuk mendukung pertumbuhan olahraga di daerahnya. “Komitmen kami adalah memberikan fasilitas terbaik bagi pemain, pelatih, dan penonton,” pungkasnya.

“Kami akan konsultasi dengan PSSI. Kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 pembangunan terus dilanjutkan,” ujar Hanindhito Himawan Pramana.

Dengan segala peningkatan infrastruktur yang direncanakan, Stadion GDJ diharapkan bisa menjadi pusat pertandingan yang kompetitif dan mendukung prestasi Persik Kediri di BRI Super League. Pemkab Kediri juga menyiapkan anggaran yang memadai untuk memastikan proyek berjalan lancar hingga penyelesaian. “Saya minta masing-masing memahami tugasnya. Saya minta komitmennya dan saya akan awasi karena ini betul-betul ditunggu masyarakat,” tutup Hanindhito.